The Root Network (ROOT): Infrastruktur Blockchain untuk Open Metaverse & Tokenomics Lengkap
2026-01-22
Perkembangan Web3 dan metaverse menuntut infrastruktur blockchain yang tidak hanya aman dan terdesentralisasi, tetapi juga ramah pengguna. Banyak jaringan masih menghadapi kendala onboarding, biaya gas yang kompleks, serta interoperabilitas aset lintas ekosistem.
The Root Network (ROOT) hadir sebagai solusi Layer-1 yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan tersebut, dengan fokus pada pengalaman pengguna, NFT, dan ekonomi digital berbasis metaverse.
Key Takeaways
- The Root Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang khusus untuk open metaverse dan onboarding Web3.
- ROOT berfungsi sebagai token governance, staking, dan tulang punggung ekonomi Futureverse.
- Model multi-token gas dan sistem reward Vortex membedakan ROOT dari blockchain lain.
Apa Itu The Root Network (ROOT)?
The Root Network (TRN) adalah blockchain Layer-1 yang dikembangkan sebagai hub infrastruktur open metaverse.
Fokus utama jaringan ini adalah meningkatkan pengalaman pengguna Web3, terutama pada tahap onboarding, tanpa mengorbankan fleksibilitas dan kepemilikan aset digital.
Berbeda dengan blockchain konvensional yang sering memiliki UX kompleks, The Root Network mengintegrasikan teknologi account abstraction, multi-token gas, dan runtime khusus agar pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi Web3 secara lebih sederhana dan aman.
Baca Juga: Cara Beli The Root Network (ROOT) di Bittime: Panduan Lengkap untuk Pemula
Cara Kerja The Root Network (ROOT)
The Root Network dibangun menggunakan Substrate core, memungkinkan pengembang menyesuaikan runtime blockchain sesuai kebutuhan aplikasi.
Jaringan ini juga EVM-compatible, sehingga smart contract berbasis Solidity dari Ethereum dapat dijalankan secara native.
Selain itu, The Root Network mengandalkan runtime bawaan (bukan hanya smart contract) untuk NFT, fungible token, DEX, oracle, dan gas economy.
Pendekatan ini membuat pengembang bisa membangun aplikasi tanpa harus menulis atau men-deploy smart contract secara manual.
Mulai perjalanan kripto kamu bersama platform lokal terpercaya — daftar Bittime hari ini!
Infrastruktur NFT dan DEX di The Root Network
Salah satu keunggulan utama TRN adalah NFT Runtime tingkat jaringan. NFT tidak berada di level kontrak individual, melainkan terintegrasi langsung ke protokol inti.
Hal ini menciptakan interoperabilitas aset yang konsisten, termasuk royalti terstandarisasi, NFT-to-NFT swap, dan kompatibilitas dengan standar XRPL XLS-20.
Untuk perdagangan aset, The Root Network menyediakan DEX in-chain yang memungkinkan:
- Trading token dan NFT
- Pembuatan liquidity pool
- Price discovery tanpa smart contract
DEX ini juga terhubung dengan XRPL DEX untuk menarik likuiditas eksternal.
Baca Juga: Strategi Trading Kripto buat Pemula, Jangan Lakuin Ini!
Token ROOT dan Fungsinya
ROOT adalah token infrastruktur utama dalam The Root Network. Fungsinya meliputi:
- Governance protokol (upgrade jaringan, runtime, dan kebijakan ekonomi)
- Proof-of-Stake untuk validator dan delegator
- Basis ekonomi Futureverse (game, NFT, dan marketplace)
- Insentif data marketplace dan aplikasi pihak ketiga
ROOT tidak selalu digunakan sebagai gas karena TRN mengadopsi any-token gas economy, di mana transaksi dapat dibayar menggunakan XRP, ROOT, atau token lain yang disetujui.
Cek harga 1 ROOT ke IDR hari ini!
Tokenomics The Root Network (ROOT)
Total suplai ROOT adalah 12 miliar token, dengan distribusi yang dirancang untuk jangka panjang:
- Community rewards: 20%
- Land & game mechanics: 20%
- Ecosystem development: 10%
- Block reward bootstrap: 10%
- Burn-to-mine (CENNZ): 10%
- Futureverse: 15%
- Liquidity providers: 5%
- DAO treasury: 5%
- Advisors: 5%
Reward jaringan dikumpulkan dalam sistem Vortex, lalu dibagikan ke staker, nominator, dan validator berdasarkan durasi staking dan kontribusi kerja (Work Points).
Baca Juga: Simulasi Cicil Emas 2026: Contoh Perhitungan & Tips Sebelum Mulai
Harga Token ROOT dan Prospek Ekosistem
Harga token ROOT sangat dipengaruhi oleh:
- Pertumbuhan ekosistem Futureverse
- Adopsi NFT runtime dan DEX
- Aktivitas staking dan governance
- Integrasi lintas jaringan seperti XRPL dan Ethereum
Dengan fokus pada game, metaverse, dan interoperabilitas aset, ROOT diposisikan sebagai infrastructure token, bukan sekadar aset spekulatif.
Kesimpulan
The Root Network (ROOT) menghadirkan pendekatan baru dalam membangun blockchain untuk open metaverse.
Dengan EVM compatibility, multi-token gas, NFT runtime native, dan sistem reward berbasis Vortex, ROOT menawarkan fondasi kuat bagi pengembang dan pengguna Web3.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Apa itu The Root Network (ROOT)?
The Root Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang sebagai hub open metaverse dengan fokus UX, interoperabilitas, dan onboarding Web3.
Apa fungsi token ROOT?
ROOT digunakan untuk governance, staking Proof-of-Stake, reward jaringan, dan ekonomi game serta aplikasi Futureverse.
Bagaimana cara kerja gas fee di The Root Network?
TRN menggunakan sistem multi-token gas, memungkinkan transaksi dibayar dengan ROOT, XRP, atau token lain yang disetujui.
Apakah The Root Network mendukung NFT dan DEX?
Ya, TRN memiliki NFT runtime native dan DEX in-chain tanpa perlu smart contract.
Apa yang membedakan ROOT dari token blockchain lain?
ROOT menggabungkan governance, staking, dan utilitas metaverse dalam satu ekosistem dengan UX yang lebih ramah pengguna.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.





