Cara Mining DOGE dan LTC Bersamaan dengan Merged Mining

2026-11-04

Cara Mining DOGE dan LTC Bersamaan dengan Merged Mining

Cara mining DOGE dan LTC bersamaan kini bisa dilakukan menggunakan satu perangkat ASIC melalui teknologi merged mining. Dengan metode ini, kamu dapat menambang Litecoin (LTC) sekaligus berpeluang mendapatkan reward Dogecoin (DOGE), tanpa perlu membeli mesin terpisah untuk masing-masing koin.

Menariknya, kedua koin tersebut menggunakan pekerjaan komputasi yang sama. Namun, apakah hasil mining dua koin otomatis membuat keuntungan lebih besar? Sebelum mencobanya, kamu perlu memahami cara kerja merged mining, perangkat yang cocok, hingga biaya listrik yang harus dikeluarkan.

Key Takeaways

  • Merged mining memungkinkan satu ASIC Scrypt digunakan untuk memperoleh reward Litecoin dan Dogecoin.
  • Mining DOGE dan LTC bisa dilakukan melalui mining pool yang mendukung teknologi Auxiliary Proof of Work (AuxPoW).
  • Profit mining bergantung pada hashrate perangkat, harga DOGE dan LTC, biaya listrik, serta kondisi jaringan.

Apa Itu Merged Mining DOGE dan LTC?

Merged mining adalah metode yang memungkinkan satu proses mining digunakan untuk membantu mengamankan dua blockchain sekaligus. Dalam kasus ini, Litecoin menjadi jaringan utama, sedangkan Dogecoin memanfaatkan bukti komputasi yang sama melalui mekanisme Auxiliary Proof of Work (AuxPoW).

Keduanya bisa menggunakan metode tersebut karena sama-sama mengandalkan algoritma Scrypt. Namun, kesamaan algoritma saja tidak cukup. Blockchain tambahan juga harus mendukung AuxPoW agar bukti komputasi dari jaringan utama dapat diterima.

Dogecoin mulai menerapkan merged mining pada 2014 sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan jaringannya. Dengan dukungan tersebut, kekuatan komputasi miner Litecoin juga dapat berkontribusi pada jaringan Dogecoin.

Bagaimana Cara Kerja Merged Mining?

Bayangkan kamu memiliki satu mesin yang terus melakukan perhitungan untuk menemukan blok Litecoin. Melalui merged mining, hasil perhitungan tersebut juga bisa diperiksa untuk menentukan apakah memenuhi persyaratan blok Dogecoin.

Secara teknis, mining pool menyiapkan pekerjaan yang menghubungkan kedua blockchain. ASIC kemudian menjalankan proses hashing, sementara pool menangani pemeriksaan hasil dan distribusi reward.

Alurnya seperti berikut:

  1. ASIC miner terhubung ke mining pool Litecoin yang mendukung DOGE.
  2. Perangkat melakukan hashing menggunakan algoritma Scrypt.
  3. Hasil komputasi dikirimkan ke pool sebagai shares atau bukti kontribusi mining.
  4. Pool memeriksa apakah hasil tersebut memenuhi target jaringan Litecoin atau Dogecoin.
  5. Reward dari blok yang ditemukan dibagikan kepada miner sesuai ketentuan pool.

Karena masing-masing blockchain memiliki tingkat kesulitan sendiri, hasil mining DOGE dan LTC tidak selalu muncul pada waktu bersamaan.

Baca juga : Crypto Mining 2026: Apakah Masih Menguntungkan?

Perangkat yang Dibutuhkan untuk Mining DOGE dan LTC

Sebelum memulai, pastikan perangkat yang digunakan mendukung algoritma Scrypt. ASIC untuk Bitcoin yang menggunakan SHA-256, misalnya, tidak bisa langsung digunakan untuk mining Litecoin dan Dogecoin.

ASIC Scrypt menjadi pilihan yang lebih masuk akal untuk kegiatan mining saat ini. Komputer biasa atau laptop memang bisa menjalankan proses hashing, tetapi kemampuan komputasinya jauh tertinggal dari mesin khusus.

Cara Mining DOGE dan LTC Bersamaan dengan Merged Mining

Pilihan ASIC Miner untuk DOGE dan LTC

Ada banyak perangkat Scrypt di pasaran. Dua di antaranya adalah Fluminer L1 Pro dan Bitmain Antminer L11.

Spesifikasi

Fluminer L1 Pro

Antminer L11

Algoritma

Scrypt

Scrypt

Hashrate nominal

6 GH/s

20 GH/s

Konsumsi daya nominal

1.400 W

3.680 W

Jenis mining

DOGE dan LTC

DOGE dan LTC

Catatan: Spesifikasi mengacu pada parameter Fluminer L1 Pro dan Antminer L11 standar, bukan varian Pro atau Hydro. Dokumentasi L1 Pro memiliki perbedaan angka antarbagian, sehingga spesifikasi unit tetap perlu dikonfirmasi.

Fluminer L1 Pro menawarkan kebutuhan daya nominal lebih rendah. Sementara itu, Antminer L11 memiliki kapasitas hashing lebih besar, tetapi juga membutuhkan listrik lebih banyak.

Jangan langsung menganggap hashrate tinggi berarti keuntungan lebih besar. Perangkat yang cepat tetapi boros listrik belum tentu memberikan margin terbaik, terutama jika tarif listrik di lokasi mining cukup mahal.

Selain ASIC, siapkan koneksi internet yang stabil, pasokan listrik memadai, dan tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Mesin mining menghasilkan panas selama bekerja, sehingga sistem pendinginan dan keamanan instalasi listrik tidak boleh diabaikan.

Baca juga : Cara Mining ORX lewat HP: Panduan Orex Network untuk Pemula

Cara Mining DOGE dan LTC Bersamaan untuk Pemula

Setelah perangkat siap, langkah berikutnya adalah menghubungkan ASIC ke mining pool. Untuk contoh tutorial ini, kita menggunakan ViaBTC, salah satu layanan yang mendukung merged mining Litecoin dan Dogecoin.

1. Buat Akun di Mining Pool

Buka situs resmi ViaBTC dan daftarkan akun menggunakan email aktif. Setelah berhasil masuk, aktifkan autentikasi dua faktor untuk membantu melindungi akun dan pengaturan penarikan aset.

Selanjutnya, cari pilihan Litecoin atau LTC pada halaman mining pool.

Kamu tidak perlu membuat dua akun terpisah untuk melakukan merged mining DOGE dan LTC melalui layanan ini. Reward kedua aset akan dicatat berdasarkan kontribusi mining dan ketentuan pembayaran yang berlaku.

2. Pilih Metode Pembayaran Mining

ViaBTC menyediakan metode PPS+ dan PPLNS untuk mining Litecoin yang memenuhi syarat menerima reward DOGE.

Keduanya memiliki mekanisme pembayaran berbeda:

  • PPS+: Komponen subsidi blok LTC dihitung berdasarkan shares valid, sedangkan komponen biaya transaksi mengikuti perhitungan PPLNS.
  • PPLNS: Pembayaran dihitung berdasarkan hasil penemuan blok pool dan kontribusi shares dalam periode tertentu.

Untuk reward DOGE, ViaBTC menggunakan sistem PPLNS pada kedua pilihan tersebut. Artinya, memilih PPS+ untuk Litecoin tidak membuat pendapatan Dogecoin menjadi tetap.

3. Atur Worker pada ASIC Miner

Worker adalah identitas perangkat yang digunakan mining pool untuk mengenali kontribusi mesin. Nama ini biasanya terdiri dari ID akun dan nama perangkat.

Sebagai contoh:

minercrypto.worker01

Pada format tersebut, minercrypto merupakan contoh ID akun, sedangkan worker01 adalah nama mesin yang ingin didaftarkan.

Jika menggunakan beberapa ASIC, berikan nama worker yang berbeda agar kamu bisa melihat performa masing-masing perangkat.

4. Hubungkan ASIC ke Litecoin Mining Pool

Masuk ke panel kontrol ASIC melalui jaringan lokal. Setiap merek memiliki tampilan berbeda, tetapi pengaturan mining umumnya tersedia pada menu Miner Configuration atau Pool Settings.

Untuk Litecoin pool ViaBTC, contoh pengaturannya adalah:

Pengaturan

Nilai

Pool URL utama

stratum+tcp://ltc.viabtc.io:3333

Pool URL alternatif

stratum+tcp://ltc.viabtc.io:443

Worker

minercrypto.worker01

Password worker

Nilai bebas jika diminta perangkat

Gunakan ID akun ViaBTC milikmu sendiri pada kolom worker. Password worker bukan password login akun dan tidak perlu menggunakan informasi sensitif.

Jika ASIC mendukung pengaturan pool cadangan, manfaatkan alamat alternatif untuk mengurangi risiko berhentinya mining ketika koneksi utama bermasalah.

Setelah semua kolom terisi, simpan konfigurasi dan jalankan perangkat. Pastikan URL dan port masih sesuai dengan petunjuk terbaru dari pool.

5. Cek Apakah Mining Sudah Berjalan

Buka dashboard ViaBTC dan periksa bagian Workers. Jika koneksi berhasil, nama perangkat akan muncul bersama informasi aktivitas mining.

Perhatikan tiga indikator berikut:

  • Hashrate: Menunjukkan kemampuan hashing yang terukur.
  • Accepted shares: Kontribusi mining yang berhasil diterima pool.
  • Rejected shares: Shares yang ditolak karena tidak memenuhi persyaratan atau mengalami masalah saat pengiriman.

Jangan khawatir jika hashrate yang tampil di pool sedikit berbeda dari angka pada ASIC. Dashboard pool menghitung performa berdasarkan shares yang diterima dalam periode tertentu, sehingga nilainya bisa berfluktuasi.

Periksa kembali koneksi jika worker terus berstatus offline atau rejected shares meningkat secara tidak wajar.

6. Terima Reward DOGE dan LTC

Setelah mining berjalan, kamu bisa memantau pendapatan melalui menu Earnings atau My Assets.

Pada ViaBTC, reward merged mining DOGE dijadwalkan masuk ke saldo akun setiap dua jam. Namun, jumlahnya dapat berubah mengikuti hasil penemuan blok dan kontribusi mining.

Perlu dibedakan antara reward yang sudah masuk ke akun pool dan aset yang sudah dikirim ke wallet pribadi. Keduanya merupakan proses terpisah.

Untuk menarik aset, pilih DOGE atau LTC, lalu ikuti pengaturan withdrawal yang tersedia. Pastikan alamat wallet dan jaringan tujuan benar sebelum mengirim dana.

Baca juga : Cara Mining Zcash (ZEC) di Zmine: Panduan Lengkap 2026

Kenapa Reward DOGE Tidak Muncul? Cek 4 Masalah Ini

ASIC yang menyala belum tentu menghasilkan reward sesuai harapan. Jika saldo DOGE tidak bertambah, jangan langsung menganggap perangkat atau mining pool bermasalah.

Ada beberapa kemungkinan yang perlu diperiksa.

Masalah

Kemungkinan penyebab

Langkah pemeriksaan

Worker tidak terdeteksi

URL pool atau nama worker salah

Periksa kembali konfigurasi ASIC

Hashrate rendah

Suhu tinggi atau koneksi tidak stabil

Cek suhu, jaringan, dan status perangkat

DOGE belum muncul

Settlement belum berlangsung atau belum ada reward yang dialokasikan

Periksa riwayat earnings dan aturan PPLNS

Saldo belum masuk wallet

Belum mencapai minimum withdrawal

Periksa ambang penarikan dan jadwal pembayaran

Khusus reward DOGE, jangan menilai pendapatan hanya dari satu periode singkat. Sistem PPLNS dapat menghasilkan pembayaran yang bervariasi, meskipun perangkat bekerja dengan hashrate relatif stabil.

Apakah Merged Mining Lebih Menguntungkan?

Keunggulan merged mining terletak pada kesempatan memperoleh reward dari dua blockchain tanpa menjalankan proses hashing terpisah. Namun, keuntungan tambahan tersebut tidak berarti pendapatan bersih pasti meningkat dalam semua kondisi.

Ada tiga alasan mengapa metode ini menarik bagi miner:

  1. Potensi pendapatan tambahan: Reward DOGE dapat menambah total hasil mining LTC.
  2. Pemanfaatan hashrate: Pekerjaan hashing yang sama digunakan untuk mendukung dua jaringan.
  3. Pengelolaan lebih praktis: Proses mining dan pencatatan reward dapat dipantau melalui satu layanan pool.

Di sisi lain, merged mining tidak menghilangkan biaya operasional. Harga perangkat, listrik, pendinginan, dan perawatan tetap harus dibayar, terlepas dari berapa banyak koin yang berhasil ditambang.

Karena itu, bagian terpenting dari perhitungan profit bukan jumlah cryptocurrency yang diterima, melainkan berapa nilai pendapatan yang tersisa setelah semua biaya dikurangi.

Baca juga : Daftar Cloud Mining Crypto 2026 untuk Pemula

Simulasi Biaya Listrik Mining DOGE dan LTC

Listrik merupakan salah satu pengeluaran utama dalam operasional ASIC. Mesin yang berjalan selama 24 jam dapat menggunakan energi cukup besar meskipun konsumsi dayanya terlihat kecil dibandingkan peralatan industri.

Rumusnya:

Biaya listrik = (Daya dalam watt ÷ 1.000) × Jam operasional × Tarif per kWh

Sebagai ilustrasi, kita gunakan asumsi tarif listrik Rp1.650 per kWh dan operasional penuh selama 24 jam.

Perhitungan

Fluminer L1 Pro

Antminer L11

Daya nominal

1.400 W

3.680 W

Konsumsi energi per hari

33,6 kWh

88,32 kWh

Biaya listrik per hari

Rp55.440

Rp145.728

Biaya listrik 30 hari

Rp1.663.200

Rp4.371.840

Angka di atas merupakan simulasi menggunakan asumsi tarif, daya nominal, dan waktu operasi penuh. Biaya aktual dapat berbeda serta belum memasukkan pendinginan dan kebutuhan lainnya.

Dari perhitungan tersebut, Antminer L11 membutuhkan biaya listrik bulanan lebih tinggi. Namun, hashrate yang lebih besar juga memberikan kapasitas komputasi lebih tinggi.

Untuk mengetahui perangkat mana yang lebih efisien, kamu perlu membandingkan hasil mining aktual dengan total biaya masing-masing mesin.

Cara Menghitung Profit Bersih Mining

Perhitungan sederhana dapat dilakukan dengan rumus berikut:

Profit operasional = Pendapatan DOGE + Pendapatan LTC − Biaya listrik − Biaya pool − Biaya operasional lainnya

Misalnya, kamu sudah memperoleh estimasi reward harian dari mining pool. Konversikan masing-masing reward ke rupiah berdasarkan harga pasar, kemudian kurangi seluruh pengeluaran pada periode yang sama.

Jangan lupa bahwa profit operasional belum memperhitungkan pengembalian modal pembelian ASIC. Perangkat juga memiliki risiko kerusakan dan penurunan nilai seiring munculnya teknologi baru.

Baca juga : Pengertian dan Cara Tambang Bitcoin: Panduan untuk Pemula

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli ASIC Miner

Sebelum mengeluarkan modal, ada beberapa hal yang sering luput dari perhatian pemula.

1. Harga DOGE dan LTC Bisa Berubah

Nilai reward tidak selalu mengikuti jumlah koin yang diperoleh. Kamu bisa menerima DOGE dalam jumlah yang sama, tetapi nilainya dalam rupiah menurun ketika harga pasar turun.

2. Mining Difficulty Tidak Tetap

Semakin sulit jaringan menemukan blok, semakin kecil perkiraan reward untuk kapasitas hashing tertentu. Artinya, pendapatan perangkat bisa berubah meskipun tidak ada perubahan konfigurasi.

3. Harga ASIC Bukan Satu-satunya Modal

Selain mesin, kamu mungkin membutuhkan instalasi listrik tambahan, ventilasi, koneksi internet, dan perlengkapan pendukung. Semua biaya tersebut harus diperhitungkan sejak awal.

4. Ketentuan Mining Pool Bisa Berbeda

Setiap pool memiliki metode pembayaran, biaya layanan, dan ketentuan withdrawal sendiri. Pool dengan biaya rendah belum tentu paling sesuai jika sistem pembayarannya tidak cocok dengan kebutuhanmu.

5. Balik Modal Membutuhkan Waktu

Keuntungan operasional harian tidak langsung berarti investasi sudah kembali. Kamu perlu menghitung berapa lama akumulasi margin dapat menutup harga mesin, sekaligus memperhitungkan risiko perubahan pendapatan.

Sebaiknya gunakan beberapa skenario perhitungan, termasuk ketika harga aset turun atau difficulty meningkat. Cara ini membantu menghindari keputusan membeli ASIC hanya berdasarkan estimasi profit pada satu hari tertentu.

Cara Mining DOGE dan LTC Bersamaan dengan Merged Mining

Lebih Baik Mining atau Membeli DOGE dan LTC?

Jawabannya tergantung tujuan kamu.

Jika ingin menjalankan kegiatan mining dan memiliki akses listrik dengan biaya kompetitif, merged mining layak dipelajari lebih lanjut. Namun, kamu tetap membutuhkan modal, pengetahuan teknis, dan waktu untuk mengelola perangkat.

Sebaliknya, jika tujuanmu hanya memiliki DOGE atau LTC, membeli aset melalui platform perdagangan crypto jauh lebih sederhana secara operasional. Kamu tidak perlu memasang ASIC, mengatur mining pool, ataupun menangani biaya perawatan mesin.

Kedua pilihan tetap memiliki risiko finansial. Mining menghadapi risiko operasional dan perubahan profitabilitas, sementara kepemilikan aset secara langsung menghadapi fluktuasi harga pasar.

Untuk mengikuti pergerakan harga Dogecoin dan Litecoin, kamu bisa daftar di Bittime dan memantau perkembangan pasar sebelum menentukan langkah berikutnya.

Kesimpulan

Cara mining DOGE dan LTC bersamaan dapat dilakukan dengan menyiapkan ASIC Scrypt, memilih mining pool yang mendukung merged mining, lalu menghubungkan perangkat melalui konfigurasi Litecoin. Setelah aktif, pool akan mengelola kontribusi hashing serta menghitung reward sesuai metode pembayarannya.

Meski menawarkan peluang pendapatan dari dua koin, merged mining tetap membutuhkan perhitungan biaya yang cermat. Fokuslah pada efisiensi perangkat, kestabilan operasi, dan profit setelah biaya, bukan hanya jumlah DOGE atau LTC yang berhasil diperoleh.

bittime biaya withdrawal murah

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apakah mining DOGE dan LTC bisa dilakukan bersamaan?

Ya. Litecoin dan Dogecoin mendukung merged mining melalui algoritma Scrypt dan teknologi AuxPoW. Kamu bisa menggunakan satu ASIC kompatibel serta mining pool yang mendukung kedua jaringan.

Apakah mining Litecoin otomatis mendapatkan DOGE?

Tidak di semua mining pool. Kamu hanya berpeluang menerima DOGE apabila pool mendukung merged mining Dogecoin dan pengaturan akun memenuhi persyaratan layanan. Jumlah reward bergantung pada hasil mining dan skema pembayarannya.

Bisakah mining Dogecoin dan Litecoin menggunakan laptop?

Secara teknis, perangkat biasa dapat menjalankan komputasi Scrypt. Namun, laptop tidak kompetitif untuk mining DOGE dan LTC modern karena hashrate jauh lebih rendah dibandingkan ASIC khusus, sehingga hasilnya umumnya tidak sebanding dengan kebutuhan listrik.

Mining pool apa yang mendukung DOGE LTC merged mining?

ViaBTC merupakan salah satu layanan yang mendukung merged mining DOGE dan LTC. Melalui Litecoin pool, pengguna yang memilih metode pembayaran sesuai ketentuan dapat menerima reward DOGE. Periksa biaya dan aturan terbaru sebelum menggunakan layanan.

Berapa modal untuk mining DOGE dan LTC?

Modal bergantung pada harga ASIC, kapasitas listrik, perangkat pendukung, dan kebutuhan instalasi. Selain biaya awal, kamu perlu menyiapkan anggaran listrik serta perawatan rutin. Hitung perkiraan pendapatan bersih dan waktu balik modal sebelum membeli perangkat.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

1WIN Berapa Rupiah? Harga Token 1WIN Hari Ini ke IDR
1WIN Berapa Rupiah? Harga Token 1WIN Hari Ini ke IDR

Cari tahu 1WIN berapa rupiah hari ini, cara menghitung konversi 1WIN ke IDR, pergerakan harga terbaru, tokenomics, hingga faktor dan risiko yang mempengaruhi nilai token.

2026-11-04Baca