CZ Ingatkan Trader Crypto: Simpan Aset Sendiri atau Pilih Exchange Besar

2026-07-27
CZ Ingatkan Trader Crypto Simpan Aset Sendiri atau Pilih Exchange Terbesar.webp

Setelah BitMEX dan BitMart mengumumkan rencana penghentian operasional exchange mereka, pendiri Binance, CZ (Changpeng Zhao), mengingatkan trader akan risiko keamanan yang terkait dengan penyimpanan aset di exchange kecil. 

Ia menekankan bahwa mengakuisisi exchange kripto lebih rumit daripada membeli bisnis lain karena risiko keamanan dari "legacy backdoors" dan celah keamanan yang ditinggalkan oleh tim sebelumnya. 

CZ menyatakan bahwa trader sebaiknya memilih dua opsi utama: menyimpan aset sendiri (self-custody) atau menggunakan exchange terbesar dengan keamanan terbaik. 

Poin Penting

  • CZ mengakuisisi exchange kripto memiliki risiko keamanan tersembunyi, terutama karena "legacy backdoors" bisa membahayakan aset setelah akuisisi.

  • BitMEX dijadwalkan tutup pada 23 September 2026, sementara BitMart juga mengumumkan penghentian operasional dengan tetap mengizinkan penarikan aset secara tertib.

  • CZ menekankan dua pilihan utama bagi trader: simpan aset sendiri (self-custody) atau pilih exchange terbesar dengan keamanan terbaik.

Keamanan aset adalah prioritas. Daftar di Bittime dan mulai trading dengan percaya diri

BitMEX dan BitMart Tutup Operasi

BitMEX, exchange derivatif kripto yang terkenal, mengumumkan rencana penutupan operasionalnya pada 23 September 2026. 

Sementara itu, BitMart juga menyatakan akan menghentikan operasi exchange-nya dengan tetap memberikan kesempatan bagi pengguna untuk menarik aset mereka secara tertib selama proses wind-down.

Keputusan kedua exchange ini untuk menutup operasi menunjukkan bahwa industri kripto masih menghadapi tantangan besar, baik dari sisi regulasi, keamanan, maupun keberlanjutan bisnis. 

Bagi pengguna, ini menjadi pengingat penting tentang risiko menyimpan aset di exchange, terutama yang tidak termasuk dalam kategori "terlalu besar untuk gagal".

Peringatan CZ: Risiko Akuisisi Exchange Kecil

CZ Ingatkan Trader Crypto Simpan Aset Sendiri atau Pilih Exchange Terbesar - x.webp


Sumber : X/@cz_binance

CZ (Changpeng Zhao) menyoroti bahwa mengakuisisi exchange kripto kecil memiliki risiko yang tidak terlihat. Ia menyatakan:

"The hidden risk isn't the code, it's the key history. You buy the books and the matching engine, you also inherit every person who ever touched a signer, every old backup, every ex admin. Audits read code. They can't tell you who still has a copy of the seed."

Ini berarti bahwa meskipun audit keamanan dapat memeriksa kode dan kontrak pintar, audit tidak bisa mengungkap siapa yang masih memiliki akses ke kunci privat, seed phrase, atau backup lama dari mantan administrator. 

Risiko ini membuat akuisisi exchange kecil menjadi sangat berisiko, karena pembeli bisa mewarisi potensi peretasan dari celah keamanan yang ditinggalkan.

CZ juga menambahkan bahwa akuisisi exchange biasanya didorong oleh keinginan mendapatkan basis pengguna (user base) yang dapat menjadi sumber pendapatan potensial, bukan karena teknologi superior.

"No one is acquiring these type of companies because of tech, it's mainly because of users that are potential revenue. If exchange had superior tech why did it shut down?" ujarnya.

Baca Juga : Apa Itu Custody dalam Kripto? Penjelasan Lengkap

Dua Pilihan untuk Trader: Self-Custody atau Exchange Terbesar

Menanggapi situasi ini, CZ memberikan saran yang jelas bagi trader kripto:

1. Self-Custody (Simpan Aset Sendiri)

Menyimpan aset kripto di wallet pribadi (cold wallet atau hardware wallet) memberi Anda kendali penuh atas aset Anda. Anda tidak perlu khawatir exchange bangkrut, tutup, atau diretas. 

Namun, ini juga berarti Anda bertanggung jawab penuh atas keamanan seed phrase dan private key Anda.

2. Pilih Exchange Besar

Jika Anda tetap ingin menggunakan exchange, pilihlah exchange dengan reputasi keamanan terbaik. 

Exchange besar cenderung memiliki sumber daya lebih besar untuk keamanan siber, tim keamanan yang lebih baik, dan rekam jejak yang lebih teruji.

CZ tampaknya mengindikasikan bahwa Binance, sebagai exchange terbesar, adalah pilihan yang lebih aman dibandingkan exchange kecil yang berisiko tutup atau diretas.

Baca Juga : Wallet Crypto Terbaik 2026 untuk Amankan Asetmu!

Reaksi Pasar dan Komunitas

Peringatan CZ ini mendapat perhatian luas di komunitas kripto. Banyak pengguna di X (Twitter) setuju dengan pandangan CZ, terutama setelah melihat kasus BitMEX dan BitMart yang menutup operasi.

Beberapa komentar menyoroti bahwa ini adalah bukti bahwa "not your keys, not your coins" tetap menjadi prinsip paling fundamental dalam kripto. 

Meskipun exchange besar menawarkan kemudahan dan likuiditas, risiko kehilangan akses ke aset tetap ada jika exchange mengalami masalah.

Implikasi bagi Keamanan Aset Kripto

Kasus BitMEX dan BitMart, serta peringatan CZ, menegaskan beberapa hal penting:

1. Risiko Exchange Selalu Ada

Tidak ada exchange yang 100% aman. Bahkan exchange besar pun bisa diretas, bangkrut, atau terkena regulasi.

2. Self-Custody Adalah Paling Aman

Menyimpan aset sendiri adalah cara terbaik untuk memastikan keamanan jangka panjang, asalkan Anda menjaga seed phrase dengan baik.

3. Diversifikasi Risiko

Jangan menyimpan semua aset di satu exchange. Sebarkan di beberapa wallet dan exchange untuk mengurangi risiko.

4. Pantau Perkembangan Exchange

Jika exchange yang Anda gunakan menunjukkan tanda-tanda masalah (penarikan ditunda, kabar buruk, atau pengumuman penutupan), segera tarik aset Anda.

Baca Juga : Cara Download Bittime di Play Store dan App Store, Gampang!

Kesimpulan

Penutupan BitMEX dan BitMart menjadi pengingat bahwa tidak ada exchange yang kebal terhadap risiko. 

Peringatan CZ tentang risiko akuisisi exchange kecil dan saran untuk memilih self-custody atau exchange terbesar memberikan panduan berharga bagi trader kripto. 

Pada akhirnya, prinsip "not your keys, not your coins" tetap menjadi landasan keamanan aset kripto. 

Pastikan Anda selalu waspada dan mengambil langkah perlindungan yang tepat untuk aset digital Anda.

bittime biaya withdrawal murah

Cek harga Bitcoin (BTC)Ethereum (ETH)XRPSolana (SOL)GRAM, dan BNB juga memecoin unggulan DOGE. Kamu bisa trading langsung di Bittime!

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa yang terjadi dengan BitMEX dan BitMart?

BitMEX dijadwalkan tutup pada 23 September 2026, sementara BitMart juga mengumumkan penghentian operasional exchange dengan tetap mengizinkan penarikan aset secara tertib.

Apa peringatan CZ tentang akuisisi exchange kecil?

CZ memperingatkan bahwa akuisisi exchange kecil berisiko karena "legacy backdoors" dan akses dari mantan tim yang masih bisa membahayakan aset. Audit keamanan tidak bisa mendeteksi siapa yang masih memiliki akses ke seed phrase atau kunci privat.

Apa dua pilihan utama menurut CZ untuk trader?

Simpan aset sendiri (self-custody) atau gunakan exchange terbesar dengan keamanan terbaik.

Mengapa exchange kecil tutup meskipun memiliki teknologi?

CZ menyatakan bahwa akuisisi exchange biasanya didorong oleh keinginan mendapatkan basis pengguna, bukan teknologi superior. Jika exchange punya teknologi superior, mengapa harus tutup?

Apa itu self-custody?

Self-custody adalah menyimpan aset kripto di wallet pribadi (cold wallet atau hardware wallet) sehingga Anda memiliki kendali penuh atas aset Anda.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Inflow Shiba Inu Tembus 2,4 Triliun Token, Apa yang Memicu Lonjakan Besar Ini?
Inflow Shiba Inu Tembus 2,4 Triliun Token, Apa yang Memicu Lonjakan Besar Ini?

Arus masuk Shiba Inu menembus 2,4 triliun SHIB. Ketahui faktor pendorong reli, aksi whale, minat investor Korea, tren harga, serta risiko koreksi tajam.

2026-07-27Baca