Download Film Bajakan Bisa Curi Crypto Wallet dan Password
2026-08-18
Mencari film terbaru secara gratis di internet mungkin terlihat seperti cara sederhana untuk menghemat biaya langganan.
Namun, ancamannya kini jauh melampaui iklan mengganggu atau kualitas video buruk.
Peneliti keamanan menemukan file yang menyamar sebagai The Odyssey bajakan justru membawa Lumma Stealer, malware yang dirancang untuk mencuri password, cookie browser, informasi pembayaran, hingga data crypto wallet.
Kampanye ini memanfaatkan tingginya minat terhadap film The Odyssey dengan membuat file berlabel seolah-olah merupakan versi 1080p, 2160p, WEBRip, atau Blu-ray.
Padahal, file tersebut sebenarnya adalah executable Windows yang dapat menjalankan malware begitu dibuka.
Bagi pemilik aset digital, ancaman seperti ini perlu mendapat perhatian khusus.
Sekali perangkat terinfeksi, malware crypto wallet dapat mencari data yang tersimpan di browser dan aplikasi, sehingga masalahnya bukan lagi sekadar kehilangan akses akun, tetapi juga berpotensi berujung pada kehilangan aset.
Key Takeaways
File download The Odyssey palsu ditemukan menyebarkan Lumma Stealer dengan menyamar sebagai file film berkualitas tinggi.
Lumma dapat mencuri password browser, authentication cookie, data pembayaran, kredensial remote desktop, dan informasi terkait crypto wallet.
Cara perlindungan paling sederhana adalah menghindari sumber bajakan, tidak menjalankan file video berformat .exe, memperbarui sistem keamanan, dan menampilkan ekstensi file di Windows.
The Odyssey Bajakan Jadi Umpan Penyebaran Malware

Sumber Gambar: AI
Bitdefender melaporkan pada 6 Agustus 2026 bahwa penelitinya telah menemukan file berbahaya yang menyamar sebagai salinan bajakan The Odyssey.
File-file tersebut dibuat dengan nama yang menyerupai standar penamaan rilis film ilegal sehingga sekilas terlihat meyakinkan bagi pengguna yang memang sedang mencari versi berkualitas tinggi.
Masalahnya, file tersebut bukan video.
Di belakang nama yang mencantumkan istilah seperti 1080p, H.264, WEBRip, atau 2160p terdapat ekstensi .exe, yang berarti file tersebut merupakan program Windows dan dapat menjalankan kode ketika diklik.
Teknik ini bekerja karena pelaku tidak perlu membuat skema phishing yang terlalu rumit.
Pengguna yang sejak awal mencari The Odyssey pirated download cenderung lebih toleran terhadap nama file aneh, arsip tidak resmi, maupun situs yang tidak dikenal.
Baca Juga : Coldcard Hack: 1.367 BTC Dicuri, Apa Penyebab dan Dampaknya
Apa Itu Lumma Stealer?
Lumma Stealer atau LummaC2 adalah jenis infostealer, yaitu malware yang berfokus mencuri informasi dari komputer korban.
Microsoft mengklasifikasikannya sebagai malware-as-a-service atau MaaS yang digunakan berbagai kelompok kriminal siber dan mampu mengambil data dari browser maupun aplikasi, termasuk cryptocurrency wallet.
Distribusinya tidak hanya melalui film bajakan.
Microsoft pernah menemukan Lumma disebarkan melalui phishing, iklan berbahaya, situs yang diretas, aplikasi bajakan, file-sharing platform, serta metode fake CAPTCHA.
Skalanya juga bukan ancaman kecil.
Pada 2025, Microsoft dan aparat penegak hukum melakukan operasi terhadap infrastruktur Lumma setelah malware tersebut terdeteksi berkomunikasi dengan ratusan ribu perangkat Windows di berbagai negara.
Baca Juga : Coinsbuy Diretas: US$7,9 Juta Aset Ethereum dan Tron Raib
Data Apa Saja yang Bisa Dicuri?
Begitu dijalankan, malware pencuri password ini dapat mencari berbagai informasi sensitif yang tersimpan di perangkat.
Bitdefender menyebut target Lumma mencakup password browser, authentication cookies, informasi pembayaran tersimpan, browser autofill, remote desktop credentials, serta data cryptocurrency wallet.
Ancaman authentication cookie juga patut diperhatikan.
Cookie sesi yang berhasil dicuri dalam kondisi tertentu dapat membantu penyerang mengambil alih sesi login yang masih aktif, sehingga penggunaan autentikasi multifaktor saja belum tentu menutup seluruh risiko apabila perangkat sudah terinfeksi.
Inilah mengapa malware pencuri crypto bisa sangat merugikan pengguna aset digital.
Serangan tidak harus membobol blockchain; pelaku justru menyerang perangkat dan kredensial yang digunakan pemilik aset untuk mengakses layanan crypto.
Baca Juga : Trezor Diserang Data Breach, Apakah Hardware Wallet Ikut Terancam?
Kenapa File Film Bisa Terlihat Normal?
Salah satu trik dalam kampanye ini adalah mengubah ikon executable agar menyerupai aplikasi pemutar video atau file multimedia.
Bitdefender menemukan pelaku menggunakan ikon yang terlihat seperti VLC Media Player sehingga korban lebih mudah menganggap file tersebut sebagai film biasa.
Masalah semakin besar ketika Windows tidak menampilkan ekstensi nama file secara jelas kepada pengguna.
File yang sebenarnya berakhiran .exe dapat terlihat seperti nama film biasa jika pengguna hanya memperhatikan nama dan ikon.
Karena itu, sebuah file bernama seperti film tidak membuktikan bahwa isinya benar-benar video. Ekstensi file tetap menjadi salah satu indikator pertama yang perlu diperiksa.
Baca Juga : 26 Daftar Aplikasi Crypto Palsu di iPhone, Wajib Hati-hati
Cara Menghindari Malware dari Film Bajakan
Perlindungan paling efektif justru dimulai sebelum file diunduh.
Gunakan layanan streaming atau distribusi resmi dan hindari torrent maupun situs download tidak terpercaya, terutama ketika film baru belum tersedia secara resmi dalam format digital.
Jika sebuah file yang diklaim sebagai video meminta pengguna menjalankan .exe, sebaiknya jangan dibuka. Video normal umumnya menggunakan format media seperti MP4 atau MKV, bukan executable Windows.
Bitdefender juga merekomendasikan agar pengguna memperbarui Windows dan software keamanan serta mengaktifkan tampilan file extension di Windows Explorer.
Langkah tersebut membuat penyamaran file executable menjadi lebih mudah dikenali.
Jika kamu ingin membeli atau mempelajari aset digital melalui platform lokal, kamu juga bisa daftar di Bittime. Tetap gunakan password unik dan aktifkan fitur keamanan akun.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Membuka File?
Jika mencurigai perangkat telah menjalankan Lumma Stealer, hentikan aktivitas sensitif dari perangkat tersebut dan lakukan pemindaian keamanan menyeluruh.
Jangan menggunakan komputer yang dicurigai terinfeksi untuk mengganti password atau membuka wallet karena kredensial baru juga berpotensi terekspos.
Gunakan perangkat lain yang bersih untuk mengganti password akun penting dan mengakhiri sesi login aktif.
Untuk akun yang mendukungnya, aktifkan autentikasi multifaktor dan tinjau aktivitas login yang tidak dikenal.
Jika terdapat crypto wallet dengan aset bernilai signifikan dan ada alasan kuat menduga credential wallet telah terekspos, pertimbangkan memindahkan aset melalui perangkat yang sudah dipastikan bersih ke wallet baru dengan kredensial baru.
Jangan pernah memasukkan seed phrase ke situs yang mengaku dapat “membersihkan” atau “memulihkan” wallet.
Film Bajakan Kini Bisa Menjadi Ancaman Finansial
Kasus The Odyssey bajakan menunjukkan perubahan penting dalam pola ancaman digital.
Pelaku tidak hanya mengincar password media sosial, tetapi juga data pembayaran, sesi browser, dan informasi yang dapat membuka jalan menuju aset keuangan digital.
Lumma sendiri telah menggunakan berbagai teknik distribusi sebelumnya, termasuk software bajakan.
Penggunaan film blockbuster sebagai umpan hanya memanfaatkan momentum pencarian tinggi untuk memperbesar peluang korban mengklik file berbahaya.
Bagi pengguna crypto, keamanan perangkat sama pentingnya dengan menjaga seed phrase.
Blockchain mungkin tidak diretas, tetapi komputer tempat wallet dan akun exchange digunakan tetap dapat menjadi titik masuk serangan.
Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.
Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.
Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.
FAQ
Apakah download The Odyssey bajakan bisa membawa malware?
Ya. Bitdefender menemukan file palsu yang mengatasnamakan The Odyssey dan sebenarnya merupakan executable Windows yang membawa Lumma Stealer.
Apa itu Lumma Stealer?
Lumma Stealer adalah information-stealing malware yang dapat mengambil data dari browser dan aplikasi. Microsoft menyebut kemampuannya termasuk mencuri informasi dari cryptocurrency wallet dan memasang malware tambahan.
Apakah Lumma Stealer bisa mencuri crypto wallet?
Lumma dapat menargetkan informasi terkait cryptocurrency wallet yang tersimpan pada perangkat, selain password browser, cookies, dan data lainnya.
Apakah file video berformat EXE aman dibuka?
File .exe adalah executable Windows, bukan format video biasa. Dalam kampanye The Odyssey, Bitdefender secara khusus menemukan file .exe yang menyamar sebagai film dan merekomendasikan agar executable yang mengaku sebagai video tidak dijalankan.
Bagaimana mengetahui file film palsu?
Periksa ekstensi file, sumber download, dan jangan hanya mengandalkan ikon. Pelaku dalam kampanye ini diketahui menggunakan ikon yang menyerupai pemutar media untuk membuat executable terlihat seperti file video.
Apakah antivirus cukup untuk melindungi crypto wallet?
Software keamanan dapat membantu mendeteksi malware, tetapi perlindungan sebaiknya berlapis. Microsoft dan Bitdefender merekomendasikan praktik seperti memperbarui sistem, menghindari software atau media bajakan, serta menggunakan perlindungan endpoint dan deteksi perilaku.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.



