Apa itu Clawdbot? Asisten AI yang Viral dan Kontroversial
2026-01-28
Dalam beberapa waktu terakhir, Clawdbot ramai diperbincangkan di kalangan pengembang AI dan tech enthusiast. Banyak yang penasaran apa itu Clawdbot, kenapa proyek ini tiba-tiba viral, dan kenapa namanya kemudian berubah menjadi Moltbot.
Di balik hype, Clawdbot menawarkan konsep asisten AI yang cukup berbeda dari chatbot kebanyakan, sekaligus menyimpan cerita kontroversial terkait scam token kripto.
Artikel ini akan membahas Clawdbot secara lengkap, mulai dari konsep, cara kerja, fitur utama, hingga alasan rebranding. Baca artikel ini untuk mengetahui selengkapnya!
Key Takeaways
- Clawdbot adalah asisten AI open-source berbasis messaging yang bisa terhubung ke WhatsApp, Telegram, Slack, dan lainnya.
- Clawdbot dirancang sebagai “AI gateway” dengan memori, proaktif, dan kemampuan automasi.
- Clawdbot berganti nama menjadi Moltbot setelah kasus penyalahgunaan identitas dan scam token kripto.
Apa itu Clawdbot?

Sumber Gambar: India Today
Clawdbot adalah asisten AI open-source dengan pendekatan messaging-first. Artinya, kamu berinteraksi dengan AI ini langsung lewat aplikasi chat sehari-hari seperti WhatsApp, Telegram, iMessage, Slack, atau Discord.
Alih-alih membuka website atau dashboard khusus, kamu cukup mengirim pesan seperti sedang chat dengan rekan kerja. Balasannya muncul di thread yang sama, dan percakapan tetap sinkron di semua perangkat karena semuanya terjadi di layer messaging.
Di balik layar, Clawdbot berjalan sebagai layanan latar belakang di mesin yang kamu kontrol sendiri, bisa di komputer pribadi atau server cloud murah (VPS).
Banyak orang mengira butuh “Mac mini farm”, padahal kenyataannya server sekitar $5 per bulan sudah cukup untuk sebagian besar use case.
Baca Juga: Apa itu Moonbirds (BIRB)? Dari Proyek NFT Menjadi Token di Solana
Cara Kerja Clawdbot
Cara paling gampang memahami Clawdbot adalah dengan model berikut:
Aplikasi Chat ⇄ Gateway Clawdbot ⇄ Model AI + Tools
Pesan yang kamu kirim lewat WhatsApp atau Telegram akan diterima oleh Clawdbot sebagai “gateway”.
Lalu, gateway ini akan:
- Menentukan apa yang harus dilakukan.
- Memanggil model AI pilihanmu (seperti ChatGPT atau Claude).
- Menjalankan aksi tambahan jika diperlukan.
- Mengirim balasan kembali ke chat yang sama.
Inilah yang membuat Clawdbot berbeda dari chatbot biasa. Bukan hanya antarmuka tunggal, tetapi juga bertindak sebagai orkestrator yang bisa menyatukan banyak inbox, menyimpan konteks, dan menjalankan tugas terjadwal.
Baca Juga: Apa itu Brevis (BREV)? Roadmap, Utilitas, Tokenomics, dan Harga
Alasan Mengapa Clawdbot Sangat Populer
Ada tiga alasan utama kenapa Clawdbot banyak dibicarakan dan membuat banyak orang merasa “ini yang seharusnya menjadi Siri”:
1. Memori yang Persisten: Clawdbot bisa mengingat preferensi kamu, proyek yang sedang berjalan, dan pola kerja harian. Semakin lama digunakan, asisten ini terasa makin personal dan relevan.
2. Proaktif, Bukan Pasif: Berbeda dengan chatbot biasa yang menunggu perintah, Clawdbot bisa menghubungi kamu lebih dulu. Misalnya, mengingatkan deadline, memberi notifikasi saat kondisi tertentu terpenuhi, atau menyarankan langkah selanjutnya.
3. Automasi Nyata: Jika dihubungkan dengan tools, Clawdbot bisa menjalankan script, mengambil data, membuat ringkasan, mengatur workflow, hingga mengotomatisasi pekerjaan repetitif. Bukan cuma “ngobrol”, tetapi benar-benar bekerja.
Baca Juga: Apa itu Clovis (CLO)? Platform Cross-Chain dari Yei Finance
Kegunaan Praktis Clawdbot
Secara praktis, Clawdbot bisa digunakan untuk:
- Mengelola tugas dan reminder pribadi.
- Mengambil dan merangkum email atau dokumen.
- Menjalankan automasi berbasis jadwal.
- Menghubungkan kalender, catatan, dan layanan lain.
- Menjadi asisten kerja harian yang selalu aktif di background.
Karena open-source, kemampuan ini sangat bergantung pada konfigurasi dan integrasi yang kamu pasang.
Selain itu, Clawdbot bisa dihubungkan ke berbagai layanan “dunia nyata” seperti kalender, email, browser, hingga smart home. Dari sisi privasi, keunggulan utamanya adalah kontrol ada di tangan pengguna.
Routing pesan dan logika otomasi berjalan di mesin milikmu sendiri. Model AI tetap memproses prompt di provider masing-masing (kecuali pakai model lokal), tetapi “otak asisten”-nya tidak dikendalikan pihak ketiga.
Baca Juga: Apa itu Bounce Token (AUCTION)? Fungsi, Tokenomics, dan Harga
Clawdbot Rebranding Menjadi Moltbot
Penting untuk diluruskan bahwa Clawdbot bukan dan tidak pernah menjadi proyek kripto. Penciptanya, Peter Steinberger, secara tegas menolak keterkaitan apa pun dengan token atau aset kripto.
Masalah bermula saat Clawdbot semakin viral di komunitas AI open-source. Dalam proses rebranding akibat masalah merek dagang dengan Anthropic, Clawdbot berganti nama menjadi Moltbot.
Sayangnya, transisi ini dimanfaatkan oleh scammer. Identitas daring Steinberger dibajak, termasuk akun X (Twitter) dan GitHub lama, lalu digunakan untuk mempromosikan token palsu yang mengeklaim keterlibatan Clawdbot.
Steinberger berkali-kali menegaskan bahwa ia:
- Tidak pernah menerbitkan token.
- Tidak mendukung proyek kripto apa pun.
- Tidak akan menerima bayaran dari peluncuran atau endorsement token.
Kasus ini bahkan berujung pada pelecehan online, spam, hingga gangguan terhadap komunitas pengguna Clawdbot.
Baca Juga: Apa itu RAI Token (RAI)? Fungsi, Tokenomics, Roadmap, dan Harga
Risiko Keamanan dan Peringatan
Popularitas Clawdbot juga memunculkan kekhawatiran keamanan. Browser Brave secara terbuka memperingatkan bahwa AI agent yang selalu aktif bisa berisiko jika salah konfigurasi.
Oleh sebab itu, pengguna disarankan:
- Menjalankan bot di mesin terpisah.
- Membatasi akses akun.
- Tidak menghubungkannya langsung ke internet tanpa proteksi.
Hal ini menunjukkan bahwa meski powerful, Clawdbot tetap membutuhkan pemahaman teknis yang matang.
Baca Juga: Apa itu Pirate Chain (ARRR)? Teknologi, Tokenomics, dan Harga
Kesimpulan
Clawdbot adalah gambaran masa depan asisten AI yang lebih natural, proaktif, dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Konsep messaging-first membuatnya terasa seperti asisten sungguhan, bukan sekadar chatbot di tab browser.
Namun, penting dipahami bahwa Clawdbot (kini Moltbot) bukan proyek kripto. Perubahan nama dilakukan karena isu merek dagang dan kasus scam token yang memanfaatkan popularitasnya.
Bagi pengguna yang tertarik, Clawdbot menawarkan potensi besar, tetapi juga menuntut kehati-hatian dari sisi keamanan dan konfigurasi.
Baca Juga: Apa itu Dolomite (DOLO)? Fitur, Tokenomics, dan Harga
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.
FAQ
Apa itu Clawdbot?
Clawdbot adalah asisten AI open-source berbasis messaging yang bisa terhubung ke berbagai aplikasi chat dan menjalankan automasi.
Apakah Clawdbot adalah proyek kripto?
Tidak. Penciptanya secara tegas menolak keterlibatan dengan aset kripto atau token apa pun.
Kenapa Clawdbot berubah nama jadi Moltbot?
Karena masalah merek dagang dan penyalahgunaan identitas oleh scammer yang mempromosikan token palsu.
Apakah Clawdbot aman digunakan?
Aman jika dikonfigurasi dengan benar, tapi tetap memiliki risiko keamanan jika dijalankan tanpa pembatasan akses.
Siapa yang cocok menggunakan Clawdbot?
Pengembang, profesional, dan pengguna teknis yang ingin asisten AI personal dengan kontrol penuh dan kemampuan automasi tinggi.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



