Saham Nvidia Turun, Coca-Cola dan PayPal Naik: Apa Penyebabnya?
2026-07-29
Saham Nvidia turun, sedangkan Coca-Cola dan PayPal naik selama perdagangan 28 Juli 2026 karena investor merespons kombinasi antara rotasi sektor, laporan keuangan, valuasi saham AI, dan penurunan harga minyak.
Meski Nvidia sempat tertekan bersama saham semikonduktor lain, data penutupan menunjukkan NVDA berhasil pulih dan berakhir tipis naik 0,27% di $197,01.
Artinya, tekanan terhadap Nvidia lebih menggambarkan pelemahan intraday dan sentimen negatif di sektor chip daripada penurunan pada harga penutupan.
Key Takeaways
- Saham semikonduktor tertekan karena aksi ambil untung, kekhawatiran valuasi, dan pertanyaan mengenai tingkat pengembalian investasi AI.
- Coca-Cola naik sekitar 5% setelah membukukan pertumbuhan pendapatan, volume, margin, dan laba sekaligus menaikkan proyeksi 2026.
- PayPal menguat sekitar 4% setelah laba melampaui konsensus dan manajemen menaikkan panduan kinerja setahun penuh.
Bagaimana Pergerakan Pasar Saham AS Saat Ini?
Pasar saham Amerika Serikat bergerak tidak seragam pada Selasa, 28 Juli 2026. S&P 500 naik 0,2% menjadi 7.428,78, sedangkan Dow Jones bertambah 537,24 poin atau 1% ke 52.747,32.
Sebaliknya, Nasdaq Composite turun 0,2% menjadi 24.876,91 akibat tekanan pada saham chip dan perusahaan yang sebelumnya menjadi pemenang utama reli AI.
Perbedaan tersebut menunjukkan adanya rotasi pasar. Investor tidak meninggalkan saham secara keseluruhan, tetapi memindahkan dana dari perusahaan teknologi bervaluasi tinggi menuju sektor konsumer, industri, dan saham defensif yang menyajikan laporan keuangan lebih kuat.
Coca-Cola menjadi salah satu pendorong Dow setelah sahamnya naik 5,02% menjadi $88,27. PayPal bertambah sekitar 4% menjadi $58,32. Sementara itu, Nvidia bergerak volatil di antara $192,82 dan $198,67 sebelum ditutup di $197,01.
Baca juga :Saham NVIDIA vs NVDAX: Keunggulan Tokenized Stock di Bittime
Baca juga : Daftar Saham AI yang Melonjak di 2026 dan Prospeknya ke Depan
Mengapa Saham Nvidia Mengalami Penurunan?
Tekanan terhadap Nvidia tidak muncul karena permintaan chip AI tiba-tiba hilang. Pelemahan lebih banyak berkaitan dengan perubahan penilaian investor terhadap valuasi dan keberlanjutan belanja infrastruktur AI.
Setelah saham AI mencatat kenaikan panjang, investor mulai mempertanyakan kapan investasi pusat data bernilai ratusan miliar dolar akan menghasilkan keuntungan yang sebanding.
Kekhawatiran tersebut mendorong aksi ambil untung pada saham Nvidia, AMD, Micron, Applied Materials, dan perusahaan semikonduktor lainnya.

Sentimen juga memburuk setelah muncul kekhawatiran bahwa perkembangan teknologi chip di China dapat memperketat persaingan. Micron turun 8,9%, AMD melemah 8,1%, dan Applied Materials jatuh 7,8%. Di luar AS, indeks Kospi Korea Selatan bahkan merosot 10,8% karena tekanan besar pada produsen chip.
Namun, fundamental Nvidia tetap kuat. Dalam kuartal yang berakhir 26 April 2026, perusahaan membukukan pendapatan $81,6 miliar, naik 85% dari tahun sebelumnya.
Kondisi ini menjelaskan mengapa saham Nvidia mampu pulih sebelum penutupan, meski sektor chip secara umum mengalami aksi jual.
Bagi investor, poin pentingnya adalah membedakan koreksi karena penurunan bisnis dengan koreksi akibat ekspektasi yang terlalu tinggi. Nvidia menghadapi kasus kedua: permintaan masih besar, tetapi harga saham perlu terus didukung pertumbuhan laba yang luar biasa.
Untuk memantau perkembangan pasar global dan aset digital dalam satu alur informasi, kamu dapat mendaftar di Bittime dan membaca berita terbaru terkait ekonomi, teknologi, crypto, dan sentimen investor.
Apa yang Mendorong Saham Coca-Cola Menguat?
Coca-Cola naik karena hasil kuartal keduanya memperlihatkan bahwa permintaan konsumen tetap tangguh.
Pendapatan bersih tumbuh 7% menjadi $13,4 miliar, sedangkan volume penjualan global naik 5%. Pendapatan organik bertambah 6% dan perusahaan kembali memperoleh pangsa nilai di pasar minuman siap konsumsi non alkohol.
Laba per saham tercatat $1,03 atau naik 16%. Sementara itu, comparable EPS meningkat 11% menjadi $0,97. Margin operasi juga membaik dari 34,1% menjadi 34,9%, sedangkan comparable operating margin naik dari 34,7% menjadi 35,6%.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa Coca-Cola tidak hanya mengandalkan kenaikan harga. Volume tumbuh di berbagai wilayah, termasuk Asia Pasifik, Amerika Utara, Amerika Latin, serta Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Produk Coca-Cola Zero Sugar mencatat pertumbuhan volume 16%, memperkuat posisi perusahaan di tengah perubahan preferensi konsumen.
Manajemen turut menaikkan proyeksi 2026. Perusahaan kini memperkirakan pertumbuhan pendapatan organik sekitar 5% dan pertumbuhan comparable EPS sebesar 9%–10%.
Kenaikan proyeksi tersebut memberi investor alasan lebih kuat untuk masuk ke saham defensif dengan arus kas stabil.
Baca Juga: Cara Investasi Saham Global dengan Modal Kecil Melalui Tokenized Stock
Mengapa Harga Saham PayPal Naik?
Saham PayPal naik setelah perusahaan melaporkan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar.
Pendapatan Q2 2026 mencapai sekitar $8,68 miliar, meningkat 5% secara tahunan dan lebih tinggi daripada perkiraan sekitar $8,47 miliar. Adjusted EPS sebesar $1,38 juga melampaui konsensus $1,28.
Total payment volume mencapai $486,4 miliar, dengan pertumbuhan sekitar 9%–10%. Transaction margin dollars naik 1% menjadi sekitar $3,9 miliar, atau tumbuh 3% apabila pendapatan bunga atas saldo pelanggan dikeluarkan dari perhitungan.

Investor juga menyambut kenaikan panduan. PayPal kini memperkirakan adjusted EPS 2026 sekitar $5,38 dan transaction margin dollars sekitar $15,6 miliar. Perusahaan sebelumnya memberikan proyeksi yang lebih konservatif, sehingga revisi ini menunjukkan bahwa program transformasi mulai memberikan hasil.
Pertumbuhan Venmo, Braintree, kartu debit, layanan buy now, pay later, serta program efisiensi turut mendukung sentimen.
Namun, belum semua masalah selesai. Margin operasi non-GAAP turun 248 basis poin menjadi 17,4%, sehingga pasar masih perlu melihat apakah peningkatan volume dapat menghasilkan pertumbuhan laba yang konsisten.
Mulai trading KOON/IDR bersama Bittime di sini!
Bagaimana Penurunan Harga Minyak Mempengaruhi Pasar?
Harga minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 4,4% dan ditutup di $82,08 per barel. Harga tersebut merosot cukup jauh setelah kontrak pengiriman September sempat menembus $102 pada pekan sebelumnya.
Penurunan terjadi karena pasar melihat peluang meredanya ketegangan di Timur Tengah dan kemungkinan tercapainya kesepakatan yang menjaga kelancaran pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Ketika risiko gangguan pasokan berkurang, premi geopolitik dalam harga minyak ikut menyusut.
Harga minyak yang lebih rendah dapat memberikan beberapa dampak:
- Mengurangi biaya bahan bakar perusahaan penerbangan dan transportasi;
- Menurunkan biaya distribusi perusahaan konsumer;
- Mengurangi tekanan inflasi;
- Menekan imbal hasil obligasi;
- Mengurangi kebutuhan bank sentral untuk menaikkan suku bunga.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun dari 4,65% menjadi 4,60%. Pasar juga memangkas perkiraan probabilitas kenaikan suku bunga setelah penurunan harga energi membantu meredakan kekhawatiran inflasi.
Namun, minyak murah tidak menguntungkan semua sektor. Perusahaan energi dapat menghadapi tekanan pada pendapatan dan margin apabila penurunan berlangsung lama.
Baca juga : Saham Perbankan Terbaik untuk Investasi
Apa Arti Pergerakan Saham Ini bagi Investor?
Pergerakan Nvidia, Coca-Cola, dan PayPal menunjukkan bahwa pasar tidak selalu bergerak dalam satu arah.
Investor sedang membedakan perusahaan berdasarkan valuasi, ketahanan laba, kualitas panduan, dan kemampuan menghasilkan arus kas.
Nvidia masih menawarkan eksposur pertumbuhan AI, tetapi volatilitasnya tinggi karena ekspektasi sudah besar. Coca-Cola menawarkan karakter defensif, dividen, serta pendapatan yang lebih stabil.
PayPal berada di antara keduanya: valuasinya lebih rendah daripada saham AI, tetapi perusahaan masih harus membuktikan keberhasilan transformasinya.
Ketiga saham tersebut dapat menjalankan fungsi yang berbeda dalam portofolio:
- Nvidia: pertumbuhan tinggi dengan risiko ekspektasi dan valuasi;
- Coca-Cola: stabilitas, arus kas, dan karakter defensif;
- PayPal: peluang pemulihan dengan risiko eksekusi strategi.
Mulai trading NVDAX/IDR bersama Bittime di sini!
Apa Saja Risiko yang Perlu Diwaspadai?
Investor Nvidia perlu memperhatikan perlambatan belanja pusat data, pembatasan ekspor chip, kompetisi, dan kemungkinan kompresi valuasi.
Bahkan laporan keuangan yang kuat dapat memicu penurunan apabila panduan tidak memenuhi ekspektasi pasar.
Coca-Cola menghadapi risiko kenaikan biaya bahan baku, fluktuasi mata uang, perubahan pola konsumsi, serta valuasi yang mulai mahal untuk saham defensif. Dengan rasio P/E sekitar 27,8, investor membayar premium untuk stabilitas dan kualitas bisnisnya.
PayPal menghadapi persaingan dari kartu, dompet digital, Apple Pay, Google Pay, dan platform pembayaran lain. Penyusutan margin serta pertumbuhan akun yang terbatas juga dapat menghambat pemulihan saham meskipun hasil kuartalan melampaui konsensus.
Cek harga token saham seperti Amazon Tokenized Stock Ondo (AMZNON), Netflix Tokenized Stock Ondo (NFLXON), Microsoft Tokenized Ondo (MSFTON) dan lebih banyak lagi hanya di Bittime.
Kesimpulan: Ke Mana Arah Nvidia, Coca-Cola, dan PayPal Selanjutnya?
Arah Nvidia akan sangat dipengaruhi laporan belanja modal perusahaan teknologi besar dan kemampuan Nvidia mempertahankan pertumbuhan data center.
Tekanan jangka pendek dapat berlanjut apabila pasar terus mengurangi eksposur pada saham AI bervaluasi tinggi. Namun, kekuatan fundamental masih memberi peluang pemulihan ketika sentimen sektor membaik.
Coca-Cola memperoleh dukungan dari pertumbuhan volume, ekspansi margin, dan peningkatan panduan. Setelah saham naik sekitar 5%, ruang penguatan berikutnya akan bergantung pada kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan tanpa terlalu mengandalkan kenaikan harga.
PayPal menunjukkan tanda awal pemulihan melalui pertumbuhan volume, laba yang melampaui perkiraan, dan panduan yang lebih tinggi.
Namun, investor perlu memantau margin dan keberhasilan manajemen mengubah pertumbuhan transaksi menjadi laba berkelanjutan.
Secara keseluruhan, sesi 28 Juli 2026 memperlihatkan rotasi dari momentum menuju kualitas laba. Investor sebaiknya tidak hanya mengikuti saham yang sedang naik, tetapi menilai alasan di balik pergerakannya, valuasi, dan risiko masing-masing perusahaan.
Dapatkan eksposur ke saham perusahaan teknologi ternama melalui tokenized stock seperti TSLAX, MSFTON atau GOOGLX di market Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Mengapa saham Nvidia disebut turun padahal ditutup naik?
Nvidia sempat tertekan bersama sektor semikonduktor selama perdagangan. Saham kemudian pulih dan ditutup tipis naik 0,27%, sehingga pelemahannya lebih terlihat secara intraday.
Berapa kenaikan saham Coca-Cola?
Coca-Cola naik sekitar 5,02% dan ditutup di $88,27 pada 28 Juli 2026. Penguatan terjadi setelah laporan Q2 dan proyeksi setahun penuh melampaui harapan pasar.
Mengapa PayPal naik setelah laporan keuangan?
PayPal membukukan adjusted EPS dan pendapatan di atas konsensus. Perusahaan juga menaikkan panduan laba dan transaction margin dollars untuk 2026.
Apakah penurunan minyak bagus untuk pasar saham?
Minyak yang lebih murah dapat menekan inflasi dan biaya operasional berbagai perusahaan. Namun, penurunan tersebut dapat merugikan produsen minyak dan perusahaan energi.
Apakah Nvidia, Coca-Cola, atau PayPal paling menarik?
Jawabannya bergantung pada profil risiko. Nvidia berorientasi pertumbuhan, Coca-Cola menawarkan stabilitas, sedangkan PayPal merupakan saham pemulihan yang masih membutuhkan eksekusi kuat.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



