Fidelity dan Schwab Masuk Tokenisasi, Apa Dampaknya bagi Ondo Finance?

2026-07-31
Fidelity dan Schwab Masuk Tokenisasi, Apa Dampaknya bagi Ondo Finance.webp

Tokenisasi aset memasuki fase baru ketika perusahaan keuangan tradisional mulai membangun produk dan infrastruktur berbasis blockchain. 

Fidelity telah meluncurkan reksa dana pasar uang tokenisasi serta stablecoin Fidelity Digital Dollar. 

Charles Schwab juga semakin aktif membahas pasar saham digital dan menyiapkan investor menghadapi perdagangan aset berbasis blockchain.

Pergerakan tersebut memunculkan pertanyaan tentang masa depan Ondo Finance, salah satu pemain terbesar dalam tokenisasi obligasi pemerintah Amerika Serikat, saham, dan ETF. 

Apakah masuknya institusi dengan basis nasabah dan modal jauh lebih besar akan menggeser posisi Ondo?

CEO Ondo Finance, Ian De Bode, justru memandang perkembangan ini sebagai penguat ekosistem. 

Menurutnya, perusahaan TradFi dan Ondo sedang membangun lapisan yang berbeda: institusi besar memperbaiki infrastruktur pasar, sedangkan Ondo menghubungkan aset tersebut dengan wallet, exchange crypto, dan protokol DeFi.

Key Takeaways

  • Fidelity sudah memasuki tokenisasi melalui produk pasar uang dan stablecoin, sedangkan Schwab masih lebih banyak mempersiapkan edukasi serta infrastrukturnya.

  • Kehadiran institusi besar dapat meningkatkan legitimasi, kualitas aset dasar, dan likuiditas industri saham tokenisasi.

  • Ondo tetap menghadapi tekanan persaingan dalam biaya, kepercayaan investor, kepatuhan regulasi, dan distribusi produk.

Jelajahi peluang aset digital dan saham tokenisasi bersama Bittime. Daftar sekarang.

Bagaimana Fidelity dan Schwab Masuk Pasar Tokenisasi?

Langkah Fidelity tokenisasi sudah terlihat melalui Fidelity Digital Interest Token atau FDIT, representasi blockchain dari reksa dana pasar uang yang berinvestasi terutama pada surat utang pemerintah AS. 

Saat diluncurkan di Ethereum pada September 2025, sekitar US$202 juta FDIT dimiliki Ondo sebagai aset cadangan untuk OUSG.

Fidelity kemudian meluncurkan Fidelity Digital Dollar atau FIDD pada Februari 2026. 

Stablecoin tersebut dapat dibeli dan ditebus dengan rasio satu banding satu terhadap dolar AS oleh pengguna yang memenuhi syarat. 

Fidelity juga menyatakan sedang membangun infrastruktur untuk mendukung investasi digital-native, aset tokenisasi, dan produk keuangan konvensional.

Posisi Charles Schwab berbeda. 

Hingga akhir Juli 2026, Schwab belum mengumumkan platform saham tokenisasi yang langsung menyaingi Ondo. 

Namun, perusahaan secara aktif mengedukasi investor tentang perdagangan saham digital, penyelesaian on-chain, dan penggunaan token sebagai agunan. 

Schwab juga menyoroti langkah Nasdaq, NYSE, dan DTCC dalam membangun pasar tokenisasi.

Karena itu, istilah Schwab tokenisasi lebih tepat menggambarkan arah strategis dan persiapan pasar, bukan peluncuran produk saham tokenisasi yang sudah beroperasi.

Mengapa Masuknya TradFi Dapat Menguntungkan Ondo?

Dampak pertama adalah validasi. Ketika Fidelity, Nasdaq, NYSE, DTCC, dan perusahaan besar lain menggunakan blockchain, tokenisasi tidak lagi hanya dipandang sebagai eksperimen crypto. 

Teknologi tersebut mulai ditempatkan sebagai infrastruktur baru untuk perdagangan, kustodian, agunan, dan penyelesaian transaksi.

Dampak kedua adalah bertambahnya aset institusional yang dapat digunakan Ondo. Hubungan Fidelity dan Ondo menunjukkan bahwa perusahaan tidak selalu harus bersaing secara langsung. 

Ondo dapat menggunakan produk tokenisasi milik manajer investasi sebagai cadangan untuk produknya sendiri, seperti penggunaan FDIT dalam OUSG.

Ian De Bode menjelaskan bahwa perusahaan TradFi berfokus membuat pasar konvensional dapat berjalan lebih panjang dan diselesaikan melalui blockchain. 

Ondo kemudian dapat membungkus aset tersebut agar kompatibel dengan DeFi, self-custodial wallet, stablecoin, dan exchange crypto.

Baca Juga : Harga Ondo Naik Usai Ondo Perps Meluncur, Reli Sempat Tembus $0,40

Perbedaan Model Ondo dan Perusahaan TradFi

Model utama Ondo Global Markets adalah wrapper. Token yang diterbitkan memberikan eksposur ekonomi penuh terhadap saham atau ETF yang mendasarinya. Setiap token didukung aset dasar, dapat dipindahkan melalui blockchain, dan dirancang agar lebih mudah diintegrasikan dengan aplikasi crypto.

Sebaliknya, institusi seperti Fidelity atau Schwab memiliki kekuatan pada hubungan nasabah, lisensi, kustodian, akses pasar primer, dan reputasi merek. 

Jika mereka menerbitkan saham tokenisasi secara langsung, produk tersebut berpotensi memiliki struktur hukum dan hak investor yang lebih dekat dengan saham konvensional.

Perbedaan inilah yang membuat persaingan Ondo Finance dan Charles Schwab belum sepenuhnya menjadi perlombaan produk yang sama. 

Ondo unggul dalam interoperabilitas on-chain dan distribusi global, sedangkan Schwab berpotensi unggul dalam akses investor broker serta kepastian regulasi.

Baca Juga : Apa Itu Ondo Tokenized Stock? Daftar Aset yang Tersedia di Bittime

Tekanan Persaingan yang Tetap Harus Dihadapi Ondo

Masuknya perusahaan besar tetap membawa ancaman. Fidelity dan Schwab memiliki jutaan nasabah, modal besar, sistem kustodian, serta hubungan dengan regulator. 

Apabila saham tokenisasi dapat dibeli langsung melalui rekening broker, sebagian pengguna mungkin tidak lagi membutuhkan wrapper dari pihak ketiga.

Persaingan juga dapat menekan biaya. 

Produk dengan spread lebih rendah, penebusan lebih mudah, dan perlindungan investor lebih kuat akan lebih menarik bagi pengguna institusional.

Ondo perlu mempertahankan keunggulan melalui pilihan aset, integrasi lintas blockchain, likuiditas, kecepatan mint dan redemption, serta penggunaan token sebagai agunan. 

Pada Mei 2026, Ondo Stocks melaporkan lebih dari 260 saham dan ETF tokenisasi dengan TVL melewati US$1 miliar serta pangsa pasar di atas 70%.

Strategi Ondo Finance Menghadapi Perusahaan TradFi

Strategi Ondo kini berkembang dari penerbitan token menuju pembangunan infrastruktur perdagangan. 

Perusahaan membatalkan rencana blockchain layer-1 konvensional dan memperkenalkan Ondo Network, jaringan yang memisahkan eksekusi order privat dari penyelesaian transaksi pada blockchain publik.

Aplikasi pertamanya, Ondo Perps, memungkinkan perdagangan perpetual futures dengan rencana penggunaan saham dan ETF tokenisasi sebagai collateral. 

Struktur ini dirancang untuk menawarkan kecepatan serta privasi yang dibutuhkan institusi tanpa menghilangkan transparansi penyelesaian on-chain.

Dengan strategi tersebut, Ondo tidak hanya menjual representasi saham. Perusahaan ingin menjadi jalur distribusi, collateral, perdagangan derivatif, lending, dan settlement bagi berbagai aset keuangan tokenisasi.

Baca Juga : SBI Group Gandeng Ondo Finance untuk Tokenisasi Saham Jepang

Dampaknya terhadap Masa Depan Saham Tokenisasi

Pengaruh institusi besar terhadap ekosistem tokenisasi kemungkinan menghasilkan pasar yang lebih luas tetapi juga lebih kompetitif. 

Standar kustodian, transparansi cadangan, perlindungan kebangkrutan, dan hak investor akan menjadi lebih penting.

Investor juga perlu membedakan saham asli yang diterbitkan secara native on-chain dengan token wrapper yang hanya memberikan eksposur ekonomi. 

Keduanya dapat mengikuti harga aset yang sama, tetapi memiliki struktur hukum, hak suara, dividen, jam penebusan, dan risiko penerbit yang berbeda.

Bagi Ondo, pertumbuhan industri memperbesar pasar yang dapat dilayani. Namun, status sebagai pemimpin awal tidak menjamin dominasi permanen. 

Keunggulannya akan bergantung pada kemampuan menjadikan saham tokenisasi lebih berguna daripada saham yang hanya disimpan dalam rekening broker.

Baca Juga : Cara Membeli Ondo Finance (ONDO)

Kesimpulan

Masuknya Fidelity dan kesiapan Charles Schwab terhadap tokenisasi bukan sekadar ancaman bagi Ondo Finance. Kehadiran mereka dapat menyediakan aset dasar yang lebih kredibel, memperkuat regulasi, dan membawa likuiditas baru ke pasar blockchain.

Namun, persaingan akan meningkat ketika perusahaan TradFi mulai menawarkan produk yang murah, teregulasi, dan terhubung langsung dengan rekening investasi. 

Ondo perlu mempertahankan diferensiasi melalui distribusi global, interoperabilitas DeFi, collateral, serta perdagangan 24 jam.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apakah Fidelity sudah memiliki produk tokenisasi?

Ya. Fidelity telah meluncurkan reksa dana pasar uang tokenisasi FDIT dan stablecoin Fidelity Digital Dollar atau FIDD.

Apakah Charles Schwab sudah meluncurkan saham tokenisasi?

Belum ditemukan peluncuran platform saham tokenisasi Schwab hingga akhir Juli 2026. Schwab saat ini lebih aktif membahas perkembangan dan implikasi pasar tokenisasi.

Apakah Fidelity menjadi pesaing Ondo Finance?

Fidelity dapat menjadi pesaing sekaligus pemasok infrastruktur. Ondo pernah menggunakan produk tokenisasi Fidelity sebagai aset cadangan OUSG.

Apa keunggulan Ondo dibandingkan perusahaan TradFi?

Ondo berfokus pada token yang dapat dipindahkan ke wallet, diintegrasikan dengan exchange, dan digunakan dalam aplikasi DeFi seperti lending atau collateral.

Apakah saham tokenisasi sama dengan saham asli?

Tidak selalu. Sebagian token hanya memberikan eksposur ekonomi terhadap saham dasar tanpa menjadikan pemegangnya sebagai pemegang saham langsung.

Apakah masuknya institusi besar berdampak positif bagi Ondo?

Dampaknya dapat positif karena meningkatkan legitimasi dan likuiditas. Namun, Ondo juga menghadapi persaingan biaya, distribusi, regulasi, dan kepercayaan investor.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

ICE Digital Trust Bisa Kurangi Risiko Konsentrasi ETF Bitcoin
ICE Digital Trust Bisa Kurangi Risiko Konsentrasi ETF Bitcoin

ICE Digital Trust hadir sebagai kustodian institusional baru yang berpotensi mengurangi risiko konsentrasi ETF Bitcoin dan meningkatkan keamanan aset kripto.

2026-07-31Baca