Kenapa Bitcoin Melemah Sementara Pasar Crypto Merosot?

2026-02-08

Kenapa Bitcoin Melemah Sementara Pasar Crypto Merosot.png

Bittime - Tekanan kembali menghantam Bitcoin dan pasar crypto secara luas. Dalam beberapa waktu terakhir, harga Bitcoin melemah dan menyeret hampir seluruh aset digital utama ke zona merah. 

Penurunan ini bukan terjadi tanpa sebab, melainkan lahir dari kombinasi faktor ekonomi global, perubahan perilaku investor, dan tekanan likuiditas yang semakin terasa.

Berbeda dari koreksi jangka pendek yang sering terjadi, situasi kali ini menunjukkan pasar yang sedang berhati hati. 

Investor tidak hanya menjual altcoin berisiko tinggi, tetapi juga melepas Bitcoin yang selama ini dianggap paling kuat di antara aset crypto. Kondisi tersebut memperjelas bahwa sentimen pasar sedang bergeser dari agresif ke defensif.

Key Takeaways

  • Bitcoin melemah karena tekanan makroekonomi dan penurunan minat terhadap aset berisiko
  • Arus keluar dana dan likuidasi leverage mempercepat penurunan pasar crypto
  • Pergerakan Bitcoin semakin sejalan dengan dinamika pasar keuangan global

 

Banner Daftar Bittime

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi. 

Tekanan Likuiditas dan Arus Keluar Dana

Salah satu faktor utama di balik melemahnya Bitcoin adalah berkurangnya likuiditas di pasar crypto. Dalam beberapa pekan terakhir, dana yang sebelumnya masuk ke instrumen investasi berbasis crypto mulai keluar secara bertahap. Ketika aliran dana baru menurun, pasar menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual.

Situasi ini diperparah oleh posisi leverage yang terlalu padat. Saat harga Bitcoin turun melewati level teknis penting, banyak posisi beli terpaksa ditutup otomatis. Likuidasi beruntun ini menciptakan tekanan tambahan dan membuat penurunan harga berlangsung lebih cepat dari biasanya.

Pasar crypto yang bergantung pada likuiditas tinggi memang sangat sensitif terhadap perubahan arus modal, dan kondisi saat ini mencerminkan hal tersebut.

Perubahan Sentimen Risiko Investor Global

Bitcoin kini semakin diperlakukan sebagai aset berisiko, bukan pelindung nilai. Ketika ketidakpastian meningkat di pasar global, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset dengan volatilitas tinggi, termasuk crypto.

Penurunan di pasar saham global turut memengaruhi pergerakan Bitcoin. Banyak investor institusional menempatkan crypto dalam keranjang yang sama dengan saham teknologi. Ketika tekanan muncul di satu sektor, dampaknya cepat menyebar ke sektor lain.

Akibatnya, Bitcoin kehilangan daya tahannya dan bergerak searah dengan pasar keuangan tradisional, terutama saat sentimen berubah menjadi risk off.

Btcoin .png

Baca Juga: Bitcoin Kembali Terkoreksi di Februari 2026, Apa yang Terjadi?

Dampak Kebijakan Moneter dan Kekuatan Dolar AS

Kebijakan moneter Amerika Serikat juga berperan besar dalam melemahnya Bitcoin. Ekspektasi suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama membuat aset berpendapatan tetap kembali menarik. Imbal hasil obligasi yang naik mengurangi daya tarik aset spekulatif seperti crypto.

Di saat yang sama, penguatan dolar AS memberi tekanan tambahan pada Bitcoin. Karena harga Bitcoin dihitung dalam dolar, mata uang yang lebih kuat membuat aset digital terasa lebih mahal bagi investor global. Hal ini menekan permintaan dan mendorong aksi jual.

Kombinasi kebijakan moneter ketat dan dolar yang solid menjadi hambatan serius bagi pemulihan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Baca Juga: Smart Money Concept: Strategi Membaca Pergerakan Market Kripto

Pasar Crypto Bergerak Serempak Turun

Melemahnya Bitcoin terjadi bersamaan dengan koreksi di hampir seluruh pasar crypto. Ethereum, altcoin besar, hingga token berkapitalisasi menengah ikut tertekan. Ini menunjukkan bahwa penurunan bersifat struktural, bukan hanya disebabkan oleh satu isu spesifik.

Ketika Bitcoin turun, sentimen pasar ikut memburuk dan mendorong investor melepas aset crypto lainnya. Pola ini sudah berulang kali terjadi dan kembali terlihat jelas dalam fase pasar saat ini.

Selama Bitcoin belum menemukan pijakan harga yang stabil, tekanan di pasar crypto secara keseluruhan cenderung berlanjut.

Baca Juga: Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 9 Februari 2026

Kesimpulan

Bitcoin melemah sementara pasar crypto merosot karena kombinasi tekanan likuiditas, perubahan sentimen risiko, dan faktor makroekonomi global. Arus keluar dana, likuidasi leverage, serta kebijakan moneter ketat membuat investor memilih bersikap defensif.

Kondisi ini menegaskan bahwa pergerakan Bitcoin tidak lagi berdiri sendiri. Dinamika ekonomi global kini menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar crypto. Selama ketidakpastian masih tinggi, volatilitas diperkirakan tetap menjadi ciri utama pergerakan harga aset digital.

FAQ

Kenapa Bitcoin melemah bersamaan dengan pasar crypto?

Karena investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di tengah tekanan ekonomi global dan ketidakpastian pasar.

Apakah penurunan ini hanya bersifat sementara?

Penurunan bisa bersifat sementara atau berlanjut tergantung pada kondisi makro dan sentimen pasar dalam waktu dekat.

Apakah likuidasi mempengaruhi harga Bitcoin?

Ya. Likuidasi posisi leverage mempercepat penurunan harga ketika pasar bergerak turun.

Mengapa dolar AS mempengaruhi Bitcoin?

Dolar yang menguat membuat aset berdenominasi dolar kurang menarik bagi investor global, termasuk Bitcoin.

Apakah seluruh pasar crypto terdampak?

Sebagian besar aset crypto bergerak turun bersamaan karena sentimen pasar yang memburuk.

Apakah Bitcoin masih relevan dalam jangka panjang?

Banyak investor masih melihat Bitcoin sebagai aset jangka panjang, meski volatilitas jangka pendek tetap tinggi.

 

Cara Beli Crypto di Bittime?

Cara Beli NEW.webp

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

XRP Ledger Makin Matang: Mulai Jadi Rujukan On-Chain Finance
XRP Ledger Makin Matang: Mulai Jadi Rujukan On-Chain Finance

XRP Ledger, pelan tapi pasti bergerak ke fase baru. Jika sebelumnya dikenal luas sebagai jaringan pembayaran lintas negara, kini XRP Ledger mulai diposisikan sebagai infrastruktur on-chain finance yang lebih lengkap dan siap digunakan di level institusional.

2026-02-08Baca