Mengapa Saham MLPT Ramai? Ini Dampak Stock Split dan Suspensi
2026-07-22
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menjadi sorotan pasar pada akhir Juli 2026 setelah melakukan stock split dengan rasio 1:25, yang mengubah harga saham dari sekitar Rp25.000 menjadi Rp1.000 per saham.
Saham yang merupakan bagian dari konglomerasi Grup Lippo ini langsung menarik perhatian investor dan menjadi berita populer di kalangan pelaku pasar.
Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan penyesuaian harga teoretis dan suspensi sementara sebelum saham diperdagangkan kembali dengan nominal baru.
Poin Penting
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melakukan stock split dengan rasio 1:25, harga saham turun dari sekitar Rp25.000 menjadi Rp1.000 per saham, pada 21 Juli 2026.
Saham MLPT sempat menjadi perbincangan hangat karena penurunan harga yang drastis akibat stock split, diikuti suspensi sementara oleh BEI akhirnya diperdagangkan kembali.
MLPT adalah bagian dari konglomerasi Grup Lippo dan bergerak di bidang konsultasi, integrasi, dan pengelolaan sistem teknologi informasi, dengan kode saham MLPT.
Apa Itu PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)?
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, integrasi, dan pengelolaan sistem teknologi informasi.
Didirikan pada tahun 1975 sebagai pengecer elektronik, perusahaan kini menyediakan layanan dan solusi TI melalui dua anak perusahaan utama:
- PT Visionet Data International (VisioNet)
Fokus pada layanan pengelolaan TI digital
- PT Graha Teknologi Nusantara (GTN)
Fokus pada operasional pusat data dan layanan terkelola
Pelanggan MLPT mencakup berbagai sektor, termasuk bank, department store, rumah sakit, pabrik, hingga universitas. Perusahaan tercatat di BEI pada 8 Juli 2013 dengan kode saham MLPT di Papan Pengembangan.
Baca Juga : Saham DSSA Terbang Tinggi Bukan Gara-Gara Batu Bara, Ini Alasannya
Mengapa MLPT Ramai Dibahas?
Ada beberapa faktor yang membuat saham MLPT menjadi perbincangan hangat di pasar modal Indonesia:
1. Stock Split 1:25
MLPT melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25. Artinya, setiap 1 saham lama dipecah menjadi 25 saham baru.
Akibatnya, harga saham turun drastis dari sekitar Rp25.000 menjadi Rp1.000 per saham, meskipun nilai total kepemilikan investor tetap sama.
Stock split ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham dan membuat harga lebih terjangkau bagi investor ritel.
BEI mengumumkan penyesuaian harga teoretis, jumlah saham hasil stock split, dan perubahan parameter saham MLPT dalam JATS pada 21 Juli 2026.
2. Suspensi Sementara oleh BEI
BEI sempat menghentikan perdagangan saham MLPT (suspensi) terkait dengan stock split dan penyesuaian harga teoretis.
Suspensi ini dilakukan untuk memberikan waktu bagi pasar dan investor untuk menyesuaikan diri dengan harga baru setelah stock split.
Namun, setelah proses penyesuaian selesai, saham MLPT kembali diperdagangkan dan mencatatkan kenaikan signifikan.
3. Lonjakan Harga Pasca-Stock Split
Setelah suspensi dicabut, saham MLPT langsung mengalami lonjakan harga yang signifikan.
Berdasarkan data pasar, MLPT ditutup di Rp1.625 pada 22 Juli 2026, naik 25% dari penutupan sebelumnya Rp1.300.
Volume transaksi mencapai 382.431 saham dengan nilai transaksi Rp60,7 miliar dan frekuensi 16.468 kali, menunjukkan minat yang besar dari pelaku pasar.
Pahami prospek emiten teknologi sebelum investasi. Registrasi di Bittime dan mulai investasi cerdas.
Profil Perusahaan dan Kinerja Keuangan

Sumber: idnfinancials.com
Struktur Kepemilikan
Baca Juga : Belajar Trading Crypto: Memahami Trading Pair, Market Order, Order Book, dan Limit Order
Data Keuangan dan Perdagangan MLPT
Manajemen
- Presiden Direktur: Harianto Gunawan
- Wakil Presiden Direktur: Wahyudi Chandra
- Komisaris Utama: Benny Haryanto Djie
- Komisaris Independen: Dicky Setiadi Moechtar, Harijono Suwarno
Anak Perusahaan
- PT Visionet Data Internasional (99,95%)
- PT Digital Daya Teknologi (99,99%)
- PT Teknologi Pamadya Analitika (100%)
- PT Digital Data Venture (100%)
- PT Multi Solusi Andal (99,90%)
- PT Artomoro Prima Internasional (60,86%)
Baca Juga : Kapan Waktu Terbaik Membeli Saham untuk Investor Pemula?
Prospek dan Risiko MLPT
Katalis Positif
- Stock Split Meningkatkan Likuiditas: Harga yang lebih terjangkau dapat menarik lebih banyak investor ritel
- Posisi di Grup Lippo: Dukungan dari konglomerasi besar memberikan stabilitas dan peluang bisnis
- Bisnis TI yang Tumbuh: Permintaan layanan konsultasi dan integrasi TI terus meningkat seiring digitalisasi
- Kinerja Keuangan Solid: PE ratio 10x dan EPS Rp161 menunjukkan fundamental yang cukup baik
Risiko:
- Volatilitas Pasca-Stock Split: Harga saham bisa berfluktuasi tajam dalam jangka pendek
- Ketergantungan pada Grup Lippo: Sebagai bagian dari Grup Lippo, kinerja MLPT terkait dengan kinerja grup secara keseluruhan
- Persaingan: Industri jasa dan konsultan TI sangat kompetitif
- Papan Pengembangan: Saham tercatat di Papan Pengembangan yang memiliki likuiditas lebih rendah dibandingkan Papan Utama
Baca Juga : Daftar Saham dengan Investor Terbanyak di Indonesia 2026
Kesimpulan
MLPT menjadi sorotan pasar setelah melakukan stock split 1:25 yang mengubah harga saham dari Rp25.000 menjadi Rp1.000, diikuti suspensi sementara oleh BEI dan lonjakan harga pasca-perdagangan kembali.
Sebagai bagian dari Grup Lippo dengan bisnis di sektor jasa dan konsultan TI, MLPT menawarkan prospek menarik bagi investor yang mencari eksposur di sektor teknologi.
Namun, volatilitas pasca-stock split dan risiko yang melekat pada saham di Papan Pengembangan perlu menjadi pertimbangan. Investor disarankan untuk melakukan riset mandiri dan memahami profil risiko sebelum berinvestasi.
Dapatkan eksposur ke saham perusahaan teknologi ternama melalui tokenized stock seperti TSLAX, MSFTON atau GOOGLX di market Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apa itu MLPT?
MLPT adalah kode saham PT Multipolar Technology Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, integrasi, dan pengelolaan sistem teknologi informasi.
Mengapa harga saham MLPT turun drastis?
MLPT melakukan stock split dengan rasio 1:25, sehingga harga saham turun dari sekitar Rp25.000 menjadi Rp1.000 per saham.
Apa itu stock split?
Stock split adalah pemecahan nilai nominal saham untuk meningkatkan jumlah saham beredar dan menurunkan harga per saham, sehingga lebih terjangkau bagi investor ritel.
Apakah MLPT sempat di-suspensi?
Ya, BEI sempat menghentikan perdagangan saham MLPT terkait stock split dan penyesuaian harga teoretis.
Siapa pemilik mayoritas MLPT?
PT Multipolar Tbk (bagian dari Grup Lippo) memiliki 84,95% saham MLPT.
Apa bisnis utama MLPT?
Konsultasi, integrasi, dan pengelolaan sistem teknologi informasi, dengan pelanggan dari bank, department store, rumah sakit, pabrik, hingga universitas.
Berapa harga MLPT saat ini?
Rp1.625 pada 22 Juli 2026, naik 25% dari penutupan sebelumnya.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



