Ethereum Naik 30%, BitMine Borong ETH: Rally Baru Dimulai?

2026-08-25
Ethereum Naik 30%, BitMine Borong US$81 Juta ETH Rally Baru Dimulai.webp

Ethereum kembali menjadi pusat perhatian pasar setelah mencatat kenaikan sekitar 30% dalam sepekan. 

Di tengah lonjakan tersebut, BitMine Immersion Technologies menambah kepemilikan sebanyak 32.447 ETH dengan nilai sekitar US$81 juta, membuat total treasury Ethereum perusahaan mencapai 5,85 juta ETH.

Kombinasi antara Ethereum naik 30%, akumulasi korporasi, dan arus dana ETF membuat pasar mulai mempertanyakan apakah reli ETH baru memasuki tahap awal. 

Namun, indikator teknikal juga menunjukkan kondisi yang mulai panas sehingga peluang koreksi tetap perlu diperhitungkan.

Key Takeaways

  • Ethereum naik sekitar 30% dalam sepekan, menjadi kenaikan mingguan terkuat sejak Mei 2025.

  • BitMine beli ETH sebanyak 32.447 ETH senilai sekitar US$81 juta dan kini menguasai sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum.

  • ETF spot Ethereum AS mencatat inflow US$697 juta dalam sepekan, tetapi RSI ETH yang mendekati 79 menunjukkan kondisi overbought.

Ethereum Naik 30%, Apa yang Mendorong Rally?
Ethereum Naik 30%, BitMine Borong US$81 Juta ETH Rally Baru Dimulai - price.webp

ETH ke USDT via Bittime Market

Kenaikan Ethereum dalam sepekan menjadi salah satu pergerakan paling kuat ETH dalam beberapa tahun terakhir. 

Menurut laporan Blockonomi, kenaikan sekitar 30% tersebut merupakan performa mingguan terkuat sejak Mei 2025.

Pergerakan ini terjadi ketika sentimen terhadap aset crypto mulai membaik. 

Ekspektasi kondisi finansial yang lebih longgar, perkembangan tokenisasi aset, serta meningkatnya penggunaan blockchain untuk aplikasi berbasis artificial intelligence menjadi beberapa katalis yang diperhatikan investor.

Harga ETH juga berhasil bergerak di atas US$2.400. Namun, level tersebut belum berarti seluruh resistance berhasil dilewati. 

Analisis teknikal yang dikutip Blockonomi menempatkan US$2.678 sebagai resistance terdekat dan US$2.865 sebagai target berikutnya.

Baca Juga: Ethereum Turun, BitMine Tambah 7.391 ETH: Apakah Ini Sinyal Bullish?

BitMine Beli ETH US$81 Juta

Di tengah Ethereum rally, BitMine kembali memperbesar treasury-nya. 

Perusahaan membeli 32.447 ETH sepanjang pekan lalu, dengan nilai transaksi sekitar US$81 juta berdasarkan harga ETH saat laporan diterbitkan.

Pembelian tersebut membawa total kepemilikan BitMine menjadi 5.847.611 ETH. 

Dengan jumlah suplai Ethereum sekitar 120,7 juta ETH, perusahaan kini menguasai sekitar 4,8% dari total suplai tersebut.

BitMine memiliki target untuk menguasai 5% suplai Ethereum. 

Untuk mencapai angka tersebut, perusahaan masih membutuhkan sekitar 187.000 ETH tambahan. Artinya, strategi akumulasi Ethereum perusahaan belum berhenti pada pembelian US$81 juta kali ini.

Mengapa Akumulasi BitMine Penting bagi ETH?

Strategi BitMine Ethereum memberikan sinyal berbeda dibanding pembelian oleh trader jangka pendek. 

Perusahaan menjalankan strategi treasury sejak Juni 2025 dan disebut terus membeli ETH setiap pekan selama sekitar 14 bulan.

Sebagian besar ETH yang dimiliki BitMine juga tidak sekadar disimpan. 

Sekitar 5,07 juta ETH atau 87% dari total kepemilikan telah di-stake melalui infrastruktur MAVAN. 

BitMine memperkirakan aktivitas staking tersebut dapat menghasilkan pendapatan tahunan sekitar US$381 juta jika menggunakan tingkat imbal hasil tujuh hari yang disebut perusahaan.

Strategi tersebut membuat narasi Ethereum whale menjadi lebih menarik. 

Akumulasi dalam skala besar dapat mengurangi jumlah ETH yang tersedia untuk diperdagangkan, sementara staking berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan dari aset yang sudah dimiliki.

Namun, aksi BitMine tidak otomatis menjamin harga Ethereum akan terus naik. Pergerakan ETH tetap ditentukan oleh permintaan pasar secara keseluruhan, likuiditas, arus ETF, kondisi makro, dan posisi leverage.

Baca Juga: Ethereum Breakout dari Zona Akumulasi: Apakah ETH Lanjut Naik?

ETF Ethereum Ikut Guyur Dana

Selain akumulasi BitMine, investasi institusional Ethereum mendapat dorongan dari pasar ETF. 

ETF spot Ethereum di Amerika Serikat mencatat net inflow sekitar US$697 juta dalam sepekan, menjadi performa mingguan terkuat sejak Oktober. 

BlackRock melalui iShares Ethereum Trust atau ETHA menyumbang sekitar US$536,8 juta dari total tersebut.

Arus dana tersebut penting karena menciptakan jalur permintaan ETH melalui instrumen investasi tradisional. Jika inflow ETF berlanjut ketika pasokan yang tersedia semakin terbatas akibat staking dan akumulasi treasury, tekanan permintaan dapat tetap kuat.

Kendati demikian, investor perlu membedakan antara inflow ETF dan pembelian langsung oleh perusahaan. Keduanya dapat mendukung permintaan Ethereum, tetapi mekanisme dan dampaknya terhadap pasar berbeda.

Ingin mengikuti pergerakan Ethereum dan aset crypto lainnya? Daftar di Bittime dan pantau peluang pasar crypto dalam satu platform.

Tom Lee: Rally ETH Pernah Diikuti Kenaikan Besar

Chairman BitMine Tom Lee menggunakan sejarah pergerakan Ethereum untuk menjelaskan optimismenya. Menurut Lee, ETH sebelumnya pernah mencatat kenaikan mingguan lebih dari 30% pada Juli 2021 dan Mei 2025. Setelah masing-masing momentum tersebut, ETH kemudian mencatat kenaikan sekitar 167% dan 170%.

Pola tersebut menjadi dasar pandangan bahwa kenaikan 30% kali ini berpotensi menjadi titik awal pergerakan yang lebih besar. Lee juga menilai kondisi finansial yang semakin longgar dapat menjadi katalis positif untuk pasar crypto.

Namun, pola historis tidak dapat diperlakukan sebagai prediksi pasti. Dua reli sebelumnya terjadi dalam kondisi pasar yang berbeda. 

Karena itu, data tersebut lebih tepat digunakan sebagai konteks daripada target harga Ethereum yang pasti.

Baca juga :Arthur Hayes Jual 6.000 ETH Rugi US$606 Ribu, Buyback Lagi 1.900 ETH di US$1.920

ETH Bullish, Tapi Risiko Koreksi Tetap Ada

Sinyal bullish Ethereum memang semakin kuat, tetapi indikator teknikal menunjukkan pasar mulai terlalu panas. RSI ETH berada di sekitar 79, level yang mengindikasikan kondisi overbought.

Kondisi overbought tidak otomatis berarti Ethereum harus turun. Dalam tren bullish yang kuat, RSI dapat bertahan tinggi dalam waktu cukup lama. 

Namun, probabilitas profit taking biasanya meningkat ketika harga naik terlalu cepat.

Risiko tersebut terlihat dari aktivitas likuidasi. 

Ethereum mengalami sekitar US$108,8 juta likuidasi dalam 24 jam, dengan posisi short menyumbang sekitar US$68,3 juta. 

Kondisi ini menunjukkan leverage turut memperkuat pergerakan harga ETH.

Jika harga terus naik, short squeeze dapat membantu mempercepat rally. Sebaliknya, pembalikan mendadak dapat memicu likuidasi long dan membuat koreksi berlangsung lebih cepat.

Konversi 1 ETH menjadi IDR - Kurs Ethereum ke Indonesia

Berapa Target Harga Ethereum Berikutnya?

Dari sisi teknikal, US$2.678 menjadi resistance Ethereum yang perlu diperhatikan setelah ETH bergerak di atas US$2.400. 

Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume yang kuat, perhatian berikutnya dapat mengarah ke US$2.865.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum dapat membuat ETH kembali menguji area US$2.300. Analis Daan Crypto Trades memperingatkan bahwa penolakan di bawah US$2.300 dapat mengubah rally menjadi liquidity sweep dan membuka ruang koreksi menuju bull market support band.

Dengan demikian, prediksi harga Ethereum sebaiknya menggunakan beberapa skenario. 

Breakout US$2.678 akan memperkuat struktur bullish, sedangkan pelemahan di bawah US$2.300 dapat menjadi sinyal bahwa rally membutuhkan konsolidasi lebih panjang.

Baca Juga: Apakah Ethereum Bisa Kalahkan Bitcoin di Q3 2026?

Apakah Rally ETH Baru Dimulai?

Ada beberapa alasan yang membuat Ethereum bullish masih memiliki dasar. 

Akumulasi BitMine terus berlangsung, ETF mencatat inflow besar, sebagian besar ETH BitMine sudah di-stake, dan narasi tokenisasi aset serta AI turut memperkuat penggunaan blockchain.

Namun, kenaikan 30% dalam sepekan juga membuat ekspektasi pasar menjadi tinggi. 

Investor perlu melihat apakah arus dana ETF tetap positif dan apakah ETH mampu menembus resistance tanpa diikuti lonjakan tekanan jual.

Jika permintaan berlanjut sementara akumulasi korporasi tetap agresif, ruang kenaikan masih terbuka. Jika momentum melemah, ETH dapat memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.

Mulai trading ETH/IDR bersama Bittime di sini!

Kesimpulan

Ethereum naik 30% dalam sepekan ketika BitMine kembali memperbesar kepemilikannya dengan pembelian ETH US$81 juta. Total treasury perusahaan kini mencapai 5,85 juta ETH atau sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum.

Di sisi lain, ETF spot Ethereum AS mencatat inflow US$697 juta, memperkuat indikasi bahwa permintaan institusional sedang meningkat. Meski demikian, RSI yang mendekati 79 dan tingginya aktivitas leverage menunjukkan bahwa risiko koreksi tidak boleh diabaikan.

Level US$2.678 dan US$2.865 menjadi resistance penting untuk memantau kelanjutan ETH rally, sementara US$2.300 menjadi area yang perlu diperhatikan jika momentum berbalik.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Mengapa Ethereum naik 30%?

Kenaikan Ethereum didukung oleh membaiknya sentimen pasar, inflow ETF spot Ethereum yang kuat, serta meningkatnya akumulasi ETH oleh perusahaan seperti BitMine.

Berapa ETH yang dibeli BitMine?

BitMine membeli 32.447 ETH dalam satu pekan dengan nilai sekitar US$81 juta, sehingga total kepemilikannya mencapai 5.847.611 ETH.

Apakah BitMine akan terus membeli Ethereum?

BitMine menargetkan kepemilikan 5% dari total suplai Ethereum. Dengan kepemilikan sekitar 4,8%, perusahaan masih membutuhkan sekitar 187.000 ETH untuk mencapai target tersebut.

Berapa target harga Ethereum berikutnya?

Analisis yang dikutip Blockonomi menempatkan US$2.678 sebagai resistance terdekat dan US$2.865 sebagai target resistance berikutnya.

Apakah Ethereum masih bullish?

Fundamental dan arus dana saat ini mendukung skenario bullish, tetapi RSI sekitar 79 menunjukkan kondisi overbought. Karena itu, koreksi atau konsolidasi tetap mungkin terjadi sebelum ETH melanjutkan kenaikan.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Emas Tembus US$4.650, Harga Berikutnya US$4.750 atau US$4.886?
Emas Tembus US$4.650, Harga Berikutnya US$4.750 atau US$4.886?

Harga emas menembus US$4.650 dan mengincar US$4.750. Simak peluang menuju US$4.886 serta level support dan resistance penting.

2026-08-25Baca