Saham Sandisk Naik Usai Rating Buy, Masih Menarik Dibeli?
2026-08-12
Saham Sandisk (SNDK) kembali menguat setelah ratingnya dinaikkan dari Hold menjadi Buy. Saham tersebut sempat naik sekitar 2,1% pada 10 Agustus 2026, dengan harga perdagangan mencapai US$1.278,76 sebelum berada di sekitar US$1.237,92.
Upgrade ini muncul setelah koreksi tajam dari level tertinggi tahunannya, sehingga investor mulai mempertanyakan apakah penurunan tersebut membuka peluang beli baru.
Key Takeaways
- Rating SNDK dinaikkan dari Hold menjadi Buy dengan target harga US$1.600.
- Permintaan NAND untuk AI dan data center menjadi katalis utama pertumbuhan.
- SNDK masih memiliki potensi, tetapi volatilitas siklus memori dan reli besar sepanjang 2026 perlu diperhatikan.
Mengapa Saham Sandisk Naik?
Kenaikan saham Sandisk didorong oleh peningkatan rekomendasi analis setelah harga terkoreksi lebih dari 45% dari level tertinggi tahunannya pada akhir Juni. Walaupun mengalami koreksi besar, harga SNDK masih berada hampir 4,5 kali di atas level awal 2026.
Rating Buy diberikan karena penurunan tersebut dinilai terlalu dalam dibanding performa fundamental perusahaan. Target harga SNDK dipertahankan di US$1.600, yang pada saat rekomendasi diterbitkan menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 25%.

Secara teknikal, area US$1.370 juga menjadi level yang perlu diperhatikan. Penembusan yang kuat di atas level tersebut dinilai dapat memperbaiki momentum jangka pendek.
Baca juga : Pendanaan AI Nvidia $500 Miliar, Token AI Crypto Ikut Diuntungkan?
Bisnis NAND Jadi Kekuatan Utama Sandisk
Salah satu alasan utama prospek saham Sandisk tetap menarik adalah posisinya dalam bisnis NAND flash dan nonvolatile memory. Produk perusahaan digunakan untuk berbagai kebutuhan penyimpanan, mulai dari SSD hingga perangkat data center.
Pada kuartal fiskal terbaru, pendapatan Sandisk mencapai sekitar US$8,96 miliar, naik 371,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Earnings per share mencapai US$39,25, melampaui perkiraan analis sebesar US$33,28.
Margin kotor perusahaan juga berada pada kisaran pertengahan 80%, menunjukkan kuatnya profitabilitas ketika harga dan permintaan NAND mendukung.
Ingin punya eksposur ke saham Amerika? Daftar di Bittime dan mulai investasi lewat tokenized stock.
Katalis AI Bisa Dorong Prospek Saham Sandisk
Pertumbuhan infrastruktur AI membutuhkan kapasitas penyimpanan data yang semakin besar.
Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan enterprise SSD dan NAND berperforma tinggi, sehingga Sandisk menjadi salah satu perusahaan yang berpotensi mendapat manfaat dari ekspansi data center.
Permintaan dari data center juga menjadi semakin penting bagi bisnis perusahaan. Pada laporan terbaru, segmen tersebut menjadi salah satu sumber pertumbuhan yang mendapat perhatian investor.
Sandisk juga mengumumkan program pembelian kembali saham hingga US$14 miliar, setara dengan potensi sekitar 6,6% saham beredar berdasarkan otorisasi yang diberikan. Buyback dapat menjadi katalis tambahan, meski tidak menjamin harga saham akan terus naik.
Baca juga : Prospek Saham Uber Setelah Earnings Q2 dan Ekspansi Robotaxi
Apakah Saham Sandisk Masih Menarik Dibeli?
Potensi SNDK masih terlihat dari pertumbuhan laba, tingginya permintaan NAND, dan katalis AI. Namun, investor perlu memahami bahwa industri memori memiliki karakter siklikal.
Harga NAND yang tinggi dapat meningkatkan margin, tetapi peningkatan pasokan atau pelemahan permintaan dapat mengubah kondisi tersebut dengan cepat. Risiko lain adalah volatilitas saham SNDK yang tinggi setelah mengalami reli sangat besar sepanjang 2026.
Konsensus analis juga masih positif. Berdasarkan salah satu kompilasi terbaru, target harga rata-rata berada sekitar US$1.853,14 dengan rating konsensus Moderate Buy.
Sementara itu, data lain menunjukkan pandangan yang lebih bullish dengan target rata-rata sekitar US$2.245. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa target analis dapat berubah sesuai metodologi dan waktu pembaruan data.
Bittime menyediakan berbagai tokenized stock, termasuk aset yang merepresentasikan saham perusahaan seperti Apple dan Alphabet. Tetap pahami mekanisme dan risikonya karena tokenized stock berbeda dari kepemilikan saham konvensional.
Risiko yang Perlu Dipantau Investor SNDK
Investor sebaiknya fokus pada beberapa faktor utama:
- pergerakan harga NAND,
- pertumbuhan permintaan data center,
- belanja infrastruktur AI,
- margin keuntungan,
- kemampuan mempertahankan pertumbuhan laba, dan
- valuasi setelah reli besar.
Jika permintaan AI tetap kuat dan pasokan NAND terjaga, prospek bisnis dapat tetap positif. Sebaliknya, penurunan harga memori bisa menekan margin dan ekspektasi pasar.
Baca juga : Saham SpaceX Turun Setelah Laporan Perdana, Apa Penyebabnya?
Kesimpulan
Saham Sandisk mendapat dukungan setelah rating Buy dan target harga US$1.600, sementara fundamental terbaru menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat. Permintaan NAND dari data center dan infrastruktur AI juga menjadi katalis penting.
Namun, SNDK bukan saham tanpa risiko. Reli besar sepanjang 2026, volatilitas tinggi, dan karakter siklikal bisnis memori membuat investor tetap perlu memperhatikan valuasi dan tren NAND sebelum membeli.
Dapatkan eksposur ke saham perusahaan teknologi ternama melalui tokenized stock seperti AMZON, TSLAX, MSFTON atau GOOGLX di market Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Mengapa saham Sandisk naik?
SNDK menguat setelah rating saham dinaikkan dari Hold menjadi Buy. Kinerja keuangan yang kuat dan permintaan NAND untuk AI turut mendukung sentimen positif.
Berapa target harga SNDK?
Target harga dari rekomendasi Buy tersebut adalah US$1.600. Target analis lain dapat berbeda tergantung asumsi dan periode analisis.
Apa bisnis utama Sandisk?
Sandisk bergerak di bidang penyimpanan berbasis flash memory, termasuk NAND dan SSD untuk konsumen, komputasi, serta data center.
Apakah AI menjadi katalis bagi Sandisk?
Ya. Ekspansi AI dan data center meningkatkan kebutuhan penyimpanan berkapasitas tinggi, sehingga dapat mendukung permintaan NAND dan enterprise SSD.
Apakah saham SNDK masih layak dibeli?
SNDK memiliki katalis pertumbuhan, tetapi risikonya juga tinggi. Investor perlu mempertimbangkan valuasi, harga NAND, volatilitas, dan prospek laba sebelum membeli.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



