Apa Itu LAB Crypto? Panduan Lengkap Token LAB dan Ekosistem Trading Multi-Chain-nya

2026-05-08

Apa Itu LAB Crypto Panduan Lengkap Token LAB dan Ekosistem Trading Multi-Chain-nya.png

Pasar kripto sedang diramaikan satu nama: LAB. Token ini bukan sekadar aset spekulatif biasa — di balik simbol $LAB berdiri sebuah infrastruktur trading multi-chain yang menggabungkan eksekusi perdagangan lintas blockchain dengan mesin riset berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Awal mula koin LAB meluncur secara resmi lewat Binance Alpha pada Oktober 2025 dan sejak saat itu perjalanannya tidak pernah membosankan: dari harga perdana sekitar $0,07, token ini pernah menyentuh all-time high di kisaran $3,41 hanya dalam beberapa bulan. 

Hari ini, 8 Mei 2026, LAB resmi listing di Bittime pukul 16.00 WIB — momen yang kembali menempatkan crypto LAB di radar trader Indonesia.

Key Takeaways

  • LAB adalah token native dari platform trading multi-chain yang mendukung spot, limit order, dan perpetual futures di BNB Chain, Solana, Ethereum, dan jaringan lainnya dalam satu antarmuka tunggal.
  • Token diluncurkan lewat Binance Alpha pada 14 Oktober 2025 sebagai TGE ke-40 eksklusif Binance Wallet, dengan total supply 1 miliar LAB dan 230,4 juta di antaranya sudah beredar di pasar.
  • Listing LAB di Bittime dijadwalkan hari ini, Jumat 8 Mei 2026 pukul 09.00 UTC (16.00 WIB), membuka akses lebih luas bagi pengguna Indonesia untuk memperdagangkan coin LAB.

 

Banner Daftar Bittime

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.

Apa Itu LAB Crypto?

Sebelum berbicara angka dan harga, penting dipahami dulu apa yang sebenarnya dibangun oleh LAB.

Crypto LAB adalah token native dari LAB Terminal — sebuah platform trading on-chain yang dirancang untuk menyatukan eksekusi perdagangan dari berbagai blockchain ke dalam satu layar. 

Sebelumnya dikenal sebagai MemesLab, proyek ini berevolusi menjadi ekosistem lengkap di bawah nama LAB dengan flagship product bernama LAB Terminal.

Secara teknis, LAB beroperasi di BNB Chain (sebagai deployment utama) dan terintegrasi dengan Solana, Ethereum, Base, TON, serta jaringan Monad yang ditambahkan pada Desember 2025. 

Platform ini memproses order dari berbagai DEX — Raydium di Solana, Uniswap di Ethereum, PancakeSwap di BNB Chain — melalui satu antarmuka dengan satu wallet yang terhubung.

Dalam dua bulan pertama operasionalnya, LAB Terminal telah memproses lebih dari $820 juta total volume trading dan lebih dari 2,5 juta transaksi, dengan lebih dari 30.000 trader aktif.

LAB chain.jpeg

Baca Juga: Apa itu Russian Oil Asset Reserve ($ROAR) Coin?

Fitur Utama LAB Terminal

LAB Terminal bukan sekadar agregator DEX biasa. Platform ini menawarkan tiga jenis order yang mencakup kebutuhan berbagai profil trader:

Spot Market Order untuk eksekusi instan, Limit Order yang menunggu harga target tertentu, dan Perpetual Futures dengan leverage. Semua diproses melalui algoritma proprietary yang diklaim mengoptimalkan kecepatan eksekusi dan kualitas fill order, dengan biaya trading flat 0,5% di semua chain.

Fitur-fitur unggulan lainnya mencakup:

  • Boost Mode — preset pengaturan trading yang bisa disimpan untuk eksekusi cepat tanpa konfigurasi ulang
  • BSC Flip Mode — fitur khusus untuk trading cepat di BNB Chain
  • Limit Order Offset from Current Price — kontrol lebih presisi dalam penempatan order
  • AI Research Engine — mesin riset berbasis AI yang menghasilkan strategi trading yang bisa ditindaklanjuti
  • Enhanced Portfolio View — tampilan PnL per trade dan PnL total posisi aktif secara real-time

Pada 3 Mei 2026, LAB juga meluncurkan aplikasi mobile resmi untuk iOS dan Android — langkah penting yang mengubah platform dari terminal berbasis browser menjadi gateway DeFi yang bisa diakses kapan saja.

Baca Juga: Cara Konversi IDR to USDT di Bittime, Panduan untuk Pemula 

Tokenomics LAB: Angka yang Perlu Kamu Pahami

Memahami tokenomics adalah kunci sebelum memutuskan untuk membeli coin LAB. Berikut gambaran lengkapnya:

Total Supply: 1.000.000.000 LAB (1 miliar)
 Circulating Supply: 230.400.000 LAB (~23,04%)
 Fully Diluted Valuation (FDV): ~$380,95 juta (berdasarkan data CMC)

LAB menerapkan desain tokenomics deflationary, termasuk mekanisme airdrop dan buyback. Pasca-TGE Oktober 2025, tim LAB melakukan buyback signifikan: membeli kembali lebih dari 20,9 juta token LAB senilai sekitar $2,35 juta dari Binance Alpha, Bitget, dan PancakeSwap dalam satu jendela 30 jam, berdasarkan analisis Lookonchain.

Penting dicatat bahwa gap antara circulating supply dan total supply masih besar. Sekitar 282 juta LAB masih terkunci, sementara 508 juta lainnya dikategorikan sebagai "TBD locked." Ini artinya potensi dilusi supply ke depan adalah faktor risiko nyata yang perlu dipertimbangkan.

Token LAB difungsikan untuk: governance platform, akses fitur premium, program referral empat level, serta distribusi rewards melalui Loyalty Airdrop Program bagi trader aktif.

Baca Juga: Prediksi Harga Pi Network dan Prospek Jangka Panjangnya

Perjalanan Harga dan Momentum Terkini

LAB memulai perjalanannya dengan senyap. Diluncurkan pada Desember 2025 di kisaran $0,07, token ini menghabiskan beberapa bulan pertama dalam fase konsolidasi. 

Momentum besar datang pada akhir April 2026 ketika kombinasi antisipasi peluncuran aplikasi mobile dan aktivitas derivatif yang agresif mendorong harga dari bawah $1 hingga menyentuh sekitar $3,83 dalam dua hari.

All-time high LAB tercatat di kisaran $3,41–$3,83 (akhir April–awal Mei 2026), sebelum koreksi tajam terjadi. 

On-chain data mengungkap adanya wallet yang diduga insider yang meraih keuntungan sekitar $1,13 juta selama lonjakan tersebut — sebuah kejadian yang memicu perdebatan soal transparansi dan pengawasan pasar, termasuk dari analis blockchain ZachXBT.

Saat ini, dengan listing di Bittime hari ini, LAB kembali menjadi sorotan. Sejak TGE, LAB sudah naik lebih dari 412% dari all-time low-nya.

Berdasarkan data CMC hari ini, LAB diperdagangkan di level 4,45 dollar AS per koin.

LAB coin.png

Baca Juga: 9 Kelebihan Investasi Emas Digital yang Menguntungkan 2026 (XAUT & PAXG)

LAB Listing di Bittime: Apa Artinya?

Bagi pengguna Indonesia, kabar penting datang langsung: LAB resmi listing di Bittime pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 09.00 UTC atau 16.00 WIB.

Bittime adalah salah satu exchange kripto berlisensi di Indonesia yang terdaftar di Bappebti (sekarang OJK). Listing ini membuka akses langsung bagi trader domestik untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan coin LAB tanpa harus menggunakan platform luar negeri atau DEX.

Listing di exchange berlisensi lokal biasanya menjadi sinyal peningkatan aksesibilitas dan kepercayaan pasar — meskipun ini bukan jaminan pergerakan harga tertentu.

Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Artikel ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan sisi risikonya secara jujur. LAB adalah proyek yang masih muda — TGE-nya baru Oktober 2025 — dengan volatilitas yang sangat tinggi. Beberapa faktor risiko utama:

Supply overhang adalah yang paling nyata: hanya sekitar 23% dari total supply yang beredar saat ini. Ketika token-token yang terkunci mulai masuk sirkulasi, tekanan jual bisa signifikan.

Konsentrasi kepemilikan juga menjadi perhatian. Kritik dari komunitas menyebutkan bahwa sebagian besar token masih dipegang oleh tim pengembang, yang berpotensi memengaruhi price action secara tidak proporsional.

Volatilitas ekstrem sudah terbukti: token ini pernah mengalami crash 84% dalam delapan jam, menghapus lebih dari $250 juta nilai pasar dalam satu akhir pekan.

Seperti selalu berlaku di kripto: lakukan riset sendiri (DYOR) dan jangan investasikan lebih dari yang sanggup kamu tanggung kehilangannya.

Kesimpulan

LAB bukan sekadar coin baru yang memanfaatkan tren AI. Di baliknya ada infrastruktur trading nyata — platform yang sudah memproses ratusan juta dolar volume transaksi, memiliki puluhan ribu pengguna aktif, dan terus berkembang dengan integrasi multi-chain yang makin luas. Listing di Bittime hari ini membuka babak baru akses LAB bagi pasar Indonesia.

Namun demikian, seperti semua aset kripto tahap awal, LAB datang dengan risiko yang tidak kecil. Tokenomics dengan float yang rendah menciptakan volatilitas dua arah yang tajam. 

Produk nyata ada, tapi jalan menuju adopsi massal masih panjang. Bagi yang tertarik, memahami fundamentalnya — bukan hanya harganya — adalah titik awal yang paling bijak.

FAQ

Apa itu LAB crypto? 

LAB adalah token native dari LAB Terminal, platform trading multi-chain yang mendukung spot, limit order, dan perpetual futures di berbagai blockchain seperti BNB Chain, Solana, dan Ethereum melalui satu antarmuka terintegrasi dengan mesin AI.

Kapan coin LAB diluncurkan? 

LAB diluncurkan melalui Binance Alpha sebagai TGE ke-40 eksklusif Binance Wallet pada 14 Oktober 2025, dengan harga perdana berkisar $0,07 saat mulai beredar di pasar pada Desember 2025.

Berapa total supply coin LAB? 

Total supply LAB adalah 1 miliar token, dengan sekitar 230,4 juta (23,04%) yang saat ini beredar di pasar dan sisanya masih dalam kondisi terkunci.

Di mana bisa beli crypto LAB di Indonesia? 

Mulai 8 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, LAB sudah bisa diperdagangkan di Bittime, exchange kripto berlisensi Indonesia. LAB juga tersedia di berbagai DEX dan exchange internasional.

Apa fungsi token LAB dalam ekosistemnya? 

Token LAB digunakan untuk governance platform, akses fitur premium, program referral empat level, dan distribusi rewards bagi trader aktif melalui Loyalty Airdrop Program.

Apakah LAB aman untuk diinvestasikan? 

LAB adalah proyek kripto tahap awal dengan volatilitas sangat tinggi dan risiko supply dilusi yang nyata. Artikel ini bukan saran investasi — selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum berinvestasi.

Apa yang membedakan LAB dari platform trading lainnya? 

LAB mengintegrasikan eksekusi multi-chain, AI research engine, dan tiga jenis order (spot, limit, perps) dalam satu terminal — trader tidak perlu berpindah-pindah platform atau wallet untuk trading di berbagai blockchain.

 

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

 

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Cara Beli LAB Crypto di Bittime — Panduan Lengkap untuk Investor Indonesia
Cara Beli LAB Crypto di Bittime — Panduan Lengkap untuk Investor Indonesia

Bagi kamu yang sudah mengikuti pergerakan LAB crypto beberapa minggu terakhir, momen listing ini cukup dinantikan: token yang sempat melonjak lebih dari 1.500% dari harga terendahnya di Desember 2025 kini bisa dibeli langsung dengan rupiah. Kalau kamu ingin tahu cara beli LAB di Bittime tanpa ribet dan aman secara regulasi, panduan ini akan membedahnya dari awal sampai akhir — termasuk apa itu LAB coin, mengapa banyak trader memperhatikannya, dan apa saja risiko yang perlu dipahami sebelum masuk posisi.

2026-05-08Baca