Binance vs Hyperliquid: Perbandingan Lengkap untuk Trader Kripto

2026-02-19

Binance vs Hyperliquid Perbandingan Lengkap untuk Trader Kripto (2026).png

Dunia exchange kripto tidak lagi hanya tentang centralized exchange (CEX). Dalam dua tahun terakhir, platform derivatif on-chain berkembang pesat dan mulai menyaingi performa exchange besar.

Di tengah perubahan ini, dua nama sering muncul dalam diskusi trader profesional: Binance dan Hyperliquid.

Yang satu adalah raksasa industri dengan likuiditas terbesar di dunia. Yang lain adalah pionir decentralized perpetual exchange berbasis order book on-chain dengan eksekusi sangat cepat.

Lalu dalam konteks 2026, bagaimana hasil perbandingan hyperliquid dan binance? Dan mana yang lebih cocok untuk gaya trading Anda?

Key Takeaways

  • Hyperliquid unggul dalam transparansi on-chain dan biaya futures yang lebih rendah.
  • Binance unggul dalam likuiditas, fitur trading lengkap, dan perlindungan dana.
  • Pilihan terbaik tergantung tipe trader: DeFi-native vs trader modal besar.

Evolusi Model Exchange: CEX vs DEX Order Book

Hyperliquid dibangun sebagai decentralized perpetual exchange berbasis Layer-1 dengan sistem order book sepenuhnya on-chain. Artinya, pengguna tetap memegang kendali aset (non-custodial) dan semua transaksi dapat diverifikasi di blockchain.

Sebaliknya, Binance adalah centralized exchange terbesar di dunia dengan ekosistem produk yang sangat luas: spot, margin, futures, options, staking, hingga fiat on-ramp global.

Di sinilah letak perbedaan fundamental dalam hyperliquid vs binance:
Hyperliquid mengedepankan transparansi dan kedaulatan aset. Binance menawarkan kenyamanan, likuiditas, dan infrastruktur matang.

Baca Juga: Hyperliquid (HYPE): Mengenal Platform DeFi Cepat

Likuiditas & Volume: Siapa Unggul?

Dalam trading derivatif, likuiditas adalah segalanya.

Binance masih menjadi pemimpin volume global, terutama untuk kontrak perpetual BTC dan ETH. Kedalaman order book yang tinggi membuat slippage lebih kecil, bahkan untuk posisi besar.

Hyperliquid memang mengalami pertumbuhan volume signifikan, tetapi masih berada di bawah Binance dalam hal total volume dan kedalaman pasar.

Implikasinya:

  • Posisi besar & institusional → Binance lebih ideal
  • Strategi cepat & spekulatif → Hyperliquid cukup kompetitif

Trader dengan modal besar biasanya memprioritaskan stabilitas eksekusi, yang menjadi kekuatan Binance.

Perbandingan Fitur Trading

Dalam perbandingan hyperliquid dan binance, fitur menjadi pembeda besar.

Hyperliquid:

  • 100+ aset perpetual
  • Leverage hingga 40x
  • Non-custodial
  • Tanpa KYC
  • Fokus murni pada perpetual trading

Binance:

  • 500+ aset
  • Spot, margin, futures, options
  • Leverage hingga 125x
  • Copy trading & bot trading
  • KYC wajib
  • Ekosistem produk lengkap

Jika melihat leverage binance vs hyperliquid, Binance jelas menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Namun leverage besar juga berarti risiko lebih tinggi.

Biaya Trading: Siapa Lebih Efisien?

Salah satu alasan Hyperliquid populer adalah biaya rendah.

Futures Fees

  • Biaya trading Hyperliquid: 0.015% maker / 0.045% taker
  • Biaya trading Binance: 0.02% maker / 0.05% taker

Secara angka dasar, Hyperliquid sedikit lebih murah. Bahkan tersedia rebate untuk maker tertentu.

Namun Binance menawarkan diskon tambahan melalui penggunaan token utilitas dan skema VIP berdasarkan volume trading.

Kesimpulan biaya:

  • Scalper & high-frequency trader → lebih diuntungkan Hyperliquid
  • Trader volume besar dengan VIP tier → Binance bisa kompetitif

     

Baca Juga: Cara Membeli Hyperliquid (HYPE): Panduan Lengkap untuk Pemula di Indonesia

Keamanan Exchange Kripto: Model yang Berbeda

Dalam konteks keamanan exchange kripto, keduanya memiliki pendekatan berbeda.

Hyperliquid

  • Non-custodial wallet signing
  • Transparansi penuh on-chain
  • Tidak ada kustodian dana
  • Risiko utama: smart contract bug

Binance

  • Dana asuransi SAFU bernilai besar
  • Proof of Reserves berkala
  • 2FA, anti-phishing system
  • Infrastruktur keamanan operasional global

Jika diringkas:

  • Hyperliquid aman secara kriptografi (self-custody)
  • Binance aman secara operasional (custodial protection)

Pilihan tergantung apakah Anda lebih percaya pada kode atau institusi.

Pengalaman Perpetual Trading & Likuidasi

Perbedaan juga terasa pada sistem likuidasi.

Hyperliquid menerapkan mekanisme partial liquidation yang transparan dan sepenuhnya terlihat on-chain. Tidak ada biaya clearance tambahan.

Binance menggunakan insurance fund dan sistem auto-deleveraging (ADL) untuk menjaga stabilitas sistem saat volatilitas ekstrem.

Trader profesional biasanya memilih:

  • Hyperliquid → latency rendah & transparansi
  • Binance → stabilitas pasar tinggi & proteksi sistem

Baca juga: Cara Staking HYPE di Bittime dalam 4 Langkah Mudah

Regulasi & Akses Global

Karena berbasis DeFi, Hyperliquid relatif tanpa batasan geografis dan tidak memerlukan KYC.

Sebaliknya, Binance memiliki lisensi di berbagai yurisdiksi tetapi juga menghadapi pembatasan di beberapa negara.

Bagi trader yang mengutamakan privasi, Hyperliquid sering menjadi pilihan. Namun bagi institusi dan pengguna ritel mainstream, Binance lebih sesuai secara regulasi.

Mana Lebih Baik di 2026?

Tidak ada jawaban absolut dalam hyperliquid vs binance.

Pilih Hyperliquid jika:

  • Ingin privasi penuh
  • Trading cepat tanpa kustodian
  • Fokus pada biaya rendah
  • Terbiasa dengan DeFi

Pilih Binance jika:

  • Modal besar
  • Membutuhkan likuiditas dalam
  • Butuh fitur lengkap (options, copy trading, bot)
  • Mengutamakan perlindungan dana

Menariknya, banyak trader kini menggunakan keduanya:
Entry cepat di Hyperliquid → hedging atau posisi besar di Binance.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Beli & Jual Crypto di Hyperliquid Dex untuk Pemula

Kesimpulan

Perbandingan hyperliquid dan binance menunjukkan dua filosofi berbeda dalam industri kripto.

Hyperliquid merepresentasikan inovasi DeFi dengan transparansi penuh dan biaya rendah.
Binance tetap menjadi standar industri dengan likuiditas, fitur, dan stabilitas terbaik.

Di 2026, pertanyaannya bukan lagi “mana yang terbaik?” melainkan “mana yang paling cocok dengan strategi Anda?”

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

FAQ

Apa perbedaan utama hyperliquid vs binance?

Hyperliquid adalah decentralized perpetual exchange non-custodial, sedangkan Binance adalah centralized exchange dengan likuiditas dan fitur lengkap.

Mana biaya trading lebih murah?

Biaya trading Hyperliquid sedikit lebih rendah untuk futures, terutama pada maker fee.

Bagaimana perbandingan leverage binance vs hyperliquid?

Binance menawarkan leverage hingga 125x, sementara Hyperliquid hingga 40x.

Apakah keamanan exchange kripto lebih baik di Binance?

Binance unggul dalam proteksi operasional dan dana asuransi, sementara Hyperliquid unggul dalam self-custody berbasis blockchain.

Mana yang lebih cocok untuk pemula?

Binance lebih ramah pemula karena antarmuka sederhana dan fitur edukasi lebih lengkap.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Cara Memasang ClipX di Browser
Cara Memasang ClipX di Browser

Panduan cara memasang ClipX di browser Chrome. Ikuti langkah install extension untuk akses trading, tipping, dan fitur Social-Fi di X.

2026-02-19Baca