Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026

2026-01-22

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026

Setelah sempat tertekan cukup dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin (BTC) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Aksi beli dari whale, perbaikan sentimen makro, serta pantulan teknikal dari area support membuat pasar sedikit lebih optimistis.

Dalam artikel ini, kita akan membahas kondisi harga BTC terbaru, sejarah pergerakan harganya, analisis penyebab kenaikan harga hari ini, serta prediksi harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026.

Key Takeaways

  • Harga Bitcoin mulai rebound didukung oleh aksi akumulasi whale di bawah level $90.000.
  • Sentimen makro global membaik setelah ketegangan geopolitik mereda, meski masih bersifat hati-hati.
  • Secara teknikal, BTC menunjukkan pemulihan sehat, namun butuh konfirmasi lanjutan untuk lanjut bullish.

Performa Harga BTC Hari Ini 22 Januari 2026

Harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026.webp

Berdasarkan grafik terbaru, harga BTC saat ini diperdagangkan di kisaran $89.958, menguat sekitar 0,81% dalam 24 jam terakhir. 

Sepanjang hari, BTC sempat menyentuh level tertinggi di area $90.499, sementara titik terendahnya berada di sekitar $87.336.

Timeframe 15 menit menunjukkan pola rebound yang cukup rapi setelah penurunan tajam sebelumnya. Volume perdagangan juga mulai meningkat secara bertahap, menandakan adanya minat beli yang kembali masuk ke pasar.

Baca Juga: Prediksi Harga Oasis (ROSE) 2026: Potensi Token Privacy & AI 

Historis Pergerakan Harga Bitcoin  

Secara historis, Bitcoin (BTC) dikenal sebagai aset dengan volatilitas tinggi, tetapi memiliki tren jangka panjang yang kuat. 

BTC pernah mencetak all-time high (ATH) di level $126.080, sementara all-time low (ATL) berada di $67,81.

Saat ini, harga Bitcoin masih berada sekitar 28,76% di bawah ATH, tetapi sudah naik lebih dari 132.370% dari titik terendahnya. 

Data histori ini menunjukkan bahwa koreksi jangka pendek masih tergolong wajar dalam konteks siklus besar Bitcoin.

Baca Juga: Prediksi Harga Dusk (DUSK) 2026: Analisis Peluang Token RWA 

Analisis Harga BTC Hari Ini

Lalu, apa penyebab harga BTC hari ini mengalami kenaikan? Mari kita lihat analisis beberapa penyebabnya:

1. Whale Accumulation (Dampak Bullish)

Salah satu faktor utama kenaikan harga Bitcoin hari ini adalah aksi akumulasi dari whale. Beberapa dompet besar dilaporkan membeli sekitar 450 BTC per hari, dengan nilai lebih dari $40 juta, saat harga turun di bawah $90.000.

Selain itu, tiga wallet besar lainnya tercatat mengakumulasi total 3.000 BTC dalam 24 jam. Pola ini mirip dengan fase akumulasi historis Bitcoin saat harga terkoreksi, yang sering kali menjadi awal dari pergerakan naik selanjutnya. 

Berkurangnya pasokan Bitcoin di bursa juga memberikan tekanan naik pada harga.

2. Perbaikan Sentimen Makro (Dampak Campuran)

Dari sisi makro, kondisi pasar global sedikit membaik. Kapitalisasi pasar kripto naik sekitar 0,94%, sementara indeks Fear & Greed meningkat ke level 34, menandakan berkurangnya rasa takut ekstrem.

Langkah Presiden Trump yang melonggarkan kembali tarif terhadap sekutu Eropa turut meredakan ketegangan geopolitik. Hal ini membuat aset berisiko seperti Bitcoin kembali dilirik, meski kenaikan BTC masih tertinggal dibandingkan beberapa altcoin.

3. Rebound Teknikal (Dampak Netral)

Secara teknikal, Bitcoin berhasil memantul dari area $87.231, yang menjadi titik terendah mingguan. Harga juga mampu bertahan di atas SMA 30 hari di sekitar $90.804, menunjukkan adanya minat beli BTC di area support penting.

Indikator RSI berada di kisaran 43,2, yang mencerminkan momentum netral dan jauh dari kondisi overbought. Ini menandakan bahwa kenaikan yang terjadi masih tergolong sehat dan belum bersifat euforia.

Baca Juga: Prediksi Harga Manta Network (MANTA) 2026: Analisis Terbaru 

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026

Berdasarkan chart harga terbaru dan analisis di atas, berikut prediksi harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026:

- Jika BTC mampu bertahan di atas area $89.500–$90.000, peluang penguatan lanjutan menuju $91.500 cukup terbuka.

- Breakout bersih di atas EMA 30 hari di $91.500 bisa menjadi sinyal awal pemulihan yang lebih kuat menuju $93.000.

- Namun, jika BTC kembali kehilangan momentum dan turun di bawah $88.500, potensi koreksi ulang ke area $87.000 masih perlu diwaspadai.

Cara Beli NEW.webp

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin

Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan harga BTC selanjutnya adalah sebagai berikut:

1. Aksi Whale dan Institusi: Akumulasi atau distribusi dari pemain besar sangat memengaruhi pergerakan harga BTC.

2. Sentimen Makro Global: Isu geopolitik, kebijakan tarif, dan kondisi ekonomi global berdampak langsung pada aset berisiko.

3. Likuiditas Pasar: Aliran modal global dan kondisi pasar obligasi turut memengaruhi minat terhadap Bitcoin.

4. Analisis Teknikal: Level support, resistance, RSI, dan moving average menjadi acuan utama trader jangka pendek.

Baca Juga: Prediksi Harga RAI Token (RAI) 2026: Analisis Chart Terbaru 

Skenario Potensial Harga BTC

Berdasarkan prediksi harga di atas, berikut skenario potensial pergerakan harga BTC:

Skenario Bullish

BTC bertahan di atas $90.000 dan menembus $91.500, membuka jalan menuju $93.000–$94.000.

Skenario Konservatif

Harga bergerak sideways di kisaran $88.800–$91.000 sambil menunggu katalis baru.

Skenario Bearish

Jika tekanan jual kembali muncul, BTC berpotensi turun ke area $87.000–$86.500.

Baca Juga: Prediksi Harga Dolomite (DOLO): Analisis Tren & Sentimen 

Kesimpulan

Prediksi harga Bitcoin (BTC) 23 Januari 2026 menunjukkan adanya tanda-tanda pemulihan setelah tekanan kuat sebelumnya. Aksi akumulasi whale dan membaiknya sentimen global menjadi faktor utama kenaikan hari ini. 

Meski begitu, Bitcoin masih berada di fase krusial dan membutuhkan konfirmasi lanjutan untuk benar-benar keluar dari tekanan jangka pendek. 

Bagi trader dan investor, tetap disiplin dengan manajemen risiko dan perhatikan level teknikal penting sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Prediksi Harga Polyhedra Network (ZKJ): Jangka Pendek hingga Panjang 

Cara Beli Crypto di Bittime

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDRETH to IDRSOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto. 

FAQ

Kenapa harga Bitcoin naik hari ini?

Kenaikan dipicu oleh aksi akumulasi whale, perbaikan sentimen makro, dan pantulan teknikal dari area support.

Apakah BTC sudah masuk tren bullish?

Belum sepenuhnya. BTC masih membutuhkan konfirmasi dengan menembus resistance penting di atas $91.500.

Level support terdekat Bitcoin di mana?

Support terdekat berada di kisaran $88.500–$89.000.

Apakah masih aman beli Bitcoin sekarang?

Tergantung strategi. Untuk jangka pendek, perhatikan area support dan resistance. Untuk jangka panjang, koreksi masih dianggap wajar.

Faktor apa yang paling memengaruhi BTC saat ini?

Aksi whale, sentimen global, dan kondisi likuiditas pasar menjadi faktor utama.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026

Dalam artikel ini, kita akan membahas prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 22 Januari 2026 dan analisis penyebab penurunan harga berdasarkan data terbaru.

2026-01-21Baca