Perpetual Futures vs Quarterly Futures Apa Perbedaannya

2026-07-30

Perpetual Futures vs Quarterly Futures Apa Perbedaannya

Perpetual futures dan quarterly futures sama-sama memungkinkan trader futures mengambil posisi atas pergerakan harga kripto tanpa harus memiliki aset dasarnya. 

Namun, keduanya berbeda dalam hal tanggal kedaluwarsa, funding rate, rollover, dan struktur biaya. 

Memahami perbedaan tersebut penting sebelum memilih kontrak futures crypto yang sesuai dengan strategi dan toleransi risiko.

Key Takeaways

  • Perpetual futures tidak memiliki tanggal kadaluarsa, sedangkan quarterly futures berakhir pada waktu yang telah ditentukan.
  • Perpetual futures memakai funding rate untuk membantu menjaga harga kontrak tetap dekat dengan harga spot.
  • Pilihan kontrak perlu mempertimbangkan durasi posisi, biaya, kebutuhan hedging, dan kemampuan mengelola risiko.

Apa Itu Perpetual Futures?

Perpetual futures adalah kontrak derivatif tanpa tanggal kadaluarsa. Trader dapat mempertahankan posisi long atau short selama margin mencukupi dan posisi tidak terkena likuidasi. Karakter ini membuat perpetual futures populer untuk trading harian, scalping, dan swing trading.

Cara kerja kontrak perpetual futures crypto bergantung pada funding rate. Mekanisme ini berupa pembayaran berkala antara trader long dan short. Ketika funding rate positif, pihak long umumnya membayar pihak short. Jika negatif, pihak short umumnya membayar pihak long.

Funding rate membantu mengurangi selisih harga antara kontrak perpetual dan pasar spot. Nilainya tidak tetap karena mengikuti keseimbangan posisi serta kondisi pasar. 

Trader yang menahan posisi lama perlu menghitung funding fee bersama trading fee dan potensi slippage.

Baca juga : Strategi Ambil Profit Saat Bearish Market dengan Crypto Futures

Pengertian Quarterly Futures dan Tanggal Kedaluwarsa

Quarterly futures merupakan kontrak futures yang berakhir pada tanggal tertentu, biasanya mengikuti siklus kuartalan. Saat kontrak mendekati expiry, trader dapat menutup posisi, menunggu penyelesaian, atau memindahkan eksposur ke kontrak berikutnya.

Pemindahan tersebut disebut rollover. Trader menutup kontrak yang hampir berakhir lalu membuka kontrak periode selanjutnya. Proses ini dapat menimbulkan spread, slippage, dan perbedaan harga antar-kontrak.

Quarterly futures umumnya tidak memakai funding rate berkala. Namun, trader tetap perlu memperhitungkan trading fee dan basis, yaitu selisih antara harga futures dengan harga spot. 

Tanggal kedaluwarsa membuat kontrak ini sering digunakan untuk hedging atau strategi dengan horizon waktu yang jelas.

Daftar di Bittime, pelajari fitur Futures, dan pantau berita kripto terbaru untuk mendukung analisis pasar kamu. Pastikan tetap memahami leverage, funding rate, margin, dan risiko likuidasi sebelum membuka posisi. 

Baca juga : Perbedaan Crypto Spot dan Futures untuk Trader Pemula

Perbedaan Perpetual Futures dan Quarterly Futures

Tanggal Kedaluwarsa

Perpetual futures tidak memiliki expiry, sedangkan quarterly futures mempunyai tanggal akhir. Pemilik quarterly futures perlu mengelola kontrak sebelum atau saat jatuh tempo.

Funding Rate dan Biaya

Perpetual futures memiliki funding rate yang dapat menjadi biaya atau pendapatan. Quarterly futures tidak memakai funding rate berkala, tetapi rollover serta perubahan basis tetap dapat mempengaruhi hasil.

Hubungan dengan Harga Spot

Harga perpetual futures dijaga dekat dengan harga spot melalui funding rate dan indeks harga. Harga quarterly futures dapat berada pada premium atau diskon, lalu biasanya bergerak mendekati harga penyelesaian saat expiry.

Rollover

Perpetual futures tidak memerlukan rollover karena kontraknya tidak berakhir. Pada quarterly futures, rollover diperlukan jika trader ingin mempertahankan eksposur setelah kontrak lama kedaluwarsa.

Penggunaan Strategi

Perpetual futures cenderung sesuai untuk trading aktif dan fleksibel. Quarterly futures lebih relevan untuk hedging, basis trading, atau posisi yang mengikuti periode tertentu.

Baca juga : Open Interest Futures: Cara Membaca Tren dan Sentimen Pasar

Kelebihan dan Risiko Kedua Kontrak Futures Crypto

Perpetual futures menawarkan fleksibilitas karena trader tidak perlu memantau kalender kontrak. Kekurangannya, funding fee dapat terakumulasi dan mengurangi keuntungan jika posisi ditahan lama.

Quarterly futures memberikan kepastian tanggal penyelesaian dan tidak membebankan funding rate berkala. Namun, trader perlu memahami expiry, basis, likuiditas, serta biaya rollover.

Keduanya tetap memiliki risiko serupa:

  • Leverage memperbesar keuntungan dan kerugian.
  • Margin yang tidak mencukupi dapat memicu likuidasi.
  • Volatilitas tinggi dapat menyebabkan slippage.
  • Posisi tanpa rencana keluar dapat menghasilkan kerugian besar.

Baca juga : Margin Call di Crypto Futures? Lakukan Ini Agar Terhindar Dari Likuidasi

Memilih Perpetual Futures atau Quarterly Futures untuk Trading Crypto

Perpetual futures dapat dipertimbangkan ketika trader membutuhkan posisi fleksibel dan mampu memantau funding rate secara rutin. 

Quarterly futures lebih cocok ketika strategi memiliki target waktu jelas atau membutuhkan lindung nilai sampai periode tertentu.

Perpetual Futures vs Quarterly Futures Apa Perbedaannya

Sumber: AI Generated Image

Sebelum memilih, jawab empat pertanyaan berikut:

  1. Berapa lama posisi akan dipertahankan?
  2. Berapa total biaya yang mungkin muncul?
  3. Apakah posisi membutuhkan tanggal penyelesaian?
  4. Berapa batas kerugian dan ukuran posisi yang aman?

Jangan memilih kontrak hanya karena leverage terlihat menarik. Tetapkan level masuk, target profit, stop loss, dan risiko maksimum sebelum membuka posisi.

Sudah memahami perbedaan perpetual futures dan quarterly futures? Kini kamu dapat menjelajahi trading futures di Bittime, platform kripto pertama yang memperoleh lisensi futures dari CFX melalui proses perizinan sepenuhnya pada era pengawasan OJK. 

Kesimpulan

Perpetual futures vs quarterly futures berbeda pada tanggal kedaluwarsa, funding rate, rollover, dan struktur harga. 

Perpetual futures lebih fleksibel, tetapi biaya funding dapat bertambah. Quarterly futures memiliki expiry yang jelas tanpa funding rate berkala, tetapi membutuhkan pengelolaan rollover.

Pilih kontrak berdasarkan strategi, durasi posisi, kebutuhan hedging, dan kemampuan mengendalikan risiko. Pelajari mekanismenya terlebih dahulu menggunakan informasi pasar terbaru sebagai bahan pertimbangan, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan.

bittime biaya withdrawal murah

Maksimalkan peluang di pasar bullish maupun bearish dengan Bittime Futures. Daftar dan mulai trading sekarang!

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apakah perpetual futures memiliki tanggal kadaluarsa?

Tidak. Posisi dapat dipertahankan selama margin mencukupi dan tidak terkena likuidasi.

Apa fungsi funding rate?

Funding rate membantu menjaga harga kontrak perpetual tetap dekat dengan harga spot. Pembayaran terjadi antara pihak long dan short.

Apakah quarterly futures bebas biaya?

Tidak. Kontrak ini tetap memiliki trading fee, spread, slippage, serta potensi biaya rollover.

Mana yang lebih cocok untuk pemula?

Keduanya berisiko tinggi karena dapat menggunakan leverage. Pemula perlu memahami margin, likuidasi, dan manajemen risiko sebelum trading.

Kapan quarterly futures lebih menarik?

Quarterly futures dapat dipertimbangkan untuk hedging atau strategi dengan horizon waktu tertentu, terutama ketika trader ingin menghindari funding rate berkala.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Open Interest Futures: Cara Membaca Tren dan Sentimen Pasar
Open Interest Futures: Cara Membaca Tren dan Sentimen Pasar

Pelajari Open Interest Futures, cara membaca tren dan sentimen pasar, serta hubungan OI dengan harga untuk meningkatkan analisis trading futures.

2026-07-29Baca