Ordihood Art (ORDIHOOD): Platform Bitcoin Ordinals dan NFT Berbasis BTC
2026-09-03
Ordihood Art (ORDIHOOD) menarik perhatian di tengah berkembangnya tren inscription dan NFT berbasis blockchain.
Proyek ini membawa konsep yang terinspirasi dari Bitcoin Ordinals ke Robinhood Chain, dengan menawarkan cara untuk menyimpan karya digital langsung secara on-chain.
Berbeda dari NFT konvensional yang umumnya menggunakan smart contract untuk menunjuk ke metadata atau file tertentu, Ordihood mempromosikan konsep inscription yang menyimpan konten langsung pada blockchain.
Konsep ini membuat Ordihood menarik untuk diperhatikan, meski penting memahami bahwa teknologi tersebut berjalan di Robinhood Chain, bukan Bitcoin mainnet.
Key Takeaways
- Ordihood Art membawa konsep inscription ala Bitcoin Ordinals ke Robinhood Chain dan memungkinkan pengguna menyimpan konten digital secara on-chain.
- Platform ini menawarkan fitur inscribe, marketplace, serta launchpad untuk aset berbasis inscription dan token.
- ORDIHOOD Token merupakan aset berisiko tinggi karena masih berada pada tahap awal dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang relatif kecil.
Apa Itu Ordihood Art dan ORDIHOOD?
Ordihood Art merupakan platform yang mengadopsi konsep inscription untuk membuat artefak digital yang disimpan langsung di blockchain.
Berdasarkan materi proyek, pengguna dapat mengunggah gambar, teks, atau file lainnya untuk kemudian di-inscribe ke Robinhood Chain.
Konsep tersebut memiliki kemiripan dengan Bitcoin Ordinals, yaitu protokol yang memungkinkan data seperti gambar dan teks ditempatkan pada satoshi melalui transaksi Bitcoin.
Dalam Ordinals, inscription tersimpan secara on-chain dan dapat dilacak serta dipindahkan melalui transaksi Bitcoin.
Namun, ada perbedaan penting. Bitcoin Ordinals secara native bekerja pada jaringan Bitcoin dan tidak membutuhkan blockchain tambahan maupun token khusus.
Sementara itu, Ordihood dibangun untuk Robinhood Chain, sebuah blockchain Layer-2 Ethereum-compatible yang menggunakan ETH sebagai gas.
Robinhood sendiri menjelaskan bahwa chain tersebut dibangun di atas teknologi Arbitrum dan ditujukan untuk aplikasi finansial serta aset dunia nyata.
Karena itu, Ordihood lebih tepat dipahami sebagai platform inscription terinspirasi Ordinals, bukan protokol Bitcoin Ordinals itu sendiri.
Baca Juga: Sejarah Bitcoin Pizza Day: Transaksi BTC Pertama di Dunia
Bagaimana Cara Kerja Inscription Ordihood?
Konsep utama Ordihood adalah menempatkan file atau data secara langsung ke transaksi blockchain.
Dalam materi proyek, pendekatan ini dianalogikan seperti mengukir informasi ke dalam batu digital: setelah tersimpan di jaringan, data tersebut dirancang untuk bersifat permanen dan tidak mudah diubah.
Model ini berbeda dengan sebagian NFT tradisional. Pada NFT konvensional, token dapat berisi metadata yang menunjuk ke gambar atau aset yang disimpan di server eksternal maupun jaringan penyimpanan seperti IPFS.
Bitcoin Ordinals sendiri memang menyimpan konten inscription secara on-chain. Dokumentasi Ordinals menjelaskan bahwa data inscription ditempatkan dalam transaksi dan dapat mencakup berbagai jenis konten.
Ordihood mencoba membawa pengalaman serupa ke Robinhood Chain. Berdasarkan materi proyek, setiap inscription diberikan nomor secara berurutan dan platform ingin menjadikan nomor awal sebagai bagian dari kelangkaan koleksi.
Meski demikian, klaim mengenai keunikan dan kepemilikan perlu dilihat berdasarkan mekanisme teknis kontrak serta implementasi platform.
File yang sama secara teori dapat direplikasi pada blockchain lain atau aplikasi berbeda, sehingga “kelangkaan” sebuah koleksi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan datanya secara on-chain.
Pantau perkembangan token-token Robinhood Chain dan aset crypto lainnya dengan mendaftar di Bittime dan ikuti update pasar terbaru.
Fitur yang Ditawarkan Ordihood
Ordihood dirancang bukan hanya sebagai tempat membuat inscription. Materi proyek menunjukkan tiga fungsi utama, yaitu Inscribe, Market, dan Launchpad.
Melalui fitur Inscribe, pengguna dapat memasukkan gambar, teks, atau file lain ke blockchain. Pengguna juga dapat membuat koleksi secara individual maupun dalam jumlah besar.
Kemudian terdapat Market, yang dirancang sebagai marketplace untuk memperdagangkan inscription. Konsepnya menyerupai marketplace NFT, tetapi aset yang diperjualbelikan adalah artefak digital berbasis inscription.
Fitur ketiga adalah Launchpad, yang ditujukan untuk peluncuran token berbasis mekanisme bonding curve.
Proyek menyebut konsep tersebut sebagai pasar yang terbentuk melalui kurva harga, sehingga mekanisme perdagangan tidak bergantung sepenuhnya pada likuiditas tradisional.
Pengguna membutuhkan wallet yang kompatibel dengan Robinhood Chain serta ETH untuk membayar biaya transaksi. Robinhood mengonfirmasi bahwa ETH digunakan sebagai aset gas pada jaringan tersebut.
Baca Juga: Peluncuran Trump Bitcoin Digital Trading Cards di Jaringan Bitcoin Sukses Besar?
ORDIHOOD Token dan Pergerakan Harganya
Selain platform inscription, Ordihood memiliki ORDIHOOD Token yang diperdagangkan di pasar terdesentralisasi.
Berdasarkan tangkapan layar pasar yang diberikan, pasangan ORDIHOOD/ETH sempat menunjukkan volatilitas sangat tinggi.
Pada candle 4 jam yang terlihat, harga berada di sekitar 0,0002643 ETH dengan perubahan sekitar +91,80%, sementara volume tercatat sekitar 712 ribu token.
Data pada layar juga menunjukkan likuiditas sekitar US$46 ribu dan market cap/FDV sekitar US$247 ribu.
Angka tersebut menunjukkan bahwa ORDIHOOD masih merupakan aset berkapitalisasi kecil. Karena itu, pergerakan harga dapat sangat cepat dan slippage dapat menjadi faktor penting ketika aktivitas perdagangan meningkat.
Lonjakan harga tidak otomatis menunjukkan bahwa fundamental proyek telah berkembang dengan tingkat yang sama. Investor perlu membedakan antara kenaikan berbasis volume dan sentimen dengan pertumbuhan penggunaan platform yang berkelanjutan.

Roadmap Ordihood dan Peluang NFT Berbasis Blockchain
Roadmap Ordihood perlu diperhatikan terutama dari sisi perkembangan ekosistem. Jika platform mampu meningkatkan jumlah inscription, koleksi digital, aktivitas marketplace, dan penggunaan launchpad, maka utilitas ekosistem berpotensi berkembang.
Konsep NFT Bitcoin dan inscription sendiri telah membuka perspektif baru mengenai aset digital yang tersimpan langsung di blockchain.
Dokumentasi Ordinals menunjukkan bahwa inscription dapat ditransfer, diperdagangkan, dan dikaitkan dengan hubungan parent-child untuk membentuk koleksi.
Ordihood mencoba mengambil narasi tersebut ke jaringan baru. Keuntungannya adalah pengguna dapat memperoleh pengalaman inscription pada blockchain yang kompatibel dengan ekosistem Ethereum.
Namun, keberhasilan jangka panjang akan bergantung pada adopsi, likuiditas, keamanan smart contract, biaya transaksi, dan kemampuan platform mempertahankan aktivitas pengguna.
Baca Juga: 17 NFT Termahal di Dunia Lengkap dengan Harga dan Gambarnya
Apakah Ordihood Punya Masa Depan?
Peluang NFT berbasis BTC dan inscription masih menarik karena menawarkan pendekatan berbeda terhadap kepemilikan aset digital. Namun, Ordihood perlu dinilai berdasarkan realisasi produk, bukan hanya narasi “Ordinals”.
Hal terpenting adalah membedakan Bitcoin Ordinals dengan proyek yang menggunakan konsep serupa di blockchain lain. Bitcoin Ordinals memiliki karakteristik unik karena inscription terhubung dengan satoshi dan menggunakan jaringan Bitcoin secara langsung.
Bagi calon pengguna maupun investor ORDIHOOD, beberapa indikator yang layak dipantau adalah pertumbuhan volume marketplace, jumlah inscription, likuiditas token, perkembangan fitur launchpad, keamanan kontrak, serta aktivitas komunitas.
Jika ekosistem tersebut berkembang secara organik, Ordihood dapat menjadi salah satu eksperimen menarik dalam perkembangan platform NFT berbasis Bitcoin-inspired inscription.
Sebaliknya, volatilitas tinggi dan kapitalisasi kecil membuat ORDIHOOD tetap tergolong aset spekulatif.
Mulai trading BTC/IDR bersama Bittime di sini!
Kesimpulan
Ordihood Art mencoba memperkenalkan konsep inscription ala Bitcoin Ordinals ke Robinhood Chain. Platform ini menawarkan kemampuan membuat artefak digital on-chain, marketplace inscription, dan launchpad token.
Potensinya berada pada perkembangan koleksi digital berbasis blockchain dan meningkatnya minat terhadap aset yang menyimpan data secara langsung on-chain.
Namun, investor perlu memahami bahwa Ordihood bukan Bitcoin Ordinals native. Proyek ini berjalan di Robinhood Chain dan memiliki risiko tersendiri sebagai ekosistem yang masih berkembang.
Bitcoin sudah tersedia dan siap diperdagangkan di Bittime dengan pair BTC/USDT, selain itu ada juga aset lain di jaringan BRC20 Bitcoin, seperti SATS dan ORDI.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu Ordihood Art?
Ordihood Art adalah platform inscription di Robinhood Chain yang membawa konsep terinspirasi Bitcoin Ordinals untuk membuat dan memperdagangkan artefak digital secara on-chain.
Apakah Ordihood menggunakan Bitcoin?
Tidak secara langsung. Ordihood berjalan di Robinhood Chain, bukan jaringan Bitcoin mainnet. Konsepnya terinspirasi dari inscription dan Bitcoin Ordinals.
Apa itu ORDIHOOD Token?
ORDIHOOD adalah token yang terkait dengan ekosistem Ordihood dan diperdagangkan melalui pasar terdesentralisasi. Karena kapitalisasi dan likuiditasnya relatif kecil, volatilitasnya dapat sangat tinggi.
Apa perbedaan Ordihood dengan Bitcoin Ordinals?
Bitcoin Ordinals bekerja langsung pada blockchain Bitcoin dan menghubungkan inscription dengan satoshi. Ordihood menggunakan Robinhood Chain dan mengadaptasi konsep inscription ke lingkungan blockchain tersebut.
Apakah Ordihood cocok untuk investasi?
ORDIHOOD sebaiknya dianggap sebagai aset spekulatif berisiko tinggi. Calon investor perlu memeriksa likuiditas, kontrak token, aktivitas platform, perkembangan roadmap, dan utilitas sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



