Elicit AI: Panduan Lengkap buat Riset Literature
2026-09-16
Kalau tujuanmu adalah mencari jurnal untuk skripsi, tesis, paper, atau penelitian, Elicit AI bisa membantu mempercepat tahap pencarian dan pengolahan literature. Yang perlu diperhatikan, Elicit bukan sekadar tempat mengetik kata kunci lalu mendapatkan daftar jurnal.
Workflow-nya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kamu bisa mulai dari mencari paper, membuat tabel perbandingan, membaca beberapa jurnal sekaligus, mengambil data dari PDF, atau melakukan systematic review.
Jadi, bagaimana cara menggunakan Elicit AI untuk research tanpa bingung memilih fiturnya?
Key Takeaways
- Gunakan Find Papers jika baru mulai mencari jurnal dan belum memiliki kumpulan paper.
- Gunakan Chat with Papers atau tabel dengan custom columns jika sudah menemukan paper dan ingin menggali isinya.
- Untuk kumpulan PDF sendiri, gunakan Extract Data, sedangkan systematic review membutuhkan workflow yang lebih terstruktur.
Cara Memulai Research di Elicit AI
Langkah pertama adalah menentukan pertanyaan penelitian, bukan sekadar satu atau dua keyword.
Misalnya, jika topik yang ingin diteliti adalah pengaruh AI terhadap pendidikan, jangan hanya mengetik:
“AI education”
Buat pertanyaan yang lebih spesifik, misalnya:
“How does generative AI affect learning outcomes in higher education?”
Pertanyaan seperti ini memberikan konteks yang lebih jelas kepada Elicit. Platform ini memang dirancang untuk pencarian berbasis semantic search, sehingga pengguna dapat menggunakan pertanyaan natural language untuk menemukan paper yang relevan.
Elicit juga merekomendasikan penggunaan bahasa Inggris karena pencarian, ringkasan, dan ekstraksi datanya dioptimalkan untuk paper berbahasa Inggris.

Tips praktis: kalau hasil pencarian terlalu luas, jangan langsung mengganti banyak keyword. Persempit pertanyaan dengan menambahkan populasi, periode, metode, atau variabel yang ingin diteliti.
Baca Juga: Elicit AI Adalah: Pengertian dan Cara Menggunakannya
Gunakan Find Papers untuk Mencari Jurnal
Setelah pertanyaan siap, masuk ke Find Papers.
Masukkan research question pada kolom pencarian, lalu lihat paper yang muncul. Jangan langsung mengunduh semuanya. Gunakan hasil awal untuk memahami penelitian apa saja yang tersedia.

Perhatikan beberapa hal:
- Judul dan abstrak paper.
- Tahun publikasi.
- Relevansi dengan pertanyaan penelitian.
- Metode yang digunakan.
- Populasi atau objek penelitian.
- Temuan utama.
Elicit kemudian bisa digunakan untuk membuat tabel analisis. Kamu dapat menambahkan kolom sesuai kebutuhan, misalnya “Apa metode penelitian yang digunakan?”, “Apa hasil utama penelitian?”, atau “Apa keterbatasan studi ini?”
Fitur columns memang dirancang untuk mengambil informasi tertentu dari kumpulan paper sehingga hasil penelitian lebih mudah dibandingkan secara berdampingan.
Produktif dengan AI, cerdas dalam berinvestasi. Registrasi di Bittime dan bangun portofoliomu sekarang.
Setelah Menemukan Paper, Lakukan Ini

Kesalahan umum dalam riset dengan Elicit AI adalah berhenti setelah menemukan daftar jurnal.
Padahal, tahap berikutnya justru penting: menentukan paper mana yang benar-benar layak digunakan.
Misalnya kamu mendapatkan 30 paper. Tidak semuanya harus dibaca secara mendalam. Buat kriteria sederhana terlebih dahulu.
Contohnya, penelitian harus:
- Membahas generative AI dalam pendidikan tinggi.
- Menggunakan data empiris.
- Dipublikasikan dalam periode tertentu.
- Memiliki hasil yang berkaitan dengan learning outcomes.
Setelah kriterianya jelas, gunakan tabel Elicit untuk membantu membandingkan paper tersebut.
Dengan cara ini, Elicit berfungsi sebagai alat untuk memetakan literature, sementara keputusan akhir tentang paper yang digunakan tetap berada di tangan peneliti.
Baca Juga: Apa Itu Jenni? AI Penulis Akademik untuk Skripsi dan Riset
Sudah Punya PDF? Pakai Extract Data
Kalau kamu sudah mengumpulkan jurnal dalam bentuk PDF, tidak perlu selalu memulai pencarian dari nol.
Elicit menyediakan Extract Data untuk membuat tabel dari kumpulan paper yang sudah dimiliki. PDF dapat diunggah atau diambil dari library Elicit, kemudian informasi tertentu dapat diekstrak untuk dianalisis.
Contohnya, kamu memiliki 20 jurnal tentang efektivitas metode pembelajaran berbasis AI.
Kamu bisa membuat kolom:
Peneliti | Tahun | Sampel | Metode | Variabel | Hasil | Keterbatasan
Elicit kemudian membantu mengisi informasi tersebut berdasarkan paper.
Namun, jangan menganggap hasil ekstraksi otomatis selalu benar. Dokumentasi Elicit sendiri mencatat bahwa tabel tertentu dalam paper dapat lebih sulit diekstrak, terutama jika formatnya kompleks.
Untuk PDF dengan tabel atau formula yang rumit, tersedia opsi Premium PDF parsing pada paket tertentu.

Gunakan Chat with Papers untuk Membaca Beberapa Jurnal Sekaligus
Kalau kamu sudah memiliki beberapa paper utama dan ingin memahami isinya tanpa berpindah-pindah dokumen, gunakan Chat with Papers.
Pilih paper yang ingin dianalisis, kemudian ajukan pertanyaan spesifik.
Contohnya:
“Apa perbedaan metodologi dari penelitian-penelitian ini?”
atau:
“Apa temuan yang konsisten di antara paper tersebut?”
Cara ini lebih berguna dibandingkan memberikan prompt yang terlalu umum seperti “jelaskan semua paper”.
Semakin spesifik pertanyaannya, semakin mudah hasilnya digunakan untuk melanjutkan penelitian.
Baca Juga: Prompt AI untuk Riset Akademik: Contoh ChatGPT dan Gemini untuk Mahasiswa
Kapan Menggunakan Research Report?
Jika kamu ingin memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai sebuah pertanyaan penelitian, Research Report bisa menjadi pilihan.
Workflow ini menghasilkan laporan berdasarkan paper yang ditemukan Elicit dan dapat diekspor ke PDF atau Word.
Contohnya, setelah melakukan pencarian awal dengan topik “impact of generative AI on higher education”, kamu dapat menggunakan Research Report untuk mendapatkan sintesis awal mengenai temuan dari literature yang tersedia.
Tetapi gunakan laporan tersebut sebagai bahan awal penelitian, bukan sebagai pengganti paper akademik. Klaim penting tetap perlu dicek kembali ke sumber aslinya.
Kalau Melakukan Systematic Review, Gunakan Workflow Khusus

Untuk penelitian yang membutuhkan proses systematic review, Elicit memiliki workflow yang berbeda dari pencarian paper biasa.
Alurnya dapat mencakup penentuan pertanyaan, pengumpulan sumber, screening, ekstraksi data, dan sintesis evidence. Artinya, pengguna tidak perlu memaksakan Find Papers untuk menangani seluruh proses systematic review.
Fitur ini juga memiliki batasan berdasarkan paket Elicit yang digunakan, sehingga penting memeriksa akses akun sebelum memulai proyek besar.
Baca Juga: Apa Itu Gauth AI? Kenali AI Tutor untuk Membantu Belajar
Cara Membuat Riset dengan Elicit AI Lebih Efektif
Ada satu prinsip sederhana yang bisa digunakan: jangan meminta Elicit melakukan semuanya sekaligus.
Bagi proses research menjadi beberapa tahap:
Pertanyaan → Cari paper → Seleksi → Ekstrak data → Bandingkan → Verifikasi → Sintesis
Pada tahap pencarian, fokus pada relevansi. Saat ekstraksi, fokus pada data yang dibutuhkan. Saat sintesis, bandingkan temuan dari paper yang sudah lolos seleksi.
Pendekatan ini membuat hasil lebih mudah diperiksa dan mengurangi risiko menggunakan informasi dari paper yang sebenarnya tidak relevan.
Elicit juga menyediakan fitur ekspor. Tabel tertentu dapat diekspor ke CSV atau Excel, sedangkan referensi dapat diekspor dalam format seperti RIS dan BIB untuk digunakan bersama reference manager.

Apakah Elicit AI Cukup untuk Menyelesaikan Research?
Elicit dapat mengurangi pekerjaan manual dalam pencarian dan pengolahan literature, tetapi penelitian tetap membutuhkan penilaian manusia.
AI bisa membantu menemukan pola, merangkum informasi, dan menyusun data. Namun, peneliti tetap perlu memeriksa konteks, metodologi, kualitas bukti, serta apakah kesimpulan paper memang mendukung argumen yang akan digunakan.
Karena itu, workflow yang paling praktis adalah menggunakan Elicit untuk mempercepat proses menemukan dan mengorganisasi evidence, lalu kembali ke paper asli ketika informasi tersebut akan menjadi bagian penting dari penelitian.
Baca Juga: Pintarly Id vs Pelajarin AI: Mana Aplikasi Belajar AI Terbaik untuk Siswa Indonesia?
Kesimpulan
Untuk pemula, cara paling mudah menggunakan Elicit AI adalah mulai dari Find Papers dengan research question yang jelas.
Setelah menemukan paper, gunakan columns untuk membandingkan informasi, Chat with Papers untuk menggali beberapa sumber, dan Extract Data jika sudah memiliki kumpulan PDF.
Jika kebutuhan penelitian semakin kompleks, Research Report atau Systematic Review dapat digunakan sesuai workflow yang diperlukan.
Dengan alur tersebut, panduan Elicit AI tidak perlu dimulai dari semua fitur sekaligus. Tentukan dulu apa yang ingin ditemukan, kemudian pilih tool berdasarkan tahap research yang sedang dikerjakan.
Tertarik berinvestasi di sektor AI crypto? Pantau harga dan mulai trading AI coin populer seperti Bittensor (TAO), NEAR Protocol (NEAR), dan Artificial Superintelligence Alliance (FET) langsung di Bittime.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Bagaimana cara menggunakan Elicit AI untuk research?
Mulai dengan membuat research question yang spesifik, masukkan ke Find Papers, pilih paper yang relevan, lalu gunakan columns untuk mengekstrak dan membandingkan informasi.
Apakah Elicit AI bisa mencari jurnal berdasarkan pertanyaan?
Ya. Find Papers menggunakan pencarian semantik sehingga pengguna dapat memasukkan pertanyaan penelitian dalam bahasa natural, bukan hanya keyword.
Apa fitur Elicit untuk membaca beberapa paper sekaligus?
Gunakan Chat with Papers. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan berdasarkan paper yang dipilih sehingga lebih praktis untuk membandingkan atau memahami beberapa penelitian.
Bagaimana cara menggunakan Elicit untuk PDF?
Jika sudah memiliki jurnal dalam bentuk PDF, gunakan Extract Data. Paper dapat dimasukkan ke dalam tabel dan dianalisis menggunakan kolom sesuai informasi yang ingin dicari.
Apakah Elicit AI cocok untuk literature review?
Ya. Elicit dapat membantu pencarian, screening, ekstraksi data, dan sintesis literature. Untuk systematic review yang lebih formal, gunakan workflow Systematic Review agar prosesnya lebih terstruktur.
Apakah hasil Elicit AI harus dicek ulang?
Ya. Informasi penting tetap perlu diverifikasi dengan paper asli, terutama ketika digunakan untuk skripsi, tesis, jurnal, atau penelitian profesional.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



