Inflow Shiba Inu Tembus 2,4 Triliun Token, Apa yang Memicu Lonjakan Besar Ini?

2026-07-27

Inflow Shiba Inu 2,4 Triliun, Apa Pemicu Lonjakannya?

Inflow Shiba Inu menjadi sorotan setelah sekitar 2,4 triliun token SHIB tercatat masuk ke dompet bursa dalam waktu 24 jam pada 26 Juli 2026. Aktivitas tersebut berlangsung ketika harga bergerak cepat dari sekitar $0,0000042 menuju kisaran $0,0000054–$0,0000057. 

Namun, angka inflow yang besar tidak serta-merta membuktikan bahwa satu whale sedang melakukan akumulasi.

Key Takeaways

  • Inflow SHIB 2,4 triliun merupakan arus masuk kotor ke bursa, bukan pembelian bersih oleh satu whale.
  • Permintaan trader Korea Selatan menjadi salah satu faktor terkuat di balik rally Shiba Inu.
  • Reli SHIB tetap berisiko mengalami koreksi karena arus keluar bursa juga tinggi dan harga telah bergerak sangat cepat.

Apa yang Terjadi pada Inflow Shiba Inu?

Dalam periode 24 jam, dompet bursa menerima sekitar 2,4 triliun SHIB. Pada harga antara $0,0000042 dan $0,0000054, jumlah itu secara matematis setara dengan nilai sekitar $10,08 juta hingga $12,96 juta.

Angka tersebut terlihat besar, tetapi perlu dibaca secara hati-hati. Data yang dimaksud merupakan gross exchange inflow atau seluruh token yang masuk ke dompet bursa selama periode pengamatan. Gross inflow berbeda dengan netflow, yaitu selisih antara token yang masuk dan keluar.

Inflow Shiba Inu 2,4 Triliun, Apa Pemicu Lonjakannya?

Sumber bittime.com/trade/SHIB-USDT

Pada waktu yang hampir bersamaan, sekitar 2,376 triliun SHIB juga tercatat keluar dari platform perdagangan. Dengan demikian, arus bersihnya hanya sekitar 22,6 miliar token. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan dua arah yang sangat tinggi, bukan sekadar gelombang deposit untuk dijual.

Perbedaan ini penting karena exchange inflow sering ditafsirkan sebagai potensi tekanan jual. Token yang masuk ke bursa memang lebih mudah dijual, tetapi ketika exchange outflow hampir sama besarnya, pasar mungkin sedang mengalami:

  • Rotasi posisi antar pelaku pasar.
  • Perpindahan token antar platform.
  • Aktivitas market maker.
  • Penyesuaian likuiditas.
  • Pembelian dan penjualan dalam volume besar.
  • Penarikan token ke dompet pribadi.

Karena itu, angka 2,4 triliun tidak dapat digunakan sendirian untuk menyimpulkan bahwa whale Shiba Inu sedang membeli atau menjual.

Baca juga : Top Meme Coin Ethereum 2026: Cara Beli di Bittime

Apakah SHIB Whale Menjadi Pemicu Utama?

Aktivitas pemegang besar kemungkinan ikut meningkatkan volume, tetapi data yang tersedia tidak menunjukkan bahwa satu SHIB whale bertanggung jawab atas seluruh inflow tersebut. Pergerakannya lebih konsisten dengan aktivitas gabungan trader, pemegang besar, market maker, dan pengelola likuiditas.

Transfer bernilai besar juga tidak selalu mewakili transaksi jual beli di pasar terbuka. Sebagai contoh, lebih dari 1,16 triliun SHIB dipindahkan dari dompet yang berkaitan dengan Coinbase melalui beberapa transaksi besar. 

Perpindahan tersebut diperkirakan dapat berasal dari penataan ulang internal, bukan penjualan oleh investor. Harga juga tidak langsung mengalami kenaikan besar setelah transfer itu berlangsung.

Investor perlu membedakan beberapa jenis aktivitas whale:

Whale Mengirim SHIB ke Bursa

Transfer menuju bursa dapat menunjukkan bahwa pemegang besar sedang mempersiapkan token untuk dijual, digunakan sebagai jaminan, atau dipindahkan ke layanan kustodian. Dampaknya baru menjadi lebih bearish apabila transfer diikuti kenaikan net inflow dan tekanan jual nyata.

Whale Menarik SHIB dari Bursa

Penarikan menuju dompet pribadi dapat mengurangi pasokan yang langsung tersedia untuk dijual. Namun, transaksi ini juga dapat menjadi perpindahan internal atau pengaturan ulang penyimpanan.

Bursa Memindahkan Token Antar Dompet

Platform perdagangan secara rutin memindahkan aset antara hot wallet, cold wallet, dan alamat operasional. Jumlah tokennya dapat sangat besar tanpa mengubah kepemilikan ekonomis di pasar.

Oleh sebab itu, label “whale transfer” sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai sinyal beli maupun jual.

Baca juga : Shibarium Capai 270 Juta Wallet: Apa Artinya untuk Harga Shiba Inu?

Permintaan Korea Selatan Memicu SHIB Rally

Pemicu yang lebih jelas dari SHIB rally adalah meningkatnya permintaan dari Korea Selatan. Pasangan SHIB/KRW di Upbit mencatat volume sekitar $62 juta dan mewakili lebih dari 10% volume perdagangan global SHIB. Harga pada pasar tersebut juga diperdagangkan dengan sedikit premium dibandingkan sejumlah bursa internasional.

Premium terjadi ketika harga suatu aset pada satu platform lebih tinggi daripada platform lainnya. Kondisi ini dapat menunjukkan permintaan lokal yang lebih kuat.

Reli berlangsung dalam dua tahap. Dorongan pertama muncul pada Sabtu malam, kemudian harga bergerak relatif datar selama beberapa jam. Gelombang kedua berlangsung pada sesi Asia, sejalan dengan meningkatnya aktivitas trader Korea Selatan.

Pola tersebut memperkuat dugaan bahwa rally tidak semata-mata disebabkan oleh transfer whale. Permintaan pasar spot memainkan peran lebih besar dalam mendorong harga.

Inflow Shiba Inu 2,4 Triliun, Apa Pemicu Lonjakannya?

Sumber: AI Generated Image

Tidak Ada Pengumuman Fundamental Baru

Kenaikan SHIB sekitar 36% terjadi tanpa pengumuman produk baru atau perkembangan besar dari ekosistemnya. Tidak ada katalis baru dari jaringan layer-2 Shibarium yang dapat secara langsung menjelaskan lonjakan harga tersebut.

Pergerakan token bertema anjing lainnya juga lebih terbatas. Dogecoin hanya naik sekitar 6% pada periode yang sama, sedangkan sejumlah token berkapitalisasi lebih kecil bergerak hingga sekitar 10%. Perbedaan kinerja ini menunjukkan bahwa aliran modal lebih terkonsentrasi pada SHIB, bukan reli menyeluruh di sektor meme coin.

Beberapa faktor yang kemungkinan saling memperkuat rally meliputi:

  • Lonjakan pembelian di pasar Korea Selatan.
  • Likuiditas yang relatif tipis setelah periode penurunan.
  • Aktivitas trader dan market maker.
  • Spekulasi setelah harga menembus resistance jangka pendek.
  • Likuidasi posisi short.
  • Efek FOMO dari kenaikan harga yang cepat.
  • Peningkatan perhatian di media sosial.

Likuidasi Short Mempercepat Kenaikan Harga Shiba Inu

Ketika harga SHIB mulai naik, trader yang membuka posisi short menghadapi kerugian. Jika kerugiannya melewati batas margin, posisi tersebut dapat dilikuidasi secara otomatis.

Sekitar $6 juta posisi SHIB dan 1000SHIB tercatat dilikuidasi pada sekitar 2.300 trader. Kurang lebih $5 juta dari jumlah tersebut berasal dari posisi short.

Likuidasi short mengharuskan platform menutup posisi dengan melakukan pembelian. Proses tersebut dapat menciptakan permintaan tambahan dan mempercepat kenaikan.

Namun, data waktu menunjukkan bahwa likuidasi terbesar terjadi setelah harga mulai naik. Artinya, short squeeze lebih tepat dipandang sebagai faktor yang memperbesar rally, bukan pemicu awalnya. Nilai likuidasinya juga dinilai belum cukup besar untuk menjelaskan keseluruhan pergerakan harga sekitar 36%.

Urutan pergerakannya kemungkinan berlangsung seperti berikut:

  1. Permintaan spot mulai meningkat.
  2. Harga menembus area resistance.
  3. Trader momentum ikut membeli.
  4. Posisi short mulai tertekan.
  5. Likuidasi menambah pembelian otomatis.
  6. FOMO mendorong volume lebih tinggi.
  7. Harga memasuki kondisi volatil.

Baca juga : Prediksi SHIB 2030: 100 Juta Shiba Inu Hari Ini $781, Bisa Jadi $19.710?

Mengapa Arus Masuk ke Bursa Tidak Selalu Bearish?

Secara umum, peningkatan exchange inflow sering dipandang negatif karena token yang masuk ke bursa berpotensi dijual. Namun, interpretasi tersebut hanya kuat jika didukung indikator lain.

Dalam kasus ini, inflow sekitar 2,4 triliun SHIB hampir diimbangi oleh outflow sekitar 2,376 triliun SHIB. Selisih kecil dibandingkan total pergerakan menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan meningkat pada kedua sisi.

Exchange inflow lebih berpotensi bearish ketika:

  • Net inflow meningkat tajam.
  • Harga gagal naik meski volume tinggi.
  • Whale terus mengirim token ke bursa.
  • Order jual semakin tebal.
  • Pembelian spot melemah.
  • Harga menembus support dengan volume besar.

Sebaliknya, inflow besar belum tentu bearish ketika:

  • Outflow juga meningkat.
  • Permintaan spot menyerap pasokan.
  • Volume dan harga naik bersamaan.
  • Transfer berasal dari penataan ulang internal.
  • Token berpindah antarplatform perdagangan.

Investor sebaiknya memeriksa gross inflow, gross outflow, dan netflow secara bersamaan. Membaca satu metrik tanpa konteks dapat menghasilkan kesimpulan yang keliru.

Bagaimana Kondisi Harga Shiba Inu Hari Ini?

Pada 26 Juli 2026, harga Shiba Inu sempat naik sekitar 36% menuju $0,0000057. Kenaikan tersebut menambahkan kurang lebih $1 miliar pada kapitalisasi pasarnya, sehingga nilai pasar SHIB mendekati $3,4 miliar. Volume perdagangan hariannya berada di sekitar $380 juta.

Pada pengecekan 27 Juli 2026, harga SHIB berada di sekitar $0,0000043. Perbedaan dari puncak sehari sebelumnya menunjukkan bahwa sebagian kenaikan telah terkoreksi dan volatilitas masih sangat tinggi.

Koreksi setelah rally tajam bukan hal yang tidak biasa. Trader jangka pendek dapat merealisasikan keuntungan, sementara pembeli yang masuk terlambat mungkin menjual ketika momentum mulai melemah.

Pergerakan tersebut juga memperlihatkan bahwa lonjakan inflow dan volume tidak menjamin harga akan terus naik. Pasar perlu membentuk keseimbangan baru setelah mengalami perubahan harga dalam waktu singkat.

Baca juga : Burning Token Shiba Inu (SHIB) Meningkat 62.000%, Apa Dampaknya?

Apakah Shiba Inu Masih Bisa Naik?

Peluang Shiba Inu naik tetap ada apabila permintaan spot berlanjut dan harga mampu mempertahankan area breakout. Namun, potensi rally lanjutan perlu dinilai melalui konfirmasi, bukan hanya berdasarkan besarnya perpindahan token.

Beberapa sinyal yang dapat mendukung kelanjutan rally antara lain:

  • Volume tetap tinggi ketika harga naik.
  • SHIB/KRW terus mencatat permintaan kuat.
  • Premium Korea Selatan tidak menghilang secara tiba-tiba.
  • Netflow bursa tidak berubah menjadi sangat positif.
  • Harga membentuk higher low setelah koreksi.
  • Resistance sebelumnya berubah menjadi support.
  • Pasar kripto secara keseluruhan tetap stabil.

Sebaliknya, risiko koreksi meningkat apabila:

  • Volume turun ketika harga mencoba naik.
  • Trader Korea Selatan mulai mengambil keuntungan.
  • Whale mengirim lebih banyak SHIB ke bursa.
  • Net inflow meningkat tanpa diimbangi permintaan.
  • Harga kembali jatuh di bawah area breakout.
  • Likuidasi posisi long mulai meningkat.
  • Bitcoin dan pasar altcoin melemah.

Reli satu hari belum cukup untuk mengonfirmasi perubahan tren jangka panjang. Dibutuhkan struktur harga yang lebih konsisten dan permintaan yang mampu bertahan setelah euforia mereda.

Indikator yang Perlu Dipantau Setelah Inflow SHIB 2,4 Triliun

1. Exchange Netflow

Netflow memberikan gambaran yang lebih berguna daripada gross inflow. Net inflow positif yang besar dapat menambah pasokan jual, sedangkan net outflow menunjukkan lebih banyak token meninggalkan bursa.

2. Volume SHIB/KRW

Volume pasangan won Korea menjadi indikator penting karena pasar tersebut menjadi pendorong utama rally. Penurunan volume secara cepat dapat menandakan momentum mulai kehilangan tenaga.

3. Perbedaan Harga Antar-Bursa

Premium yang besar menunjukkan permintaan lokal, tetapi juga dapat menarik aktivitas arbitrase. Arbitrase berpotensi mempersempit perbedaan harga sekaligus meningkatkan tekanan jual pada pasar yang lebih mahal.

4. Aktivitas Whale Shiba Inu

Perhatikan arah transfer, alamat tujuan, dan apakah transaksi tersebut merupakan perpindahan internal. Jangan hanya melihat jumlah token.

5. Open Interest dan Likuidasi

Kenaikan open interest yang terlalu cepat dapat membuat pasar rentan terhadap likuidasi berantai. Setelah short squeeze, risiko dapat berbalik menjadi long squeeze jika harga turun tajam.

6. Volume Spot

Reli yang didukung pembelian spot umumnya memiliki dasar yang lebih baik dibandingkan kenaikan yang hanya digerakkan leverage.

7. Support dan Resistance

Harga perlu mempertahankan area breakout agar rally dapat berkembang menjadi tren yang lebih stabil. Kegagalan bertahan dapat membawa SHIB kembali ke rentang sebelum lonjakan.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Membeli SHIB Crypto?

Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua investor. Membeli setelah kenaikan sekitar 36% memiliki risiko berbeda dibandingkan membeli ketika harga bergerak stabil.

Sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan:

  • Apakah pembelian ditujukan untuk trading atau investasi?
  • Berapa kerugian maksimal yang dapat diterima?
  • Apakah harga masih berada dekat support?
  • Apakah volume pembelian tetap kuat?
  • Di mana posisi dinyatakan tidak valid?
  • Apakah keputusan dibuat karena analisis atau FOMO?
  • Berapa besar porsi SHIB dalam keseluruhan portofolio?

Hindari menggunakan seluruh modal untuk mengejar candle yang sudah naik tajam. Metode pembelian bertahap, pembatasan ukuran posisi, dan penetapan titik keluar dapat membantu mengendalikan risiko.

Untuk memantau pasar dan aset kripto yang tersedia, kamu dapat mendaftar akun Bittime serta mempelajari fitur transaksinya terlebih dahulu. Periksa juga berita dan analisis harga terbaru di Bittime Blog sebelum membuat keputusan berdasarkan pergerakan jangka pendek.

Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi. Harga dapat berubah secara signifikan, dan kinerja sebelumnya tidak menjamin hasil pada masa mendatang.

Kesimpulan

Lonjakan inflow Shiba Inu sebesar 2,4 triliun token mencerminkan peningkatan aktivitas pasar, tetapi bukan bukti bahwa satu whale membeli seluruh jumlah tersebut. Angka itu merupakan gross exchange inflow yang hampir diimbangi oleh arus keluar dalam jumlah serupa.

Pemicu paling jelas dari SHIB rally adalah pembelian kuat dari trader Korea Selatan. Volume pasangan SHIB/KRW, premium harga lokal, momentum teknikal, dan likuidasi posisi short bersama-sama mempercepat kenaikan.

Meski demikian, harga telah mengalami koreksi setelah reli tajam. Investor perlu memantau netflow, volume spot, aktivitas whale, permintaan Korea Selatan, dan struktur harga sebelum menyimpulkan bahwa tren bullish baru telah terbentuk. 

Gunakan Bittime untuk memantau pasar dan membaca pembaruan terbaru, tetapi tetap sesuaikan setiap keputusan dengan profil risikomu.

Cek harga Memecoin lain seperti Dogecoin (DOGE), Shiba Inu (SHIB), Pepe (PEPE), dan Bonk (BONK), lalu mulai trading di Bittime.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa arti inflow SHIB 2,4 triliun?

Angka tersebut menunjukkan sekitar 2,4 triliun SHIB masuk ke dompet bursa dalam 24 jam. Jumlah itu merupakan gross inflow, bukan arus bersih dan bukan bukti pembelian oleh satu whale.

Apakah exchange inflow membuat harga SHIB turun?

Tidak selalu. Inflow dapat meningkatkan potensi tekanan jual, tetapi dampaknya bergantung pada outflow, permintaan spot, netflow, dan kondisi likuiditas.

Mengapa harga Shiba Inu naik tajam?

Kenaikan terutama berkaitan dengan pembelian kuat dari trader Korea Selatan. Momentum kemudian diperbesar oleh breakout teknikal, FOMO, dan likuidasi posisi short.

Apakah SHIB whale sedang melakukan akumulasi?

Aktivitas whale memang meningkat, tetapi transfer besar belum tentu merupakan akumulasi. Sebagian transaksi dapat berasal dari market maker, bursa, layanan kustodian, atau perpindahan internal.

Apakah SHIB rally akan berlanjut?

Kelanjutan rally bergantung pada volume spot, netflow bursa, permintaan Korea Selatan, dan kemampuan harga mempertahankan support. Kenaikan satu hari belum cukup untuk memastikan perubahan tren jangka panjang.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

CZ Ingatkan Trader Crypto: Simpan Aset Sendiri atau Pilih Exchange Besar
CZ Ingatkan Trader Crypto: Simpan Aset Sendiri atau Pilih Exchange Besar

CZ peringatkan risiko self-custody vs exchange terbesar usai BitMEX & BitMart tutup. Simak analisis keamanan aset kripto dan pilihan terbaik untuk trader.

2026-07-27Baca