Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 26 Februari 2026, Harga BTC Hari Ini
2026-02-25
Bittime - Bitcoin terus menjadi aset digital yang menarik perhatian dengan pergerakan harga yang dinamis setiap harinya. Analisa dan prediksi harga Bitcoin hari ini memberikan wawasan penting bagi para investor untuk memahami tren pasar terkini.
Dipengaruhi oleh sentimen pasar, berita global, dan indikator teknis, Bitcoin menawarkan peluang besar sekaligus tantangan bagi mereka yang terjun di dunia kripto.
Dalam artikel ini, kami akan mengulas prediksi terkini, analisa teknikal, dan faktor-faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin, sehingga kamu bisa selalu siap menghadapi perubahan pasar.
Performa Harga Bitcoin Hari Ini
Harga Bitcoin saat ini (25/02/2026) diperdagangkan di kisaran $65.444,52, mencatat kenaikan 3.26% dalam 24 jam terakhir. Pasar menunjukkan volatilitas dengan harga terendah harian di $62.553,19 dan tertinggi di $66.274,73. Total kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai sekitar $1,32 triliun, naik seiring dengan kenaikan harga hari ini.
BTC to USD via Bittime Market
Beberapa sumber mencatat harga Bitcoin berada di kisaran $66.124, menguat 2,67% dalam 24 jam, dengan level tertinggi harian menyentuh $66.274.
Sementara itu, data lain menunjukkan Bitcoin sempat mengalami rebound ke level $66.000 sebelum terkoreksi tipis.
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin memulai tahun 2026 dengan performa yang cukup menantang. Setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas $109.000 pada Januari 2025 pasca pelantikan Donald Trump, harga BTC terkoreksi signifikan sepanjang akhir 2025 dan awal 2026 .
Data historis dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa harga Bitcoin masih berada di bawah level psikologis $70.000 sejak pertengahan Februari 2026, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi $92.798 pada 20 Januari 2026.
Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, meskipun sempat terjadi rebound tipis hari ini.
Analisa Harga Bitcoin Hari Ini 25 Februari 2026
Kenaikan tipis hari ini terjadi di tengah sentimen pasar yang masih bercampur. Di satu sisi, pasar merespons positif pidato State of the Union Presiden Trump yang menekankan ketahanan ekonomi dan stabilitas kebijakan, yang membantu memulihkan kepercayaan investor.
Namun di sisi lain, kekhawatiran makroekonomi masih membayangi. Pemberlakuan tarif global sebesar 15% oleh pemerintahan Trump pada 23 Februari 2026 telah memicu sentimen *risk-off* dan meningkatkan ketidakpastian pasar.
Akibatnya, arus keluar modal dari ETF Bitcoin spot di AS masih berlanjut, dengan arus keluar bersih mencapai $4 miliar dalam lima minggu terakhir, mencerminkan pelemahan permintaan institusional.
Data dari Glassnode menunjukkan bahwa Rasio Laba/Rugi Terealisasi (SMA-90) telah turun di bawah angka 1 untuk pertama kalinya sejak 2022, mengonfirmasi bahwa pasar saat ini didominasi oleh realisasi kerugian. Kondisi ini secara historis dapat berlangsung selama lebih dari 6 bulan, mengisyaratkan potensi tren penurunan atau stagnasi yang berkepanjangan.
Secara teknikal:
- RSI (Relative Strength Index) berada di level 30,91, mendekati wilayah *oversold* (jenuh jual), yang mengindikasikan potensi rebound jika tekanan jual mereda .
- Harga saat ini masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama (MA-20 di $67.765 dan MA-50 di $80.241), menegaskan bahwa tren bearish jangka pendek masih mendominasi .
- Level support kunci berada di $62.500 - $63.500, sementara resistance terdekat berada di $67.200 - $68.000 .
Prediksi Harga Bitcoin 26 Februari 2026
Pada 26 Februari 2026, prediksi harga Bitcoin diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang relatif terbatas, dengan potensi volatilitas tinggi. Para analis memproyeksikan pergerakan sebagai berikut:
- Skenario Bullish (Optimis): Jika Bitcoin berhasil menembus dan bertahan di atas level resistance $67.200, momentum positif dapat berlanjut menuju $69.500 atau bahkan menguji $70.000 . Faktor pendukungnya adalah akumulasi oleh investor besar dan potensi perbaikan arus dana ETF.
- Skenario Bearish (Pesimis): Jika tekanan jual kembali meningkat dan harga gagal bertahan di atas $65.000, Bitcoin berpotensi menguji ulang support di $63.500 atau bahkan turun ke $62.500 . Pelemahan lebih lanjut dapat membawa harga ke $60.000 .
Rentang harga yang diprediksi untuk 26 Februari 2026 adalah antara $62.500 hingga $69.500.
Perlu dicermati bahwa pasar derivatif masih menunjukkan sentimen *bearish*, dengan sebagian besar aset kripto altcoin masih berada dalam kondisi tingkat pendanaan (funding rate) negatif. Sebaliknya, data on-chain menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang mulai melakukan aksi beli di harga rendah, sebuah pola yang sering terlihat pada tahap persiapan dasar (bottoming phase) dalam sejarah .
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin
- Sentimen Pasar & Kebijakan Pemerintah
Sentimen pasar saat ini masih didominasi kekhawatiran terkait kebijakan tarif global Trump dan ketidakpastian ekonomi makro. Pidato State of the Union yang optimis membantu meredam aksi jual, tetapi belum cukup membalikkan tren .
- Indikator Teknikal
RSI yang mendekati *oversold* (30,91) memberikan sinyal potensi rebound jangka pendek . Namun, harga yang masih di bawah rata-rata pergerakan utama mengonfirmasi tren bearish yang masih berlangsung.
- Arus Dana Institusional
Arus keluar dari ETF Bitcoin spot yang mencapai $4 miliar dalam lima minggu terakhir menjadi tekanan besar bagi harga. Namun, aksi beli oleh institusi seperti BlackRock (2.086 BTC) baru-baru ini bisa menjadi sinyal awal pembalikan arah .
- Faktor Ekonomi Makro
Kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga The Fed, dan ketegangan geopolitik tetap menjadi variabel utama yang mempengaruhi keputusan investor .
Skenario Potensial
Skenario Bullish (Optimis)
Jika sentimen pasar membaik, didukung oleh meredanya ketegangan tarif dan arus balik dana ETF, Bitcoin dapat menguat menuju $69.500 - $70.000. Faktor pendukung meliputi RSI *oversold*, akumulasi oleh *whales*, dan potensi dukungan kebijakan pro-kripto lebih lanjut .
Skenario Bearish (Pesimis)
Jika tekanan jual berlanjut dan kekhawatiran makroekonomi meningkat, Bitcoin berpotensi turun lebih dalam menuju $62.500, dengan risiko lanjutan ke $60.000 . Faktor pemicu utama adalah arus keluar ETF yang terus-menerus dan dampak negatif tarif global.
Kesimpulan
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, harga Bitcoin pada 26 Februari 2026 diperkirakan akan bergerak dalam rentang $62.500 hingga $69.500. Volatilitas pasar kripto saat ini masih tinggi, membuat prediksi yang lebih tepat menjadi sulit.
Investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar dan berita terbaru secara cermat untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Perhatikan level support di $62.500 dan level resistance di $69.500 sebagai indikator potensi pergerakan harga.
Cara Beli Crypto di Bittime?
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Berapa kisaran harga Bitcoin yang diprediksi untuk besok, 26 Februari 2026?
Harga Bitcoin diperkirakan akan bergerak dalam rentang $62.500 hingga $69.500, dipengaruhi oleh sentimen pasar pasca pidato State of the Union dan tekanan dari arus keluar ETF.
Faktor apa yang paling mempengaruhi prediksi harga Bitcoin saat ini?
Sentimen pasar (respons terhadap kebijakan tarif Trump dan pidato State of the Union), indikator teknikal (RSI mendekati *oversold*), dan arus dana institusional (ETF) adalah faktor utama .
Apakah prediksi harga Bitcoin bersifat pasti?
Tidak, prediksi harga Bitcoin tidak bersifat pasti karena pasar kripto sangat volatile. Prediksi hanyalah gambaran potensi pergerakan berdasarkan analisis faktor-faktor yang ada.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



