Crypto yang Akan Meledak di 2026: Kamu Hold yang Mana?
2026-02-04
Tahun 2026 diprediksi menjadi fase krusial dalam siklus pasar kripto berikutnya. Setelah periode konsolidasi dan regulasi yang semakin matang, banyak analis meyakini bahwa bull run selanjutnya akan dipimpin oleh aset kripto dengan utilitas nyata, adopsi institusional, serta inovasi teknologi yang relevan.
Namun perlu diingat, semua prediksi kripto bersifat spekulatif dan berisiko tinggi, jadi selalu lakukan DYOR (Do Your Own Research) menggunakan uang dingin.
Poin Penting
Tidak semua crypto akan naik bersamaan, seleksi aset jadi kunci
Fundamental dan narasi lebih penting daripada hype semata
Manajemen risiko wajib diterapkan, bahkan di pasar bullish
Crypto Utama yang Diprediksi Naik di 2026

Ethereum (ETH)
Ethereum masih menjadi tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3. Upgrade scaling seperti danksharding dan perkembangan layer-2 (Optimism, Arbitrum, zk-rollup) memperkuat posisi ETH sebagai smart contract platform nomor satu. Jika adopsi institusional terus meningkat, ETH berpotensi menjadi top performer hingga 2026.
Solana (SOL)
Solana dikenal dengan kecepatan transaksi tinggi dan biaya murah. Meski sempat mengalami beberapa network outage di masa lalu, peningkatan stabilitas jaringan dan masuknya whale institusi membuat SOL kembali dilirik. Jika ekosistem DeFi dan NFT Solana terus berkembang, potensi kenaikan agresif hingga 2026 tetap terbuka, meski volatilitasnya tinggi.
Baca Juga: Jual Beli & Trading ETH/IDR | Harga ETH/IDR
Altcoin yang Berpotensi Eksplosif
SUI
SUI adalah layer-1 baru dengan fokus pada skalabilitas dan pengalaman developer. Dukungan developer yang kuat serta pertumbuhan ekosistem yang cepat membuat SUI sering disebut sebagai “dark horse” di siklus berikutnya. Namun, statusnya sebagai pemain baru membuat risikonya juga lebih besar.
XRP
XRP kembali menarik perhatian setelah isu regulasi di AS mulai menemukan kejelasan. Fokus XRP pada pembayaran lintas negara (cross-border payment) menjadikannya relevan untuk adopsi institusional, khususnya di sektor perbankan dan remittance.
ONDO, ZBCN, JITO
Token-token ini berada di narasi RWA (Real World Assets) dan DeFi niche, dua sektor yang diprediksi tumbuh pesat di 2026. Tokenisasi aset dunia nyata seperti obligasi dan surat utang membuka peluang pasar bernilai triliunan dolar, namun tetap sangat sensitif terhadap regulasi.
Cardano (ADA), TRON (TRX), Chainlink (LINK)
Ketiga aset ini sering dianggap “old but gold”.
ADA unggul di pendekatan riset dan skalabilitas jangka panjang
TRX kuat di sektor stablecoin dan transaksi on-chain
LINK menjadi tulang punggung oracle data untuk DeFi dan RWA
Secara teknikal, ketiganya menunjukkan struktur bullish jangka panjang jika market kembali memasuki fase euforia.
Baca Juga: Cara Membeli Tron (TRX) | TRX to IDR | TRX to USDT
Faktor Pendorong Kenaikan Crypto di 2026
Beberapa tren utama yang diprediksi mendominasi pasar kripto di 2026 antara lain:
Dominasi Stablecoin dan RWA
Stablecoin akan semakin terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional, sementara RWA membuka pintu masuk institusi besar.
Seleksi Memecoin yang Lebih Ketat
Tidak semua memecoin akan “to the moon”. Hanya proyek dengan komunitas kuat dan utilitas tertentu yang berpeluang bertahan.
NFT Comeback dengan Use Case Baru
NFT tidak lagi sekadar JPEG, tapi akan terintegrasi dengan gaming, identitas digital, dan lisensi aset.
Token Baru dari Bull Run Siklus Berikutnya
Secara historis, bull run selalu melahirkan token baru dengan kapitalisasi kecil yang bisa mengalami lonjakan ekstrem, namun juga paling berisiko.
Perlu dicatat, kombinasi market cap rendah + hype komunitas bisa memicu volatilitas tinggi, baik ke atas maupun ke bawah.
Baca Juga: Stablecoin RWA: Dapatkah Mengguncang Sistem Perbankan Konvensional?
Ringkasan Potensi dan Risiko
Mulai dari Platform yang Tepat
Jika kamu tertarik mempersiapkan portofolio kripto untuk jangka menengah hingga panjang, pastikan kamu menggunakan platform yang aman dan teregulasi.
Salah satu langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah melakukan registrasi di platform Bittime, sehingga kamu bisa memantau, membeli, dan mengelola aset kripto dengan lebih mudah dan terstruktur.
Baca Juga: Daftar Bittime Futures Public Beta Waitlist dan Dapatkan Hadiah Trial Funds s.d 1500 USDT
Kesimpulan
Crypto yang akan meledak di 2026 kemungkinan besar berasal dari kombinasi aset besar yang sudah matang seperti ETH dan SOL, serta altcoin dengan narasi kuat seperti RWA, DeFi niche, dan layer-1 generasi baru.
Meski peluangnya besar, risikonya juga tidak kecil. Kunci utama adalah riset mandiri, diversifikasi, dan disiplin terhadap strategi investasi. Jadi, dari semua crypto di atas, kamu hold yang mana?
FAQ
Apa benar crypto akan bull run lagi di 2026?
Banyak analis memprediksi siklus bullish berikutnya terjadi sebelum atau sekitar 2026, namun tidak ada jaminan pasti.
Crypto apa yang paling aman untuk jangka panjang?
Umumnya crypto dengan fundamental kuat dan adopsi luas seperti BTC dan ETH dianggap lebih stabil dibanding altcoin kecil.
Apakah altcoin lebih menguntungkan dari Bitcoin?
Potensi keuntungan altcoin bisa lebih besar, tetapi risikonya juga jauh lebih tinggi.
Apa itu RWA dalam crypto?
RWA adalah tokenisasi aset dunia nyata seperti obligasi, properti, atau surat utang ke dalam blockchain.
Apakah cocok investasi crypto untuk pemula?
Cocok jika dimulai dengan edukasi, nominal kecil, dan strategi jangka panjang, bukan sekadar ikut hype.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




