OpenAI Terapkan Prediksi Usia di ChatGPT: Aturan Baru Lindungi Pengguna di Bawah 18 Tahun

2026-01-22

OpenAI Terapkan Prediksi Usia di ChatGPT: Aturan Baru Lindungi Pengguna di Bawah 18 Tahun

OpenAI kembali membuat gebrakan. Kali ini, perusahaan di balik ChatGPT resmi menerapkan sistem prediksi usia untuk meningkatkan keamanan pengguna, khususnya remaja di bawah 18 tahun. 

Kebijakan ini bukan sekadar pembaruan teknis, tetapi langkah serius dalam menjawab kekhawatiran global terkait keamanan anak dan remaja di dunia digital yang semakin kompleks.

Poin Penting

  • ChatGPT kini menggunakan sistem prediksi usia berbasis perilaku, bukan hanya data umur yang diisi pengguna

  • Akun yang terdeteksi di bawah 18 tahun akan dibatasi dari konten sensitif

  • Pengguna dewasa yang salah terdeteksi dapat mengajukan verifikasi ulang

lucky draw 15 juta.webp

OpenAI Terapkan Prediksi Usia di ChatGPT

OpenAI Terapkan Prediksi Usia di ChatGPT: Aturan Baru Lindungi Pengguna di Bawah 18 Tahun

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan AI oleh remaja meningkat pesat. ChatGPT, sebagai salah satu platform AI paling populer, tentu tak luput dari sorotan regulator, orang tua, dan pemerhati keamanan digital. 

Menjawab tantangan ini, OpenAI memperkenalkan sistem prediksi usia yang bekerja secara otomatis di balik layar.

Tujuan utamanya jelas: melindungi pengguna di bawah 18 tahun dari konten yang tidak sesuai, seperti kekerasan ekstrem, self-harm, konten seksual, hingga role-play romantis yang eksplisit. 

Kebijakan ini memperkuat perlindungan remaja yang sebelumnya sudah diterapkan, namun kini dibuat lebih ketat dan adaptif.

Menariknya, OpenAI menegaskan bahwa sistem ini tidak semata-mata bergantung pada usia yang diinput pengguna. Sebab, praktik memalsukan umur di internet bukanlah hal baru. Oleh karena itu, pendekatan berbasis perilaku dinilai lebih relevan dan realistis.

Baca Juga: OpenAI Berencana Bangun Infrastruktur AI di AS dengan Investasi Puluhan Miliar Dolar

Cara Kerja Sistem Prediksi Usia

Sistem prediksi usia di ChatGPT bekerja dengan menganalisis berbagai sinyal perilaku akun. OpenAI menyebutkan beberapa faktor utama yang digunakan, antara lain:

  1. Usia akun – Akun yang baru dibuat dengan pola tertentu bisa menjadi indikator awal.

  2. Waktu aktivitas – Pola penggunaan di jam sekolah atau siang hari menjadi salah satu sinyal penting.

  3. Kebiasaan penggunaan jangka panjang – Cara berinteraksi, jenis pertanyaan, hingga konsistensi penggunaan dianalisis secara agregat.

  4. Usia yang dilaporkan pengguna – Tetap menjadi referensi, meski bukan satu-satunya penentu.

Jika sistem menilai sebuah akun kemungkinan dimiliki oleh pengguna di bawah 18 tahun, maka ChatGPT akan secara otomatis menerapkan pengaturan keamanan yang lebih ketat secara default. Artinya, akses terhadap konten sensitif akan diblokir, meskipun pengguna tidak secara eksplisit meminta pembatasan tersebut.

Pendekatan ini menunjukkan pergeseran strategi OpenAI dari model reaktif menjadi preventif. Alih-alih menunggu laporan pelanggaran, sistem kini berusaha mencegah paparan risiko sejak awal.

Dampak bagi Pengguna Remaja dan Orang Dewasa

Bagi remaja dan orang tua, kebijakan ini tentu membawa angin segar. Risiko paparan konten berbahaya dapat ditekan tanpa perlu pengawasan manual secara terus-menerus. ChatGPT secara otomatis menjadi lebih “ramah remaja”.

Namun, bagaimana dengan pengguna dewasa? OpenAI menyadari bahwa sistem prediksi tidak selalu sempurna. Ada kemungkinan pengguna dewasa salah terdeteksi sebagai di bawah umur. Untuk itu, OpenAI menyediakan mekanisme banding (appeal).

Verifikasi Pengguna

Pengguna dewasa yang merasa aksesnya dibatasi secara keliru dapat melakukan verifikasi melalui selfie verification menggunakan layanan pihak ketiga bernama Persona. 

Meski OpenAI tidak merinci secara detail bagaimana data tersebut disimpan, mereka menegaskan bahwa proses ini dirancang untuk menjaga privasi pengguna.

Langkah ini sekaligus menjadi persiapan menuju fitur adult mode yang dikabarkan akan hadir pada awal 2026. Dengan sistem verifikasi yang lebih matang, OpenAI berharap dapat membedakan pengalaman pengguna dewasa dan remaja secara lebih presisi.

Baca Juga: Biaya Operasional Tinggi, OpenAI Terancam Rugi $5 Miliar Tahun Ini

Mengapa Kebijakan Ini Penting di Era AI

AI bukan lagi teknologi eksperimental. Ia telah menjadi bagian dari keseharian, termasuk bagi anak dan remaja. Tanpa regulasi dan perlindungan yang memadai, AI berpotensi menimbulkan risiko psikologis dan sosial.

Kebijakan prediksi usia ini menunjukkan bahwa OpenAI mulai mengambil posisi lebih proaktif dalam tanggung jawab etis pengembangan AI. Bukan hanya soal kecanggihan teknologi, tetapi juga dampak jangka panjang bagi generasi muda.

Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi sinyal bagi platform teknologi lain: perlindungan pengguna muda tidak bisa lagi bersifat opsional.

Baca Juga: OpenAI Kembangkan Kecerdasan Buatan Baru Bernama Strawberry

Registrasi ke Bittime

auto earn.webp

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI, literasi digital dan finansial menjadi semakin penting. Jika Anda tertarik menjelajahi dunia aset kripto dan teknologi blockchain dengan aman dan legal di Indonesia, segera lakukan registrasi di platform Bittime

Dengan platform yang teregulasi dan ramah pengguna, Bittime dapat menjadi langkah awal Anda memahami ekosistem digital masa depan secara bertanggung jawab.

Kesimpulan

Penerapan sistem prediksi usia di ChatGPT menandai babak baru dalam upaya OpenAI melindungi pengguna di bawah 18 tahun. 

Dengan pendekatan berbasis perilaku, pembatasan konten sensitif, serta opsi verifikasi bagi pengguna dewasa, kebijakan ini menunjukkan keseimbangan antara keamanan dan kebebasan penggunaan. Ke depan, sistem ini juga menjadi fondasi penting bagi hadirnya fitur adult mode yang lebih terpersonalisasi.

FAQ

Apa itu sistem prediksi usia di ChatGPT?

Sistem ini adalah mekanisme otomatis yang memperkirakan usia pengguna berdasarkan perilaku akun untuk meningkatkan keamanan, khususnya bagi remaja.

Konten apa saja yang dibatasi untuk pengguna di bawah 18 tahun?

Konten kekerasan ekstrem, self-harm, seksual, dan role-play romantis sensitif akan diblokir secara default.

Apakah ChatGPT meminta dokumen identitas sejak awal?

Tidak. Prediksi usia dilakukan tanpa verifikasi identitas, kecuali jika pengguna mengajukan banding.

Bagaimana jika pengguna dewasa salah terdeteksi sebagai di bawah umur?

Pengguna dapat mengajukan verifikasi ulang melalui selfie verification menggunakan layanan pihak ketiga.

Apakah kebijakan ini akan memengaruhi semua pengguna ChatGPT?

Ya, kebijakan ini diterapkan secara global, namun dampaknya paling terasa pada akun yang terdeteksi berusia di bawah 18 tahun.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

X Cabut Akses API Rewards for Posting Apps untuk Hindari AI Slop dan Spam
X Cabut Akses API Rewards for Posting Apps untuk Hindari AI Slop dan Spam

X resmi memblokir Rewards for Posting Apps lewat kebijakan API baru untuk mengurangi AI slop dan spam, memicu kejatuhan token InfoFi seperti Kaito.

2026-01-16Baca