Prediksi Harga Bitcoin 1 Februari 2026 Terbaru
2026-02-01
Bittime - Bitcoin (BTC) selalu menarik perhatian para investor dan pengguna kripto. Memasuki awal Februari 2026, banyak yang penasaran dengan pergerakan harga Bitcoin, terutama setelah fluktuasi yang terjadi sepanjang Januari.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang performa harga Bitcoin hari ini, analisa historis, prediksi harga Bitcoin untuk 1 Februari 2026, dan faktor-faktor yang memengaruhi harga Bitcoin ke depan. Simak terus!
Performa Harga Bitcoin Hari Ini

Pada 31 Januari 2026, harga Bitcoin tercatat mengalami penurunan sebesar 2,37% dalam 24 jam terakhir, dengan harga berada di kisaran Rp1.365.340.185. Penurunan ini menjadi bagian dari penurunan mingguan Bitcoin sebesar 9,12%.
Meskipun terjadi penurunan, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya di peringkat pertama pasar kripto dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $27,96 miliar.
Pada 31 Januari 2026, harga tertinggi Bitcoin mencapai Rp1.423.666.634, sedangkan harga terendah berada di angka Rp1.361.402.155. Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar 20.482 BTC atau sekitar Rp28.834.776.625.
Baca juga: Cara Beli Bitcoin dengan ShopeePay yang Mudah dan Aman
Historis Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin memiliki riwayat pergerakan harga yang sangat volatile, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi makro global hingga kebijakan yang diambil oleh negara besar.
Sepanjang Januari 2026, Bitcoin mengalami penurunan tajam, dipicu oleh beberapa faktor seperti kebijakan moneter yang ketat dari Federal Reserve (Fed) AS, ketegangan geopolitik, dan penurunan permintaan dari investor institusional.
Ketegangan tersebut menyebabkan banyak investor beralih ke aset yang lebih aman, mengurangi permintaan terhadap Bitcoin sebagai investasi.
Selain itu, aliran keluar dana dari ETF Bitcoin di AS yang mencapai $1,5 miliar dalam seminggu terakhir juga memperburuk tekanan jual di pasar.
Analisa Harga Bitcoin Hari Ini (31 Januari 2026)
Pada 31 Januari 2026, Bitcoin berada di bawah tekanan jual yang signifikan. Terjadinya penurunan harga Bitcoin lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir, mengindikasikan adanya kekhawatiran di kalangan investor.
Pergerakan harga yang berada di bawah level $85.000 mengaktifkan banyak perintah stop-loss, menyebabkan likuidasi panjang sebesar lebih dari $380 juta dalam waktu singkat.
Teknikal analisis menunjukkan bahwa indikator RSI mendekati angka oversold, namun MACD yang masih menunjukkan crossover bearish menandakan bahwa tren penurunan harga kemungkinan masih berlanjut dalam waktu dekat.
Baca juga: Mining Bitcoin Gratis 2026 Apakah Masih Bisa dan Aman untuk Pemula?
Prediksi Harga Bitcoin 1 Februari 2026
Melihat tren yang ada pada 31 Januari 2026, prediksi harga Bitcoin pada 1 Februari 2026 kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti kebijakan moneter global, arus keluar dari ETF Bitcoin, dan akumulasi oleh investor besar atau whale.
Jika arus keluar dari ETF Bitcoin terus berlanjut, harga Bitcoin dapat mengalami tekanan lebih lanjut, bahkan berisiko turun di bawah level $80.000.
Namun, ada juga peluang bahwa jika pemerintah AS berhasil menyelesaikan masalah anggaran dan memberikan kepastian ekonomi, harga Bitcoin bisa stabil atau bahkan kembali menguat menuju level support yang lebih tinggi di kisaran $85.000-$90.000. Dengan banyaknya ketidakpastian yang ada, prediksi harga Bitcoin bisa sangat bervariasi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin
Harga Bitcoin dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam pasar kripto itu sendiri maupun dari luar. Berikut adalah beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga Bitcoin:
Kebijakan Moneter Global: Keputusan dari bank sentral besar seperti Federal Reserve (Fed) AS sangat mempengaruhi harga Bitcoin. Kebijakan suku bunga yang tinggi dapat mengurangi daya tarik Bitcoin sebagai aset berisiko tinggi.
Permintaan dan Penawaran di Pasar Kripto: Bitcoin selalu terpengaruh oleh keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Ketika permintaan meningkat, harga Bitcoin cenderung naik. Namun, jika permintaan menurun, harga akan tertekan.
Aliran Dana dari ETF Bitcoin: Seperti yang kita lihat, arus keluar dana dari ETF Bitcoin AS sebesar $1,5 miliar dapat menyebabkan tekanan jual yang signifikan, mempengaruhi harga Bitcoin di pasar.
Sentimen Pasar Kripto: Sentimen pasar, yang sering dipengaruhi oleh berita dan kebijakan negara besar, juga berperan besar dalam pergerakan harga Bitcoin.
Skenario Potensial
Ada dua skenario utama yang bisa terjadi pada 1 Februari 2026.
Skenario Pertama (Bearish): Jika arus keluar dari ETF Bitcoin berlanjut dan kebijakan moneter tetap ketat, harga Bitcoin dapat terus mengalami penurunan menuju level support di bawah $80.000, dan bahkan bisa mencapai titik terendah sepanjang Januari.
Skenario Kedua (Bullish): Jika pasar kembali menunjukkan optimisme, terutama dengan stabilitas makroekonomi dan masuknya investor institusional, Bitcoin dapat naik kembali ke kisaran $85.000-$90.000, dengan potensi untuk menguji level lebih tinggi di bulan Februari.
Baca juga: Difficulty Bitcoin Turun di 2026, Apa Dampaknya bagi Miner?
Kesimpulan
Harga Bitcoin pada 1 Februari 2026 kemungkinan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.
Untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga Bitcoin, sangat penting bagi investor untuk terus memantau perkembangan pasar kripto, mengikuti berita terbaru, dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas Bitcoin.
Dengan pemahaman yang baik, kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih tepat.
Cara Beli Crypto di Bittime?
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
FAQ
Berapa nilai $1 Bitcoin pada tahun 2030?
Prediksi harga Bitcoin di tahun 2030 berkisar antara $500.000 hingga lebih dari $1 juta. Jika target ini tercapai, investasi $1 hari ini bisa bernilai $5,75 atau lebih dalam beberapa tahun ke depan.
Apakah Tesla menjual 75% Bitcoin miliknya?
Ya. Pada Juli 2022, Tesla menjual sekitar 75% simpanan Bitcoin mereka senilai kurang lebih $936 juta akibat ketidakpastian ekonomi makro dan tekanan pasar.
Berapa nilai $1 dalam Bitcoin?
Berdasarkan data kurs saat ini, $1 setara dengan sekitar 0,00001177 BTC.
Apakah Bitcoin investasi yang bagus untuk pemula?
Bitcoin adalah investasi yang berisiko tinggi dengan volatilitas besar. Investasi ini hanya disarankan bagi pemula yang memiliki toleransi risiko tinggi, kondisi keuangan yang stabil, dan siap jika sewaktu-waktu nilai investasinya berkurang atau hilang.
Apakah 90% Bitcoin dimiliki oleh 1% orang?
Ya. Per Maret 2023, data menunjukkan bahwa 1% alamat teratas menguasai lebih dari 90% dari total seluruh pasokan Bitcoin yang beredar.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




