Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026
2026-01-21
Setelah sempat mencoba bertahan di atas area psikologis penting, harga Bitcoin (BTC) justru mengalami tekanan yang cukup dalam. Apakah penurunan ini hanya koreksi sementara atau sinyal tren turun lanjutan?
Dalam artikel ini, kita akan membahas performa harga terbaru, kondisi historis Bitcoin, analisis penyebab penurunan harga, prediksi harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026, hingga skenario pergerakan harga selanjutnya berdasarkan data teknikal dan sentimen global.
Key Takeaways
- Bitcoin tertekan oleh sentimen global, mulai dari isu geopolitik hingga krisis likuiditas pasar obligasi Jepang.
- Secara teknikal, BTC sudah masuk area oversold, tapi momentum bearish masih terasa.
- Prediksi harga Bitcoin 22 Januari 2026 akan sangat ditentukan oleh kemampuan BTC bertahan di zona support utama.
Performa Harga BTC 21 Januari 2026

Berdasarkan grafik terbaru, harga BTC saat ini diperdagangkan di kisaran $89.468, turun sekitar 2,46% dalam 24 jam terakhir.
Dalam satu hari, BTC sempat menyentuh level tertinggi di sekitar $91.896, sebelum akhirnya turun ke area terendah $87.972.
Tekanan jual terlihat cukup dominan, dengan volume perdagangan yang meningkat saat harga bergerak turun. Pola ini mengindikasikan adanya aksi distribusi dan likuidasi posisi leverage, terutama dari trader jangka pendek.
Baca Juga: Prediksi Harga Oasis (ROSE) 2026: Potensi Token Privacy & AI
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Jika melihat perjalanan harga secara historis, Bitcoin (BTC) sudah melewati banyak fase volatilitas ekstrem. BTC pernah mencetak all-time high (ATH) di level $126.080, sementara all-time low (ATL) tercatat di $67,81.
Saat ini, harga Bitcoin masih berada sekitar 29,09% di bawah ATH, tetapi tetap naik lebih dari 131.740% dibandingkan titik terendahnya.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun koreksi jangka pendek terasa menyakitkan, struktur jangka panjang Bitcoin masih relatif kuat.
Baca Juga: Prediksi Harga Dusk (DUSK) 2026: Analisis Peluang Token RWA
Analisis Harga BTC Hari Ini
Lalu, mengapa harga BTC hari ini mengalami penurunan? Mari kita lihat analisis beberapa penyebabnya:
1. Ketegangan Geopolitik Global (Dampak Bearish)
Salah satu pemicu utama penurunan harga BTC adalah meningkatnya ketegangan geopolitik. Ancaman tarif baru dari Presiden Trump terhadap negara-negara Uni Eropa serta isu akuisisi Greenland membuat pasar global kembali masuk mode risk-off.
Dampaknya cukup terasa, di mana pasar saham AS terkoreksi sekitar 2%, sementara Bitcoin sempat jatuh ke level terendah harian di $87.901. Investor memilih memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih aman seperti emas, yang melonjak ke level tertinggi baru.
2. Krisis Pasar Obligasi Jepang (Dampak Bearish)
Tekanan juga datang dari pasar obligasi Jepang. Lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun menjadi yang terbesar sejak 2003, memicu ketatnya likuiditas global.
Akibatnya, lebih dari $1,8 miliar posisi kripto terlikuidasi dalam dua hari terakhir, dengan mayoritas berasal dari posisi long.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas global, meskipun ada pembelian BTC dalam jumlah besar oleh institusi seperti MicroStrategy.
3. Pelemahan Teknis (Dampak Campuran)
Dari sisi teknikal, Bitcoin telah menembus EMA 50 hari di area $95.000 dan turun di bawah level Fibonacci 78,6% di $88.861. Indikator RSI 14 berada di kisaran 39, yang menandakan kondisi mulai mendekati oversold.
Namun, indikator MACD masih menunjukkan momentum bearish, sehingga potensi tekanan lanjutan masih terbuka jika support gagal bertahan.
Baca Juga: Prediksi Harga Manta Network (MANTA) 2026: Analisis Terbaru
Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 22 Januari 2026
Berdasarkan chart harga dan analisis di atas, berikut prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 22 Januari 2026:
- Jika BTC mampu bertahan di atas $88.861, peluang technical rebound menuju area $91.000–$93.000 masih terbuka.
- Jika tekanan jual berlanjut dan harga ditutup di bawah support tersebut, BTC berisiko turun ke area $86.411, yang merupakan low penting sebelumnya.
Sentimen pasar global dan respons bank sentral akan menjadi katalis utama pergerakan selanjutnya.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan harga BTC selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Kondisi Geopolitik: Isu perang dagang dan ketegangan politik global masih menjadi faktor besar bagi aset berisiko seperti Bitcoin.
2. Likuiditas Global: Perubahan suku bunga dan gejolak pasar obligasi berdampak langsung pada aliran dana ke pasar kripto.
3. Analisis Teknikal: Level EMA, Fibonacci, RSI, dan MACD menjadi acuan utama trader dalam mengambil keputusan.
4. Sentimen Investor: Berita makro, data ekonomi, dan aksi institusi besar turut membentuk arah harga BTC.
Baca Juga: Prediksi Harga RAI Token (RAI) 2026: Analisis Chart Terbaru
Skenario Potensial Harga BTC
Berdasarkan prediksi harga di atas, berikut skenario potensial pergerakan harga BTC:
Skenario Bullish
Jika sentimen global membaik dan BTC bertahan di atas $88.800, harga berpotensi rebound ke area $93.000.
Skenario Konservatif
BTC bergerak sideways di kisaran $88.500–$91.000 sambil menunggu katalis baru.
Skenario Bearish
Jika support utama jebol, BTC berpotensi melanjutkan penurunan ke area $86.000–$85.000.
Baca Juga: Prediksi Harga Dolomite (DOLO): Analisis Tren & Sentimen
Kesimpulan
Prediksi harga Bitcoin (BTC) untuk 22 Januari 2026 menunjukkan bahwa pasar sedang berada di fase krusial. Tekanan dari faktor global dan pelemahan teknikal membuat BTC rawan volatilitas tinggi.
Meski demikian, kondisi oversold membuka peluang pantulan harga jika support penting mampu dipertahankan.
Bagi investor dan trader, manajemen risiko dan pemantauan sentimen global menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan Bitcoin ke depan.
Baca Juga: Prediksi Harga Polyhedra Network (ZKJ): Jangka Pendek hingga Panjang
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan tentang kripto.
FAQ
Kenapa harga Bitcoin turun hari ini?
Penurunan dipicu oleh ketegangan geopolitik, krisis likuiditas global, dan tekanan teknikal.
Apakah Bitcoin sudah oversold?
RSI menunjukkan BTC mulai mendekati area oversold, tapi momentum bearish masih ada.
Support terpenting BTC saat ini di mana?
Area krusial berada di sekitar $88.861 dan $86.411.
Apakah BTC masih menarik untuk jangka panjang?
Secara historis, tren jangka panjang Bitcoin masih kuat meski volatilitas tinggi.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum beli BTC?
Pantau sentimen global, level support teknikal, dan manajemen risiko secara disiplin.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



