Harga Chainlink Turun, Dampak Kemitraan Infosys terhadap LINK?

2026-09-24

Harga Chainlink Turun, Dampak Kemitraan Infosys terhadap LINK.png

Harga Chainlink (LINK) bergerak melemah setelah Chainlink mengumumkan kemitraan strategis dengan Infosys pada 22 September 2026. 

Kolaborasi ini menarik perhatian karena Infosys memiliki infrastruktur teknologi yang digunakan dalam sistem perbankan dan pembayaran dengan jangkauan lebih dari 1,7 miliar akun secara global.

Namun, besarnya potensi distribusi tersebut belum langsung terlihat pada aktivitas jaringan LINK. Data Santiment menunjukkan 1.344 alamat LINK baru pada 22 September, turun dari 1.556 alamat sehari sebelumnya. 

Sementara itu, harga LINK ditutup sekitar US$13,03 pada 22 September dan turun menjadi US$12,35 pada 23 September berdasarkan data CoinGecko.

Key Takeaways

  • Kemitraan Chainlink dan Infosys mencakup CCIP, CRE, ACE, Proof of Reserve, Data Feeds, dan Data Streams.
  • Aktivitas alamat baru LINK belum menunjukkan lonjakan khusus setelah pengumuman, meski jumlahnya masih sekitar 19% di atas rata-rata September.
  • Dampak kemitraan terhadap harga LINK akan lebih mudah dinilai jika muncul implementasi nyata, penggunaan jaringan, atau peningkatan permintaan terhadap layanan Chainlink.

Harga Chainlink Melemah Setelah Kemitraan Infosys

Data CoinGecko menunjukkan LINK berada di US$13,17 pada 21 September, sebelum turun menjadi US$13,03 pada 22 September. Pada 23 September, harga penutupan berada di sekitar US$12,35. Dengan demikian, tekanan harga berlanjut setelah pengumuman kemitraan tersebut.

Pergerakan ini tidak berarti kemitraan Infosys menyebabkan penurunan harga LINK. Pasar kripto juga dipengaruhi oleh kondisi Bitcoin, sentimen risiko, likuiditas, dan aktivitas perdagangan secara keseluruhan.

Yang menarik adalah perbedaan antara potensi adopsi institusional Chainlink dan respons pasar dalam jangka pendek. 

Kemitraan dengan perusahaan teknologi besar dapat memperluas akses Chainlink ke institusi, tetapi pasar biasanya membutuhkan bukti penggunaan aktual sebelum menganggapnya sebagai sumber permintaan baru untuk token LINK.

Baca Juga: LINK Tembus US$9,35, Apakah Chainlink Siap Lanjut Rally?

Apa Isi Kemitraan Chainlink dan Infosys?

Kemitraan tersebut dirancang untuk membantu institusi menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan infrastruktur blockchain. 

Enam teknologi Chainlink menjadi bagian dari kerja sama, yaitu Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP), Chainlink Runtime Environment (CRE), Automated Compliance Engine (ACE), Proof of Reserve, Data Feeds, dan Data Streams.

image.png

CCIP berfungsi untuk membantu transfer data dan aset antarjaringan blockchain. CRE digunakan untuk mengoordinasikan workflow yang melibatkan blockchain, API, serta sistem eksternal. 

Sementara itu, ACE berkaitan dengan kontrol kepatuhan, Proof of Reserve membantu verifikasi cadangan, dan Data Feeds serta Data Streams menyediakan data pasar untuk aplikasi blockchain.

Bagi institusi keuangan, kombinasi tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan seperti tokenisasi aset, pembayaran, settlement, dan interoperabilitas pasar keuangan.

Meski demikian, belum ada bank, payment network, atau asset manager tertentu yang diumumkan sebagai pengguna pertama. Kedua perusahaan juga belum mengungkapkan jadwal implementasi, nilai komersial, volume transaksi, atau target pendapatan.

Artinya, kerja sama ini lebih tepat dilihat sebagai jalur integrasi dan distribusi teknologi, bukan bukti bahwa seluruh 1,7 miliar akun tersebut akan langsung menggunakan Chainlink.

Pantau perkembangan IF dan aset crypto lainnya dengan mendaftar di Bittime dan ikuti update pasar terbaru.

Aktivitas Jaringan LINK Belum Menunjukkan Lonjakan Besar

Data alamat baru menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat perubahan aktivitas jaringan. 

Santiment mencatat 1.344 alamat LINK baru pada 22 September, sekitar 19% lebih tinggi dibandingkan rata-rata September. Namun, angka tersebut masih berada di bawah sejumlah pencatatan harian sebelumnya. Pada 21 September, misalnya, terdapat 1.556 alamat baru.

Bahkan, sejak 1 Agustus terdapat 11 hari dengan jumlah alamat baru yang lebih tinggi. Salah satu level tertinggi mencapai 1.929 alamat pada 21 Agustus.

Ini menunjukkan bahwa belum ada bukti kuat mengenai lonjakan aktivitas jaringan yang secara langsung berkaitan dengan pengumuman Infosys.

Di sisi lain, aktivitas jaringan LINK memang menunjukkan perkembangan sebelum kemitraan diumumkan. Rata-rata alamat baru meningkat sekitar 25% ketika periode 1–10 Agustus dibandingkan 1–21 September. 

Namun, kenaikan tersebut terjadi sebelum pengumuman Infosys sehingga tidak dapat dikaitkan langsung dengan kerja sama tersebut.

Baca juga : Apa itu ETF Chainlink? Mengenal ETF LINK pertama GLNK

Adopsi Chainlink Tidak Selalu Berarti Permintaan LINK

Salah satu faktor penting dalam membaca prospek LINK adalah mekanisme pembayaran layanan Chainlink.

Chainlink memiliki Payment Abstraction yang memungkinkan pengguna institusional membayar biaya layanan menggunakan aset seperti stablecoin atau mata uang fiat. 

Dengan mekanisme tersebut, sebuah institusi dapat menggunakan infrastruktur Chainlink tanpa harus membeli dan menyimpan LINK secara langsung.

Hal ini membuat hubungan antara adopsi Chainlink dan harga LINK menjadi lebih kompleks.

Kemitraan institusional tetap dapat memperluas penggunaan teknologi Chainlink. Namun, dampaknya terhadap token akan lebih mudah terlihat jika peningkatan penggunaan tersebut menghasilkan aktivitas jaringan, pembayaran layanan, atau mekanisme lain yang menciptakan permintaan terhadap LINK.

Karena belum ada data mengenai volume penggunaan dari kerja sama Infosys, belum tersedia dasar untuk menghitung seberapa besar dampaknya terhadap permintaan token.

Baca juga : Chainlink dan Cyberport Tokenisasi Aset di Hong Kong

Support dan Resistance Harga LINK yang Perlu Diperhatikan

Prediksi harga LINK

Dari sisi teknikal, data yang tersedia menunjukkan LINK masih berada dalam fase koreksi setelah mengalami kenaikan sebelumnya. CoinGecko mencatat harga penutupan US$11,38 pada 17 September dan US$13,17 pada 21 September, sebelum turun pada dua hari berikutnya.

Untuk membaca pergerakan berikutnya, area sekitar US$12 dapat diperhatikan sebagai support jangka pendek. Jika tekanan jual berlanjut dan area tersebut ditembus, perhatian pasar dapat bergeser ke level support berikutnya.

Sebaliknya, area US$13–US$13,60 menjadi zona yang perlu diperhatikan jika LINK kembali menguat. Pergerakan di atas area tersebut akan menunjukkan apakah momentum pemulihan mampu berlanjut.

Level teknikal bukan jaminan arah harga. Kondisi Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan tetap dapat mengubah struktur harga LINK dalam waktu singkat.

Mulai trading LINK/IDR bersama Bittime di sini!

Apa yang Perlu Dipantau dari Prospek Chainlink?

Dampak kemitraan Infosys terhadap Chainlink kemungkinan tidak dapat dinilai hanya dari pergerakan harga pada hari pengumuman. Indikator yang lebih relevan adalah apakah kerja sama tersebut menghasilkan implementasi nyata.

Dengan kata lain, kemitraan Infosys memberikan potensi jalur adopsi institusional, tetapi data saat ini belum menunjukkan adanya lonjakan aktivitas LINK yang signifikan setelah pengumuman.

bittime biaya withdrawal murah

Tertarik trading Chainlink? Selain pasangan LINK/IDR, Bittime juga menyediakan LINK/USDT untuk memudahkan strategi trading dan investasimu.

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa yang menyebabkan harga Chainlink turun?

Harga LINK turun setelah 22 September, tetapi tidak ada bukti bahwa penurunan tersebut semata-mata disebabkan oleh kemitraan Infosys. Kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga memengaruhi harga.

Apa isi kemitraan Chainlink dan Infosys?

Kerja sama mencakup CCIP, CRE, ACE, Proof of Reserve, Data Feeds, dan Data Streams untuk mendukung kebutuhan blockchain institusional seperti tokenisasi aset, pembayaran, settlement, dan interoperabilitas.

Apakah kemitraan Infosys langsung meningkatkan permintaan LINK?

Belum ada bukti tersebut. Payment Abstraction memungkinkan layanan Chainlink dibayar menggunakan fiat atau stablecoin, sehingga penggunaan layanan tidak selalu berarti institusi harus membeli dan menyimpan LINK.

Berapa alamat LINK baru setelah pengumuman Infosys?

Santiment mencatat 1.344 alamat LINK baru pada 22 September, sekitar 19% di atas rata-rata September, tetapi lebih rendah dibandingkan 1.556 alamat pada hari sebelumnya.

Apa yang perlu diperhatikan untuk harga LINK berikutnya?

Investor dapat memantau area support sekitar US$12 dan zona US$13–US$13,60 sebagai area teknikal penting, bersama perkembangan adopsi institusional dan aktivitas jaringan Chainlink.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

GATO Coin Bisa Meledak seperti Dacity Coin? Cek Potensinya
GATO Coin Bisa Meledak seperti Dacity Coin? Cek Potensinya

GATO coin bisa naik seperti Dacity? Simak perbandingan pasar, simulasi harga, likuiditas, serta risiko GTA6CAT sebelum mengambil keputusan.

2026-10-29Baca