Global AI Market Soars vs Crypto AI Sector: Tren & Proyeksi 2026
2026-02-04
Pasar kecerdasan buatan (AI) global diprediksi akan mengalami lonjakan besar pada tahun 2026, dengan pertumbuhan yang pesat dalam berbagai sektor teknologi. Di sisi lain, sektor crypto AI tampaknya tertinggal, dengan banyak token AI crypto yang tidak memenuhi ekspektasi pasar.
Kami akan membahas tren dan proyeksi pertumbuhan pasar AI pada 2026, perbandingan antara AI mainstream dan crypto AI, serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja sektor-sektor ini.
Mari kita eksplorasi lebih lanjut mengenai perbedaan performa antara keduanya dan apa yang dapat diharapkan di masa depan.
Key Takeaways
- Pasar AI global 2026 diprediksi tumbuh pesat, dengan proyeksi nilai mencapai $376 miliar, seiring dengan adopsi teknologi yang semakin luas.
- Sektor crypto AI tertinggal dibandingkan AI mainstream, dengan banyak token crypto AI seperti Chainlink, Bittensor, dan Near Protocol yang mengalami penurunan nilai.
- Investor lebih memilih sektor AI mainstream, yang didorong oleh pendanaan institusional, sementara sektor crypto AI terhambat oleh masalah likuiditas dan ketidakpastian pasar.
Perkembangan Pasar AI Global 2026

Pasar AI global diperkirakan akan mencapai nilai $376 miliar pada akhir 2026, dengan pertumbuhan tahunan yang signifikan. Teknologi AI yang terus berkembang, seperti pembelajaran mesin, analisis data, dan otomatisasi, menjadi pendorong utama di balik pertumbuhan ini.
Selain itu, sektor ini juga mendapatkan dukungan kuat dari pemerintahan dan sektor bisnis, yang berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan AI untuk memperkuat daya saing dan keamanan nasional mereka.
Proyeksi Pertumbuhan AI Global
Menurut data dari Fortune Business Insights, pasar AI global diperkirakan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 26,6%, yang akan membawa nilai pasar AI global menjadi $2,48 triliun pada tahun 2034.
Sektor itu terus mendapatkan perhatian dari investor besar seperti Nvidia, Alphabet, dan Microsoft, yang memanfaatkan teknologi AI untuk mempercepat inovasi dan pertumbuhan di berbagai industri.
Salah satu faktor utama di balik pertumbuhan ini adalah adopsi AI di sektor industri dan pemerintah, yang semakin mengandalkan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan berbasis data.
Baca Juga: 7 Cara Trading Crypto Jitu untuk Pemula, Lengkap dengan Tips dan Trik-nya
Perbandingan AI Mainstream vs Crypto AI

Sementara pasar AI mainstream terus melesat, sektor crypto AI mengalami kinerja yang kurang memuaskan. Proyek seperti Chainlink, Bittensor, dan Near Protocol telah tertinggal di tengah tantangan likuiditas dan ketidakpastian pasar.
Banyak token crypto AI yang belum mampu mengatasi masalah pendanaan dan masih bergantung pada spekulasi pasar, sementara AI mainstream didukung oleh model pendanaan institusional yang lebih stabil.
Baca Juga: Daftar Bittime Futures Public Beta Waitlist dan Dapatkan Hadiah Trial Funds s.d 1500 USDT
Crypto AI Tokens Underperform
Token-token crypto AI, seperti Chainlink, Bittensor, dan Near Protocol, mengalami penurunan nilai yang signifikan pada 2025, dengan sebagian besar masih berjuang untuk menemukan model pendapatan yang solid.
Meskipun beberapa proyek crypto AI mengalami lonjakan harga singkat, secara keseluruhan, kinerja mereka tertinggal jauh dibandingkan dengan saham perusahaan AI terkemuka yang mencatatkan keuntungan stabil.
- Chainlink (LINK): Meskipun pernah mencapai harga tertinggi $52,70 pada 2021, Chainlink kini terjebak dalam tren penurunan dengan penurunan harga lebih dari 80% dalam setahun terakhir.
- Bittensor (TAO): Proyek ini mengembangkan jaringan pembelajaran mesin desentralisasi, namun mengalami penurunan harga sekitar 51% dalam setahun terakhir.
- Near Protocol (NEAR): Dengan kinerja negatif hingga 68%, Near Protocol juga tertinggal, meskipun dirancang untuk mendukung aplikasi desentralisasi dan agen AI.
AI Mainstream Dominates Investor Preference
Perusahaan-perusahaan besar seperti Nvidia dan Alphabet terus menarik perhatian investor besar, sementara sektor crypto AI masih terhambat oleh masalah likuiditas dan kekhawatiran terkait volatilitas pasar.
AI mainstream, dengan dukungan institusional, infrastruktur yang lebih kuat, dan model pendapatan yang lebih matang, terus memimpin pasar.
Sebaliknya, sektor crypto AI membutuhkan waktu lebih lama untuk membuktikan potensi jangka panjangnya, terutama dalam hal penerimaan pasar dan model bisnis yang lebih jelas.
Baca Juga: Strategi Trading Kripto buat Pemula, Jangan Lakuin Ini!
Pengaruh Sektor Teknologi Terhadap Kinerja AI
Sektor teknologi secara keseluruhan memiliki pengaruh besar terhadap kinerja baik pasar AI mainstream maupun crypto AI.
Perusahaan-perusahaan yang menguasai infrastruktur teknologi, seperti Nvidia dengan GPU AI mereka dan Alphabet dengan integrasi AI dalam berbagai produk mereka, memiliki keuntungan besar dalam memimpin pasar.
Sementara itu, sektor crypto AI masih terbatas oleh masalah adopsi dan ketidakpastian regulasi yang terus mempengaruhi kinerja token-token di sektor ini.
Kesimpulan
Sektor AI global terus mengalami lonjakan yang signifikan, dengan proyeksi pertumbuhan yang sangat positif hingga 2026. Meskipun sektor crypto AI memiliki potensi, banyak token crypto AI yang mengalami kinerja buruk akibat masalah likuiditas dan ketidakpastian pasar.
Untuk para investor yang tertarik pada AI, sektor mainstream menawarkan peluang yang lebih stabil dan menguntungkan.
Namun, seiring berjalannya waktu, jika sektor crypto AI dapat mengatasi tantangan-tantangan ini, kemungkinan besar mereka akan mengikuti jejak sektor AI mainstream dalam jangka panjang.
Jika Anda ingin memulai perjalanan trading crypto atau ingin mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan pasar AI, kunjungi Bittime Exchange atau baca artikel-artikel menarik di Bittime Blog.
FAQ
Apa perbedaan antara AI mainstream dan crypto AI?
AI mainstream lebih dominan dalam hal investasi dan adopsi institusional, sementara crypto AI masih menghadapi tantangan dalam hal likuiditas dan model bisnis yang jelas.
Mengapa crypto AI tokens mengalami penurunan performa?
Penurunan performa crypto AI dipengaruhi oleh masalah likuiditas, ketidakpastian pasar, dan ketergantungan pada spekulasi daripada model pendapatan yang teruji.
Apakah sektor AI mainstream lebih stabil dibandingkan crypto AI?
Ya, sektor AI mainstream lebih stabil karena didorong oleh investasi institusional, infrastruktur yang kuat, dan model pendapatan yang lebih matang.
Apa faktor utama yang mempengaruhi kinerja pasar AI global?
Faktor utama yang mempengaruhi pasar AI global adalah adopsi teknologi oleh sektor industri dan pemerintah, serta pendanaan dan dukungan dari investor besar.
Bagaimana prospek sektor crypto AI di masa depan?
Sektor crypto AI memiliki potensi, namun perlu mengatasi tantangan seperti likuiditas, adopsi pasar, dan pengembangan model bisnis yang lebih jelas untuk bersaing dengan sektor AI mainstream.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



