England vs Argentina: Siapa Lebih Diunggulkan di Prediction Market?
2026-07-13
Laga England vs Argentina diprediksi menjadi salah satu semifinal paling menarik di Piala Dunia 2026. Selain mempertemukan dua tim dengan sejarah panjang di turnamen internasional, pertandingan ini juga menjadi perhatian besar di berbagai prediction market seperti Polymarket dan Kalshi.
Berbeda dengan prediksi dari analis atau rumah taruhan, prediction market menampilkan probabilitas yang terbentuk dari aktivitas jual beli kontrak oleh para pengguna.
Semakin banyak trader yang percaya pada suatu hasil, semakin tinggi probabilitas yang tercermin di pasar.
Lantas, siapa yang lebih diunggulkan menuju final menurut prediction market?
Key Takeaways
England menjadi favorit tipis menurut prediction market, tetapi peluang Argentina tetap besar.
Polymarket dan Kalshi dapat menampilkan probabilitas yang berbeda karena mekanisme pasar dan basis pengguna yang tidak sama.
Prediction market mencerminkan ekspektasi pasar, bukan kepastian hasil pertandingan.
Prediksi England vs Argentina Menurut Prediction Market
Menjelang semifinal, Kalshi dan Polymarket sama-sama menunjukkan pertandingan yang berlangsung sangat ketat.
Meski demikian, sentimen pasar cenderung memberikan keunggulan tipis kepada England untuk melaju ke final.

Sumber: Polymarket
Di pasar taruhan konvensional, England juga diposisikan sebagai favorit tipis atas Argentina, memperlihatkan bahwa ekspektasi pasar secara umum mengarah ke hasil yang sama.

Sumber: Kalshi
Karena kontrak di prediction market diperdagangkan secara real-time, probabilitas tersebut dapat berubah hingga beberapa menit sebelum kick-off apabila muncul informasi baru.
Baca Juga : Piala Dunia 2026 Jadi Momen Kebangkitan Prediction Market
Mengapa England Sedikit Lebih Diunggulkan?
Keunggulan England di prediction market tidak muncul tanpa alasan.
Beberapa faktor yang kemungkinan mempengaruhi sentimen pasar antara lain:
performa England yang relatif konsisten sepanjang turnamen;
kedalaman skuad yang dinilai lebih merata;
kontribusi pemain kunci seperti Jude Bellingham dan Harry Kane;
performa Argentina yang beberapa kali harus melalui pertandingan ketat untuk mencapai semifinal.
Meski demikian, selisih probabilitas yang tipis menunjukkan bahwa pasar masih menganggap Argentina memiliki peluang yang sangat realistis untuk membuat kejutan.
Prediction market dapat membantu membaca sentimen pasar, tetapi keputusan investasi tetap memerlukan riset yang matang. Register di Bittime untuk mengikuti perkembangan pasar aset digital dan mulai berinvestasi dengan lebih mudah.
Mengapa Probabilitas Polymarket dan Kalshi Tidak Selalu Sama?
Walaupun membahas pertandingan yang sama, angka probabilitas di Polymarket dan Kalshi tidak selalu identik.
Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
Basis pengguna yang berbeda.
Likuiditas pasar.
Volume perdagangan.
Waktu pembaruan harga kontrak.
Polymarket menggunakan mekanisme perdagangan berbasis blockchain, sedangkan Kalshi beroperasi sebagai prediction market yang diregulasi di Amerika Serikat.
Perbedaan struktur pasar tersebut membuat harga kontrak dapat bergerak secara berbeda meskipun arahnya sama.
Baca Juga : Mengapa Robinhood Chain Ramai Dibahas? Memecoin dan Prediction Market Jadi Pemicunya
Seberapa Akurat Prediction Market?
Prediction market sering dianggap sebagai salah satu indikator terbaik untuk membaca ekspektasi pasar.
Namun, penting dipahami bahwa prediction market tidak memprediksi masa depan dengan pasti.
Harga kontrak hanya menunjukkan probabilitas berdasarkan informasi yang dimiliki para trader pada saat itu.
Jika muncul kabar cedera pemain, perubahan susunan tim, atau perkembangan lain menjelang pertandingan, probabilitas dapat berubah dengan cepat.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa prediction market cenderung informatif, tetapi tetap memiliki bias dan dipengaruhi struktur pasar serta perilaku peserta.
Baca Juga : Spain vs France: Prediction Market Jagokan Siapa ke Final Piala Dunia 2026?
Faktor yang Bisa Mengubah Peluang Sebelum Kick-off
Probabilitas England maupun Argentina masih dapat berubah menjelang pertandingan.
Beberapa faktor yang biasanya mempengaruhi pasar meliputi:
Pengumuman starting XI.
Kondisi kebugaran pemain.
Akumulasi kartu.
Perubahan strategi pelatih.
Peningkatan volume perdagangan di prediction market.
Semakin dekat ke waktu pertandingan, volatilitas harga kontrak biasanya juga meningkat karena informasi baru lebih cepat diserap oleh pasar.
Ingin memanfaatkan momentum fan token jelang Piala Dunia 2026? Pantau dan trading token populer seperti Chiliz (CHZ) dan Avalanche (AVAX) serta token sepak bola seperti FC Barcelona Fan Token (BAR), Manchester City Fan Token (CITY), hingga Arsenal Fan Token (AFC) dengan mudah di Bittime.
Kesimpulan
Prediction market menunjukkan bahwa England menjadi favorit tipis untuk mengalahkan Argentina dan melaju ke final Piala Dunia 2026.
Namun, selisih probabilitas yang relatif kecil menunjukkan pertandingan diperkirakan berlangsung sangat kompetitif.
Bagi penggemar sepak bola, prediction market dapat menjadi cara menarik untuk membaca sentimen kolektif pasar.
Namun, seperti halnya semua probabilitas, hasil akhirnya tetap akan ditentukan oleh apa yang terjadi di lapangan.
Sambut euforia Piala Dunia 2026 dengan trading fan token favorit seperti BAR, CITY, dan AFC, serta aset populer seperti AVAX dan CHZ, hanya di Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Siapa yang lebih diunggulkan antara England dan Argentina?
Prediction market saat ini menempatkan England sebagai favorit tipis untuk lolos ke final.
Mengapa Polymarket dan Kalshi berbeda?
Karena kedua platform memiliki komunitas pengguna, likuiditas, dan mekanisme perdagangan yang berbeda.
Apakah prediction market sama dengan bookmaker?
Tidak. Prediction market menggunakan mekanisme jual beli kontrak, sedangkan bookmaker menetapkan odds berdasarkan model probabilitas dan manajemen risiko.
Apakah prediction market selalu akurat?
Tidak. Prediction market hanya mencerminkan probabilitas berdasarkan informasi dan sentimen pasar saat itu.
Apakah peluang bisa berubah sebelum pertandingan dimulai?
Ya. Informasi baru seperti cedera pemain, susunan tim, dan aktivitas perdagangan dapat mengubah probabilitas hingga menjelang kick-off.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



