Kurs Dollar Hari Ini 5 Juni 2026 Tembus Rp18.000, Apa Penyebab Rupiah Melemah?

2026-06-05
Kurs Dollar Hari Ini 5 Juni 2026 Tembus Rp18.000, Apa Penyebab Rupiah Melemah.webp

Bittime - Nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pasar setelah kurs dolar AS berhasil menembus level psikologis Rp18.000 pada perdagangan 5 Juni 2026. 

Pelemahan ini terjadi di tengah derasnya arus keluar dana asing dari pasar keuangan Indonesia, penguatan dolar AS secara global, serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi domestik. 

Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai kurs USD hari ini, nilai tukar rupiah terbaru, hingga prediksi arah rupiah dalam jangka pendek.

Poin Penting

  • Kurs USD/IDR telah menembus level psikologis Rp18.000.

  • Investor asing mencatat net sell sekitar Rp67 triliun sepanjang 2026.

  • Bank Indonesia menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga.

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi.  

Kurs USD Hari Ini: Satu Dolar Berapa Rupiah?

 

Berdasarkan data kurs terbaru, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah (USD/IDR) telah menembus area Rp18.000 per dolar AS. Level ini menjadi salah satu titik terlemah rupiah dalam sejarah dan menandai tekanan yang cukup besar terhadap mata uang domestik.

Bagi masyarakat yang sering melakukan transaksi internasional, impor barang, investasi luar negeri, maupun pembelian aset berbasis dolar seperti saham AS dan kripto, kenaikan kurs dolar tentu berdampak langsung terhadap biaya yang harus dikeluarkan.

Baca juga : Prediksi USD ke IDR Juni 2026: Rupiah Melemah ke Level Rp18.030 - 18.500

Sebagai ilustrasi sederhana:

  • US$100 setara sekitar Rp1,8 juta

  • US$1.000 setara sekitar Rp18 juta

  • US$10.000 setara sekitar Rp180 juta

Kenaikan kurs dolar membuat seluruh transaksi berbasis mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang rupiah.

Kenapa Rupiah Melemah terhadap Dolar AS?

Pelemahan rupiah saat ini bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal.

Ada kombinasi faktor global dan domestik yang secara bersamaan memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

1. Penguatan Dolar AS Global

Dolar AS masih menjadi aset pilihan investor global ketika ketidakpastian ekonomi meningkat. Permintaan terhadap dolar meningkat seiring investor mencari aset yang dianggap lebih aman dibandingkan mata uang negara berkembang.

Kondisi ini tidak hanya menekan rupiah, tetapi juga berbagai mata uang di Asia dan pasar negara berkembang lainnya.

Baca juga : IHSG Hari Ini 5 Juni 2026 Diproyeksi Masih Tertekan, Asing Keluar dan Rupiah Melemah

2. Investor Asing Keluar dari Indonesia

Salah satu faktor yang paling banyak disorot pasar adalah derasnya arus keluar modal asing.

Data terbaru menunjukkan investor asing telah membukukan net sell sekitar Rp67 triliun sepanjang tahun 2026 di pasar saham Indonesia.

Ketika investor asing menjual saham dan aset domestik, mereka biasanya mengonversi dana tersebut ke dolar AS sebelum dipindahkan keluar dari Indonesia. Akibatnya, permintaan dolar meningkat dan rupiah semakin tertekan.

Arus keluar dana dalam jumlah besar ini juga menjadi salah satu alasan mengapa IHSG menjadi salah satu pasar saham dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang tahun ini.

3. Menurunnya Kepercayaan Investor

Selain faktor teknis, sentimen pasar juga berperan penting.

Beberapa analis menilai investor global mulai meminta premi risiko yang lebih tinggi untuk berinvestasi di Indonesia. Kekhawatiran terhadap arah kebijakan ekonomi, pelemahan pasar saham, dan tekanan terhadap rupiah membuat sebagian investor memilih mengurangi eksposur mereka terhadap aset Indonesia.

Apa Kata Bank Indonesia?

Di tengah pelemahan rupiah, Bank Indonesia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih relatif kuat.

Bank Indonesia menyoroti beberapa indikator utama seperti:

  • Inflasi yang masih terkendali.

  • Sistem perbankan yang stabil.

  • Cadangan devisa yang tetap memadai.

  • Pertumbuhan ekonomi yang masih positif.

BI juga menyatakan akan terus melakukan langkah stabilisasi di pasar keuangan untuk menjaga nilai tukar rupiah agar tetap bergerak sesuai fundamental ekonomi.

Sementara itu, pemerintah dan Kementerian Keuangan menilai tekanan terhadap rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal dibandingkan pelemahan ekonomi domestik.

Baca juga : Harga Tether USDT (USDT)

Dampak Dolar Rp18.000 terhadap Masyarakat

Pelemahan rupiah dapat memberikan dampak pada berbagai sektor ekonomi.

Beberapa dampak yang paling terasa antara lain:

  • Harga barang impor berpotensi naik.

  • Biaya perjalanan luar negeri menjadi lebih mahal.

  • Perusahaan dengan utang dolar menghadapi tekanan biaya.

  • Harga bahan baku impor dapat meningkat.

Namun di sisi lain, eksportir berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dalam dolar akan bernilai lebih besar ketika dikonversi ke rupiah.

Prediksi Rupiah Minggu Ini

Dalam jangka pendek, arah rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama:

  • Pergerakan dolar AS global.

  • Arus dana asing di pasar Indonesia.

  • Respons Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar.

Jika tekanan foreign outflow mulai mereda dan sentimen global membaik, rupiah berpotensi melakukan pemulihan terbatas. 

Namun apabila arus keluar dana asing terus berlanjut, volatilitas nilai tukar diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa pekan mendatang.

Kesimpulan

Kurs dollar hari ini yang menembus Rp18.000 mencerminkan kombinasi tekanan global dan domestik yang sedang dihadapi Indonesia. Penguatan dolar AS, keluarnya dana asing sekitar Rp67 triliun dari pasar saham Indonesia, serta meningkatnya kehati-hatian investor menjadi faktor utama yang mendorong pelemahan rupiah.

Meski demikian, Bank Indonesia dan pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. 

Karena itu, investor perlu memantau perkembangan arus modal asing, kebijakan BI, dan kondisi pasar global untuk memahami arah nilai tukar rupiah berikutnya.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Berapa kurs dollar hari ini?

Kurs dolar AS telah mencapai sekitar Rp18.000 per dolar pada perdagangan 5 Juni 2026.

Kenapa rupiah melemah?

Pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS global, foreign outflow, dan meningkatnya kehati-hatian investor.

Berapa net sell investor asing tahun 2026?

Investor asing telah mencatat penjualan bersih sekitar Rp67 triliun di pasar saham Indonesia.

Apa kata Bank Indonesia tentang rupiah?

BI menyatakan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dengan inflasi terkendali dan cadangan devisa yang memadai.

Apakah rupiah bisa kembali menguat?

Peluangnya ada jika arus keluar dana asing mereda dan sentimen pasar global membaik.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Worldcoin (WLD) Meledak 60% Saat Pasar Kripto Berdarah, Apakah Target US$0,65 Berikutnya?
Worldcoin (WLD) Meledak 60% Saat Pasar Kripto Berdarah, Apakah Target US$0,65 Berikutnya?

Worldcoin (WLD) melonjak lebih dari 60% saat pasar kripto melemah. Simak penyebab rally WLD, risiko overbought, dan target harga US$0,65.

2026-06-05Baca