Apa itu Dolomite (DOLO)? Fitur, Tokenomics, dan Harga
2026-01-13
Apa itu Dolomite (DOLO) dan mengapa proyek ini dianggap bukan sekadar protokol pinjam-meminjam biasa dan berbeda dari platform lending DeFi pada umumnya?
Dengan teknologi seperti Dynamic Collateral dan Smart Debt, proyek ini mencoba menghadirkan efisiensi modal yang lebih tinggi dalam satu ekosistem terdesentralisasi. Baca artikel ini untuk mengetahui fitur utama, tokenomics, dan harga DOLO hari ini.
Key Takeaways
- Dolomite adalah protokol money market dan trading DeFi dengan sistem Dynamic Collateral.
- DOLO merupakan token utama untuk governance, insentif, dan likuiditas.
- Pengguna bisa tetap staking, voting, dan earning sambil menjaminkan aset.
Apa itu Dolomite (DOLO)?

Sumber Gambar: Dolomite
Dolomite (DOLO) adalah protokol decentralized money market dan trading yang dirancang untuk memberikan solusi lending, borrowing, dan trading yang lebih efisien dari sisi modal.
Berbeda dengan platform DeFi konvensional, Dolomite memungkinkan aset yang dijadikan jaminan tetap bisa digunakan untuk aktivitas lain seperti staking, voting, atau menghasilkan reward.
Fitur ini dimungkinkan berkat sistem Dynamic Collateral, di mana aset tidak “menganggur” saat dijadikan jaminan. Hal ini membuat Dolomite sangat menarik bagi pengguna DeFi yang ingin memaksimalkan produktivitas aset mereka.
Baca Juga: Apa itu Trusta AI (TA)? Produk Utama, Fungsi, Tokenomics, Harga
Fitur Utama Dolomite (DOLO)
Dolomite (DOLO) dibangun dengan arsitektur modular yang sangat fleksibel. Protokol ini mampu mendukung hingga 1.000 jenis aset berbeda dan mudah terintegrasi dengan protokol DeFi lain, sehingga membuka peluang komposabilitas lintas ekosistem.
Beberapa fitur utama Dolomite (DOLO) antara lain:
1. Dynamic Collateral System
Pengguna tetap bisa menggunakan aset yang dijaminkan untuk aktivitas lain, seperti staking atau governance, tanpa harus mengorbankan likuiditas.
2. Automatic E-Mode
E-Mode secara otomatis menyesuaikan rasio LTV berdasarkan korelasi harga antara aset jaminan dan aset pinjaman.
Jika pergerakan harganya selaras, pengguna bisa mendapatkan leverage yang lebih tinggi dengan risiko yang lebih terkontrol.
3. Smart Debt & Smart Collateral
Sistem ini memungkinkan aset utang dan jaminan dimanfaatkan sebagai likuiditas untuk swap antar aset yang memiliki korelasi harga.
Dengan cara ini, pengguna bisa memperoleh fee trading sambil tetap mendapatkan yield dari lending, sehingga biaya pinjaman bisa ditekan.
4. Zap dan Strategies Hub
Fitur Zap memudahkan pengguna melakukan leverage atau hedging hanya dengan satu klik, tanpa harus repot mengatur flash loan secara manual.
Sementara itu, Strategies Hub menyederhanakan strategi DeFi lanjutan seperti looping, pair trading, hingga delta-neutral yield farming agar lebih mudah diakses oleh pengguna umum.
Baca Juga: Apa itu Polyhedra Network (ZKJ)? Teknologi, Fungsi, Tokenomics, Harga
Token DOLO
Ekosistem Dolomite ditopang oleh DOLO, token ERC-20 yang tersedia di berbagai jaringan seperti Berachain, Ethereum, Arbitrum, dan jaringan lain.
Menariknya, token DOLO memiliki alamat token yang sama di seluruh jaringan dan bersifat cross-chain native berkat teknologi Chainlink CCIP.
Dalam ekosistem Dolomite, terdapat tiga jenis token utama:
1. DOLO: Token utama yang bisa diperdagangkan di pasar dan digunakan sebagai fondasi governance serta insentif ekosistem.
2. veDOLO: Token governance berbasis time-lock yang memberikan hak suara, pembagian pendapatan protokol, dan manfaat partisipasi lanjutan. Token ini bisa dicairkan lebih awal, tetapi dengan penalti tertentu.
3. oDOLO: Token insentif untuk liquidity provider yang bisa dikonversi menjadi veDOLO dengan harga diskon, sehingga mendorong partisipasi jangka panjang.
Baca Juga: Apa itu Obol (OBOL)? Teknologi, Tokenomics, dan Harga
Tokenomics Dolomite (DOLO)
Distribusi token DOLO dirancang untuk menyeimbangkan insentif komunitas, investor, dan pertumbuhan jangka panjang DAO.
Berikut tokenomics DOLO:
Team: 20,21%
Advisors: 0,21%
Seed Investor: 13,79%
Strategic Investors: 1,39%
Ecosystem Incentives 1: 20,00%
Ecosystem Incentives 2: 3,00%
Ecosystem Incentives 3: 2,75%
Protocol-Owned Liquidity: 2,00%
Service Providers: 3,00%
Boyco Incentives: 3,00%
Treasury: 10,65%
Retroactive Airdrop: 20,00%
Dari total suplai, sekitar 46,82% token sudah beredar, sementara sisanya masih terkunci untuk mendukung keberlanjutan ekosistem.
Baca Juga: Apa itu Maduro Memes? Panduan Lengkap dan Cara Beli MADURO Coin
Harga DOLO Hari Ini

Berdasarkan chart terbaru, harga DOLO hari ini berada di kisaran Rp1,117 dengan kenaikan harian yang sangat signifikan.
Dalam 24 jam terakhir, DOLO mencatatkan lonjakan harga lebih dari +50%, disertai volume perdagangan yang meningkat tajam.
Secara teknikal, pergerakan harga menunjukkan adanya breakout dari area konsolidasi sebelumnya, dengan volume yang mendukung.
Kondisi ini biasanya mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap token DOLO, meskipun tetap perlu diwaspadai potensi koreksi jangka pendek.
Baca Juga: Apa itu INDR Token? Stablecoin Indonesia Berbasis Rupiah (IDR)
Kesimpulan
Jadi, Dolomite (DOLO) adalah protokol DeFi inovatif yang menggabungkan lending, borrowing, dan trading dengan efisiensi modal tinggi.
Dengan fitur seperti Dynamic Collateral, Smart Debt, dan sistem token multi-layer, Dolomite menawarkan pendekatan baru dalam memaksimalkan aset kripto.
Sementara itu, DOLO sebagai token utama berperan penting dalam governance, insentif, dan pertumbuhan ekosistem jangka panjang.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.
FAQ
Apa itu Dolomite (DOLO)?
Dolomite adalah protokol DeFi untuk lending, borrowing, dan trading dengan sistem jaminan dinamis.
Apa fungsi token DOLO?
DOLO digunakan untuk governance, insentif ekosistem, dan likuiditas protokol.
Apa itu veDOLO?
veDOLO adalah token governance berbasis lock yang memberi hak suara dan pembagian pendapatan.
Di jaringan apa saja DOLO tersedia?
DOLO tersedia di Berachain, Ethereum, Arbitrum, dan jaringan lain dengan alamat token yang sama.
Apakah DOLO cocok untuk jangka panjang?
Potensinya ada, terutama karena fokus pada efisiensi modal dan DeFi lanjutan, tetapi tetap perlu riset dan manajemen risiko.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



