Apa Itu ARPA Chain (ARPA)? Penjelasan Lengkap Koin ARPA, Fungsi, Tokenomics, dan Harga

2026-01-20

Apa Itu ARPA Chain (ARPA) Penjelasan Lengkap Koin ARPA, Fungsi, Tokenomics, dan Harga.png

Bittime - Sebelum ramai diperbincangkan di bursa kripto, nama ARPA Chain lebih dulu dikenal di kalangan pengembang sebagai proyek yang serius menggarap isu privasi data. 

Di tengah ekosistem blockchain yang identik dengan transparansi, ARPA mengambil jalur berbeda dengan menawarkan solusi komputasi yang memungkinkan data sensitif diproses tanpa harus dibuka ke publik. 

Inilah alasan mengapa kripto ARPA tidak hanya dipandang sebagai aset digital, tetapi juga sebagai fondasi teknologi.

Di pasar, koin ARPA mengalami fluktuasi harga seperti aset kripto lainnya. Namun di balik pergerakan tersebut, ARPA membawa konsep yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari keuangan terdesentralisasi hingga aplikasi berbasis AI. 

Dengan menggabungkan kriptografi tingkat lanjut dan mekanisme insentif berbasis token, ARPA berusaha menjembatani kebutuhan privasi dengan efisiensi komputasi di dunia Web3.

Poin Penting

  • ARPA Chain adalah jaringan kripto yang fokus pada privasi dan komputasi aman berbasis MPC
  • Koin ARPA digunakan sebagai token utilitas dan insentif jaringan
  • Total pasokan ARPA hampir 2 miliar token dengan mayoritas sudah beredar
  • Harga ARPA saat ini berada di kisaran satu sen dolar AS
  • Teknologi ARPA mendukung berbagai aplikasi Web3 yang membutuhkan keamanan data

Apa Itu ARPA Chain dan Masalah yang Diselesaikan?

ARPA Network.png

ARPA Chain adalah jaringan komputasi terdesentralisasi yang dirancang untuk memungkinkan banyak pihak bekerja sama mengolah data tanpa harus saling membuka informasi mentah. 

Masalah utama yang ingin diselesaikan ARPA adalah konflik antara transparansi blockchain dan kebutuhan privasi data, terutama di sektor keuangan, bisnis, dan analitik.

Dengan pendekatan ini, ARPA memungkinkan proses seperti penghitungan risiko, pemilihan acak, atau analisis kolektif dilakukan secara aman. Data tetap tersembunyi, sementara hasil komputasi dapat diverifikasi. Model ini membuka peluang baru bagi aplikasi blockchain yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan privasi.

Berbeda dari koin privasi yang fokus menyamarkan transaksi, ARPA memosisikan dirinya sebagai infrastruktur. 

Fokusnya adalah menjaga data selama proses komputasi, bukan sekadar menyembunyikan aktivitas pengguna. Pendekatan ini membuat ARPA relevan untuk penggunaan institusional dan aplikasi berskala besar.

Baca Juga: Apa Itu Midnight (NIGHT)? The Architecture of Freedom is Rational Privacy

Cara Kerja Teknologi MPC dan Peran Koin ARPA

Teknologi utama yang digunakan ARPA adalah Multi Party Computation. Dalam sistem ini, sebuah proses perhitungan dipecah menjadi beberapa bagian dan dijalankan oleh banyak node secara terpisah. Tidak ada satu node pun yang memegang data lengkap, sehingga risiko kebocoran dapat ditekan.

Node yang berpartisipasi dalam jaringan ARPA menerima imbalan berupa koin ARPA. Token ini berfungsi sebagai alat pembayaran untuk layanan komputasi, insentif bagi operator node, serta elemen pendukung tata kelola ekosistem. 

ARPA MPC.png

Selain itu, mekanisme staking memungkinkan pengguna mengunci token mereka untuk mendukung keamanan jaringan.

Dengan sistem ini, ARPA tidak hanya bergantung pada spekulasi pasar. Token memiliki fungsi nyata yang terkait langsung dengan penggunaan jaringan, menjadikan ARPA lebih dari sekadar aset perdagangan.

Baca Juga: Kasus Timothy Ronald Trending, Ini yang Perlu Diketahui

Tokenomics ARPA: Jumlah Pasokan dan Distribusi

Dari sisi pasokan, ARPA memiliki total suplai sekitar 1,99 miliar token. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,51 miliar ARPA telah beredar di pasar. 

Artinya, sebagian besar token sudah tersedia untuk diperdagangkan, sementara sisanya dialokasikan untuk pengembangan ekosistem, insentif jaringan, dan cadangan jangka panjang.

ARPA Tokenomic.png

Struktur pasokan ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan bertahap tanpa menciptakan tekanan inflasi berlebihan. Dengan mayoritas token sudah beredar, risiko pelepasan pasokan besar secara tiba-tiba relatif lebih terkendali dibanding proyek yang masih mengunci sebagian besar tokennya.

Bagi investor, memahami tokenomics ini penting untuk membaca potensi pergerakan harga jangka menengah dan panjang.

Baca Juga: 5 Meme Coin China Viral di BSC yang Wajib Masuk Radar Trader

Harga ARPA Hari Ini dan Dinamika Pasar

Saat ini, harga ARPA diperdagangkan di kisaran $0,0128 per token, atau sekitar Rp220-an. Kapitalisasi pasarnya berada di bawah $25 juta, mencerminkan status ARPA sebagai proyek berkapitalisasi menengah kecil. 

Harga ARPA IDR.png

Volume perdagangan harian menunjukkan minat pasar masih aktif, meskipun belum memasuki fase euforia.

Secara historis, ARPA pernah mencatatkan harga jauh lebih tinggi pada puncak siklus kripto sebelumnya. Sejak itu, harga bergerak lebih rendah dan cenderung stabil dalam fase akumulasi.

Bagi trader, kondisi ini sering dipandang sebagai fase observasi, menunggu katalis seperti pembaruan teknologi, peningkatan adopsi, atau perubahan sentimen pasar secara luas.

Baca Juga: Venezuela Punya Cadangan Bitcoin Rp1.000 Triliun: Potensi Dampak ke Pasar Kripto Global

Kesimpulan

ARPA Chain menghadirkan pendekatan berbeda dalam ekosistem blockchain dengan menempatkan privasi data dan keamanan komputasi sebagai prioritas utama. 

Koin ARPA berfungsi sebagai tulang punggung ekonomi jaringan, menghubungkan pengguna, node, dan pengembang dalam satu sistem insentif.

Dengan total pasokan hampir dua miliar token, harga yang masih relatif rendah, dan fokus teknologi yang jelas, ARPA tetap menjadi proyek yang patut dipantau. Nilainya tidak hanya ditentukan oleh pergerakan grafik, tetapi juga oleh sejauh mana teknologi MPC diadopsi dalam aplikasi nyata.

FAQ

Apa itu ARPA Chain (ARPA)?

ARPA Chain adalah jaringan kripto yang memungkinkan komputasi data bersama secara aman tanpa membuka data sensitif ke publik.

Berapa harga ARPA hari ini?

Harga ARPA saat ini berada di kisaran $0,0128 per token, tergantung kondisi pasar.

Berapa jumlah pasokan koin ARPA?

Total pasokan ARPA sekitar 1,99 miliar token, dengan sekitar 1,51 miliar token telah beredar di pasar.

Apa fungsi utama koin ARPA?

ARPA digunakan untuk membayar layanan jaringan, memberi insentif node, mendukung staking, dan berpotensi untuk tata kelola ekosistem.

 

Cara Beli Crypto di Bittime?

Cara Beli NEW.webp

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Apa Itu Infinex (INX)?
Apa Itu Infinex (INX)?

Nama Infinex (INX) mulai dikenal di kalangan komunitas kripto seiring meningkatnya minat terhadap proyek infrastruktur yang berfokus pada efisiensi dan interoperabilitas. Infinex hadir sebagai ekosistem blockchain yang dirancang untuk mendukung aktivitas keuangan digital secara lebih terstruktur, dengan token INX sebagai elemen utama dalam tata kelola dan utilitas jaringan.

2026-01-29Baca