BotXCoin - Pengertian, Sejarah, dan Perkembangan Terkini 2026
2026-04-03
BotXCoin (BOTX) menjadi salah satu proyek kripto lokal yang cukup mencuri perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Berawal sebagai token berbasis Ethereum, kini BOTX bertransformasi menjadi blockchain Layer-1 independen dengan ambisi besar di sektor DeFi, NFT, dan GameFi.
Didukung oleh pengakuan legal dari OJK serta roadmap ambisius menuju mainnet, proyek ini terus berkembang meski diiringi sejumlah kontroversi.
Di tengah dinamika pasar kripto global, BotXCoin mencoba memposisikan diri sebagai karya anak bangsa yang mampu bersaing di level internasional. Namun, bagaimana sebenarnya potensi dan tantangan BOTX di tahun 2026?
Poin Penting
BotXCoin berevolusi dari token ERC-20 menjadi blockchain Layer-1 dengan kompatibilitas EVM
Memiliki utilitas luas: gas fee, staking, governance, hingga dApps
Menghadapi kontroversi besar terkait sengketa dengan platform exchange
Pengertian BotXCoin

BotXCoin adalah aset kripto yang berfungsi sebagai koin native dalam ekosistem blockchain BotXCoin. Dengan mengusung teknologi Layer-1, BOTX dirancang untuk menawarkan transaksi yang cepat, biaya rendah, serta skalabilitas tinggi.
Blockchain ini menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS), di mana validator berperan penting dalam menjaga keamanan jaringan. Selain itu, kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) memungkinkan developer untuk dengan mudah memigrasikan atau membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) di atas jaringan BotXCoin.
Tokenomics
Dari sisi tokenomics, total supply BOTX mencapai 5 miliar koin. Menariknya, proyek ini merencanakan burn hingga 40% dari supply lama untuk menciptakan efek deflasi. Alokasi distribusi meliputi treasury sebesar 30,3%, pengembangan 17,3%, dan likuiditas 16,6%.
Per April 2026, harga BOTX berada di kisaran $0.5896 USD dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.03 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan fase awalnya.
Baca Juga: Apa Itu ALEO? Blockchain Privasi dengan Teknologi Zero
Sejarah Singkat BotXCoin
BotXCoin didirikan oleh tim asal Indonesia yang terdiri dari Randi Setiadi sebagai CEO, Erwin sebagai CTO, dan Agusman Surya sebagai President Commissioner.
Proyek ini pertama kali muncul sekitar tahun 2018 sebagai platform copy trading berbasis blockchain dengan standar ERC-20.
Seiring waktu, BotXCoin mengalami berbagai fase perkembangan. Whitepaper versi 4 yang dirilis pada 2018 menjadi fondasi awal proyek ini.
Namun, titik penting terjadi pada tahun 2024 ketika proyek ini diperkenalkan secara lebih luas di Medan oleh para co-founder, termasuk Indra Kesuma dan Rio Irwanto Lim.
Transformasi terbesar terjadi pada 2025, ketika BotXCoin mulai beralih dari sekadar token menjadi blockchain Layer-1 mandiri. Langkah ini menandai perubahan besar dalam visi proyek, dari platform trading menjadi ekosistem blockchain yang lebih luas.
Baca Juga: 11 Memecoin Terbaik di Jaringan Ethereum, Investor Wajib
Perkembangan Terkini BotXCoin di 2026
Memasuki tahun 2026, BotXCoin menunjukkan perkembangan yang cukup agresif. Salah satu langkah strategis adalah program burn token secara rutin, dengan jumlah sekitar 200 juta BOTX per bulan hingga Mei 2026. Strategi ini bertujuan mengurangi supply dan meningkatkan nilai aset secara jangka panjang.
Selain itu, testnet BotXCoin telah diluncurkan sejak September 2025, sementara peluncuran mainnet dijadwalkan pada Agustus 2026. Proses ini akan disertai dengan token swap 1:1 dari versi ERC-20 ke blockchain baru.
Peforma BOTX
Dari sisi performa pasar, BOTX pernah mencapai harga tertinggi (ATH) sebesar $3.37 pada 2021 dan titik terendah (ATL) di $0.0007078 pada 2024. Saat ini, harga BOTX menunjukkan pemulihan signifikan dengan circulating supply sekitar 1.75 miliar dan jumlah holder mencapai 3.750 pengguna.
Ekosistem BotXCoin juga terus berkembang dengan fokus pada integrasi bridge ke jaringan Ethereum dan BNB Chain. Selain itu, program grant untuk developer menjadi salah satu strategi untuk menarik lebih banyak proyek ke dalam ekosistemnya.
Baca Juga: Apa Itu Ryotaro (TARO) Coin? Panduan Lengkap
Kasus dan Kontroversi
Di balik perkembangan pesatnya, BotXCoin tidak lepas dari kontroversi. Salah satu kasus terbesar adalah sengketa dengan platform exchange Indonesia yang terjadi setelah insiden hack pada September 2024.
Dalam kejadian tersebut, sekitar 68 juta BOTX hilang sebagai bagian dari total kerugian senilai US$18,2 juta. Permasalahan semakin kompleks ketika pada November 2025, pihak exchange melakukan konversi BOTX ke rupiah tanpa persetujuan dari pemilik token.
Kasus ini kemudian dibawa ke mediasi dengan OJK pada Desember 2025, namun tidak mencapai kesepakatan. Hingga kini, kasus tersebut memasuki tahap pemeriksaan lebih lanjut, dengan pihak BotXCoin yang diwakili oleh Randi Setiadi menuntut pengembalian token.
Kontroversi ini menjadi perhatian besar bagi komunitas kripto Indonesia, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan transparansi dalam industri aset digital.
Baca Juga: Apa Itu CHECK Coin (Checkmate)? Ulasan Lengkap
Daftar di Bittime
Sebelum Anda mulai berinvestasi atau mendalami lebih jauh tentang aset kripto seperti BotXCoin, pastikan Anda menggunakan platform yang terpercaya.
Salah satu langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah melakukan registrasi di platform Bittime untuk mendapatkan akses ke berbagai aset kripto dan fitur trading yang aman serta mudah digunakan.
Kesimpulan
BotXCoin (BOTX) adalah salah satu proyek kripto Indonesia yang memiliki potensi besar, terutama dengan transformasinya menjadi blockchain Layer-1.
Dengan dukungan teknologi modern, utilitas luas, dan roadmap yang jelas, BOTX berpeluang menjadi pemain penting di industri blockchain.
Namun, investor juga perlu memperhatikan risiko yang ada, termasuk volatilitas harga dan isu kontroversial yang masih berlangsung. Seperti halnya investasi kripto lainnya, penting untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
FAQ (Pertanyaan Umum)
- Apa itu BotXCoin (BOTX)? BotXCoin adalah aset kripto asal Indonesia yang kini menjadi blockchain Layer-1 dengan berbagai utilitas seperti staking, gas fee, dan dApps.
- Apakah BotXCoin sudah memiliki mainnet? Belum. Mainnet BotXCoin dijadwalkan rilis pada Agustus 2026.
- Apa keunggulan utama BotXCoin? Keunggulannya meliputi biaya transaksi rendah, kecepatan tinggi, serta kompatibilitas dengan EVM.
- Apakah BotXCoin aman untuk investasi? Seperti semua aset kripto, BOTX memiliki risiko. Penting untuk melakukan riset sebelum berinvestasi.
- Apa yang terjadi dalam kasus BotXCoin? Terjadi sengketa terkait konversi token tanpa persetujuan setelah insiden hack, yang kini masih dalam proses pemeriksaan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.




