Kapan Waktu Terbaik Membeli Saham untuk Investor Pemula?
2026-01-11
Banyak investor pemula bertanya satu hal yang sama saat mulai masuk ke pasar saham. Kapan waktu terbaik membeli saham agar tidak rugi dan punya peluang untung lebih besar.
Pertanyaan ini wajar, karena harga saham bergerak setiap hari dan sering kali terlihat sulit diprediksi. Artikel ini membahas cara melihat waktu beli saham terbaik dengan pendekatan yang sederhana, realistis, dan mudah dipahami oleh pemula.
Memahami Jam Bursa dan Waktu Aktif Perdagangan Saham
Langkah awal memahami waktu beli saham terbaik adalah mengenal jam bursa saham. Di Indonesia, perdagangan saham berlangsung pada hari kerja dengan dua sesi utama. Sesi pagi biasanya dibuka sejak pagi hingga menjelang siang, lalu dilanjutkan sesi siang hingga sore hari.
Dalam praktiknya, tidak semua jam perdagangan memberikan peluang yang sama. Pada awal pembukaan bursa, pasar cenderung lebih volatil. Banyak investor bereaksi terhadap berita yang muncul di luar jam perdagangan. Harga bisa bergerak cepat naik atau turun dalam waktu singkat.

Menjelang penutupan bursa, pergerakan harga seringkali lebih stabil. Investor institusi biasanya mulai menyesuaikan posisi, sehingga harga lebih mencerminkan kondisi pasar hari itu. Bagi pemula, kondisi ini sering dianggap lebih aman karena fluktuasi ekstrim relatif berkurang.
Namun, waktu terbaik membeli saham bukan hanya soal jam. Konteks pasar juga penting. Saat indeks pasar sedang terkoreksi karena sentimen jangka pendek, peluang beli saham berkualitas di harga lebih rendah sering muncul. Di sinilah pemula perlu belajar membedakan antara koreksi sehat dan penurunan karena masalah fundamental.
Baca juga : Saham BUMI Melonjak di 2026: Momentum Baru atau Pengulangan Euforia Lama?
Timing Beli Saham Berdasarkan Kondisi Pasar
Timing beli saham tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar secara umum. Pasar saham bergerak dalam siklus naik dan turun. Pemula sering tergoda membeli saat harga sudah naik tinggi karena takut ketinggalan. Padahal, risiko membeli di puncak justru lebih besar.
Pendekatan yang lebih aman adalah membeli saat pasar sedang dalam fase konsolidasi atau koreksi ringan. Pada fase ini, harga saham biasanya lebih rasional dan tidak terlalu dipengaruhi euforia. Investor jangka panjang sering memanfaatkan momen ini untuk masuk secara bertahap.
Kondisi yang Perlu Diperhatikan
- Pasar terkoreksi karena sentimen global sementara
- Saham turun namun kinerja perusahaan tetap baik
- Volume perdagangan mulai stabil setelah penurunan
- Tidak ada berita fundamental negatif yang signifikan
Dalam kondisi seperti ini, peluang harga pulih dalam jangka menengah lebih besar. Prediksi harga saham pada fase konsolidasi biasanya bergerak sideways sebelum kembali naik mengikuti kinerja perusahaan dan kondisi ekonomi.
Sebaliknya, membeli saham saat pasar sedang euforia tinggi perlu kehati hatian ekstra. Meski harga bisa terus naik, risiko koreksi tajam juga meningkat.
Baca juga : 1 Lot Saham BRI - Berapa Harganya, dan Bagaimana Menghitungnya?
Strategi Beli Saham yang Cocok untuk Investor Pemula
Strategi beli saham untuk pemula sebaiknya sederhana dan konsisten. Salah satu strategi yang sering digunakan adalah membeli secara bertahap. Dengan cara ini, investor tidak perlu menebak satu titik harga terbaik.
Strategi ini membantu mengurangi risiko salah timing. Jika harga turun setelah pembelian pertama, investor masih memiliki ruang untuk membeli di harga lebih rendah. Jika harga naik, posisi awal sudah memberi keuntungan.
Strategi yang Umum Digunakan Pemula
- Beli bertahap dengan nominal tetap
- Fokus pada saham berfundamental baik
- Hindari terlalu sering keluar masuk pasar
- Tentukan tujuan investasi sejak awal
Pendekatan ini lebih menekankan disiplin dibandingkan spekulasi. Investor pemula yang konsisten biasanya memiliki hasil lebih baik dibandingkan yang terlalu sering bereaksi terhadap pergerakan harian.
Di sisi lain, diversifikasi juga penting. Jangan menempatkan seluruh dana pada satu saham. Kombinasi beberapa saham dari sektor berbeda membantu mengelola risiko.
Catatan untuk Investor yang Juga Melirik Aset Digital
Bagi investor yang ingin diversifikasi ke aset digital, Bittime menyediakan platform perdagangan kripto yang aman dan mudah digunakan.
Mulai investasi aset digital di Bittime dan lengkapi strategi portofolio Anda
Baca juga : Kalender Libur Bursa 2026: Investor Wajib Catat!
Analisis Waktu Investasi Saham dan Prediksi Harga
Analisis waktu investasi saham tidak bertujuan menebak harga secara presisi, tetapi memahami probabilitas. Saham dengan kinerja baik cenderung naik dalam jangka panjang meski mengalami fluktuasi jangka pendek.
Dalam prediksi moderat, saham blue chip yang dibeli saat koreksi pasar biasanya memiliki peluang rebound dalam beberapa bulan hingga tahun berikutnya. Prediksi optimistis melihat potensi kenaikan seiring pertumbuhan laba dan pemulihan ekonomi. Prediksi konservatif melihat harga bergerak datar lebih lama sebelum arah baru terbentuk.
Investor pemula sebaiknya fokus pada tren jangka menengah hingga panjang. Harga harian tidak selalu mencerminkan nilai sebenarnya. Dengan perspektif waktu yang lebih panjang, tekanan psikologis juga berkurang.
Baca juga : Cara Analisis Saham yang Efektif untuk Pemula Beserta Contohnya
Kesalahan Umum Pemula dalam Menentukan Waktu Beli Saham
Kesalahan paling umum adalah membeli karena ikut ikutan. Rekomendasi tanpa analisis sering berujung penyesalan. Kesalahan lain adalah terlalu fokus pada harga murah tanpa melihat kualitas perusahaan.
Pemula juga sering menjual terlalu cepat saat harga sedikit turun. Padahal, fluktuasi kecil adalah bagian normal dari pasar saham. Memiliki rencana sejak awal membantu menghindari keputusan emosional.
Conclusion
Waktu terbaik membeli saham untuk investor pemula bukan soal jam atau hari tertentu, melainkan kombinasi kondisi pasar, strategi, dan tujuan investasi. Membeli secara bertahap saat pasar terkoreksi dan fokus pada saham berkualitas adalah pendekatan yang relatif aman.
Dengan disiplin dan pemahaman yang tepat, pemula dapat membangun portofolio saham secara bertahap dan berkelanjutan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Apakah ada waktu pasti terbaik membeli saham
Tidak ada waktu yang selalu sempurna karena pasar bersifat dinamis.
Jam berapa sebaiknya pemula membeli saham
Banyak pemula memilih menjelang penutupan bursa karena harga lebih stabil.
Apakah membeli saham saat turun selalu benar
Tidak selalu. Pastikan penurunan bukan karena masalah fundamental.
Apakah pemula perlu menunggu koreksi pasar
Koreksi sering memberi peluang, tetapi beli bertahap tetap disarankan.
Apakah perlu memprediksi harga saham
Tidak wajib. Fokus pada kualitas perusahaan dan tujuan investasi.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




