Apakah BlockDAG (BDAG) Scam? Begini Analisisnya!
2026-02-19
Dalam beberapa bulan terakhir, nama BlockDAG (BDAG) menarik perhatian, terutama karena presale-nya yang berhasil mengumpulkan dana dalam jumlah fantastis.
Klaim teknologi hybrid yang menggabungkan keamanan blockchain dan kecepatan DAG juga membuat proyek ini disebut-sebut sebagai calon inovator besar di 2026.
Namun, di balik hype tersebut, muncul pertanyaan apakah BlockDAG (BDAG) scam atau benar-benar proyek legit? Sebelum terburu-buru mengambil kesimpulan, penting untuk melihat proyek ini secara objektif dari berbagai sisi. Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!
Key Takeaways
- BlockDAG (BDAG) menggabungkan teknologi blockchain dan DAG untuk meningkatkan skalabilitas sekaligus menjaga keamanan jaringan.
- Proyek ini mencatat presale besar hingga ratusan juta dolar, tetapi juga menuai kritik soal durasi presale dan penundaan peluncuran.
- Untuk menilai apakah BlockDAG scam atau tidak, investor perlu melihat transparansi tim, tokenomics, audit keamanan, dan realisasi roadmap.
Apa itu BlockDAG (BDAG)?

Sumber Gambar: BlockDAG
Sebelum menjawab pertanyaan apakah BlockDAG (BDAG) scam, kita perlu memahami dulu apa sebenarnya proyek ini.
BlockDAG (BDAG) adalah konsep hybrid yang menggabungkan dua arsitektur teknologi, yaitu blockchain tradisional dan Directed Acyclic Graph (DAG).
Blockchain dikenal dengan sistem keamanan dan desentralisasinya yang kuat, seperti yang digunakan Bitcoin. Sementara itu, DAG unggul dalam kecepatan dan skalabilitas transaksi.
BlockDAG mencoba mengambil kelebihan dari keduanya. Dengan pendekatan ini, jaringan diklaim mampu memproses banyak blok sekaligus, bukan satu per satu seperti blockchain konvensional. Hasilnya, transaksi bisa diproses lebih cepat dan lebih efisien.
Selain itu, BlockDAG menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW) yang dikombinasikan dengan struktur DAG. Hal ini membuatnya berbeda dari banyak proyek Layer 1 lain yang mengandalkan Proof-of-Stake.
Baca Juga: Apa itu Conway Research (CONWAY)? Calon Tren Web 4.0
BlockDAG (BDAG) Presale
BlockDAG menjadi sorotan karena presale yang sangat besar. Proyek ini disebut telah:
- Mengumpulkan hampir $430 juta dana presale.
- Menjual lebih dari 27 miliar token BDAG.
- Memiliki lebih dari 20.000 miner terdistribusi.
- Menarik lebih dari 300.000 holder.
Angka-angka ini membuat BlockDAG masuk daftar presale kripto paling ambisius menuju 2026.
Namun, pertumbuhan cepat seperti ini juga memunculkan skeptisisme. Beberapa pihak mempertanyakan durasi presale yang cukup panjang, penundaan peluncuran penuh jaringan, hingga klaim teknologi yang sangat ambisius.
Baca Juga: Apa itu Stablecoin USAT? Fitur, Tokenomics, Harga, dan Cara Beli USAT
Analisis Proyek BlockDAG (BDAG)
Menilai apakah suatu proyek kripto scam tidak bisa hanya dari satu indikator. Berikut beberapa aspek penting yang perlu dianalisis:
Transparansi Tim
Tim BlockDAG ditampilkan secara terbuka di situs resmi mereka, lengkap dengan profil dan tautan LinkedIn. Hal ini adalah sinyal positif karena menunjukkan adanya identitas nyata di balik proyek.
Analisis:
Transparansi tim adalah “green flag”. Namun, investor tetap perlu:
- Memverifikasi rekam jejak profesional.
- Mengecek keterlibatan aktif dalam pengembangan proyek.
- Memastikan bukan sekadar profil formalitas
Keberadaan tim publik bukan jaminan sukses, tetapi jauh lebih baik dibanding proyek anonim tanpa identitas jelas.
Tokenomics dan Distribusi BDAG
BlockDAG memiliki total suplai tetap sebesar 150 miliar BDAG. Distribusinya antara lain 50% untuk miner, sekitar 33% untuk presale, dan sekitar 13% untuk komunitas dan ekosistem.
Model ini dirancang agar tidak dikuasai segelintir whale, serta mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Analisis:
Suplai tetap dan pembagian yang jelas merupakan poin positif. Namun, keberlanjutan tokenomics tetap bergantung pada:
- Adopsi nyata.
- Aktivitas miner.
- Permintaan pasar setelah peluncuran.
Inovasi Teknologi dan Utility
BlockDAG mengeklaim mampu:
- Memproses beberapa blok sekaligus.
- Menggabungkan keamanan PoW dengan efisiensi DAG.
- Mendukung kompatibilitas EVM (Ethereum Virtual Machine).
- Menyediakan tools low-code untuk pembuatan token dan NFT.
- Mendukung mining melalui ASIC dan aplikasi mobile.
Jika benar terealisasi, kombinasi ini cukup menarik karena menawarkan keamanan ala Bitcoin dengan kecepatan lebih tinggi.
Analisis:
Secara konsep, teknologi hybrid ini menjanjikan. Namun, proyek masih berada dalam tahap awal. Legit atau tidaknya akan sangat bergantung pada implementasi nyata, bukan hanya whitepaper atau demo.
Audit Keamanan
BlockDAG disebut telah menjalani audit oleh firma seperti CertiK dan Halborn. Audit pihak ketiga penting untuk mengecek kerentanan smart contract dan sistem treasury.
Analisis:
Audit adalah indikator positif, tetapi perlu dilihat juga:
- Apakah hasil audit dipublikasikan?
- Apakah kerentanan diperbaiki dengan cepat?
- Apakah ada pembaruan keamanan berkala?
Audit bukan jaminan bebas risiko, tetapi menunjukkan keseriusan proyek terhadap keamanan.
Struktur Presale dan Transparansi
Presale BlockDAG dibagi dalam beberapa fase dengan kenaikan harga bertahap. Sistem ini memberi kesempatan bagi investor awal tanpa membuat lonjakan harga terlalu ekstrem. Selain itu, disebutkan adanya kontrol multi-signature dan eksekusi tertunda untuk perlindungan dana.
Analisis:
Struktur bertahap dan mekanisme pengamanan dana adalah sinyal baik. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah roadmap akan benar-benar terealisasi sesuai janji.
Baca Juga: Apa itu Bitway (BTW)? Fitur Utama dan Utilitas Token
Kritik terhadap Proyek BlockDAG (BDAG)
Beberapa kritik terhadap proyek BlockDAG antara lain:
- Presale berlangsung lama.
- Launch utama belum sepenuhnya terealisasi.
- Klaim ambisius soal revolusi teknologi.
Dalam dunia kripto, presale besar memang sering menimbulkan kecurigaan.
Namun, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa BlockDAG adalah scam. Hingga saat ini, proyek menunjukkan transparansi relatif baik dibanding banyak proyek anonim. Tetap saja, investor harus berhati-hati karena presale besar bukan jaminan keberhasilan setelah listing.
Baca Juga: Apa itu Aztec Network (AZTEC)? Layer 2 Ethereum yang Fokus pada Privasi
Apakah BlockDAG (BDAG) Scam
Jadi, apakah BlockDAG (BDAG) scam? Berdasarkan analisis dari berbagai faktor:
- Tim transparan
- Tokenomics jelas
- Ada audit keamanan
- Teknologi inovatif
Tidak ada indikasi langsung bahwa BlockDAG adalah scam. Namun, proyek ini masih dalam tahap awal dan penuh risiko seperti kebanyakan presale kripto.
Legitimasi sejati baru bisa dibuktikan ketika:
- Mainnet berjalan stabil.
- Miner aktif secara luas.
- Utilitas benar-benar digunakan.
- Janji roadmap terealisasi.
Baca Juga: Apa itu CLAWNCH? Meme Token Berbasis Narasi di Ekosistem Base
Kesimpulan
Pertanyaan apakah BlockDAG (BDAG) scam tidak bisa dijawab dengan hitam-putih. Dari sisi transparansi tim, audit, dan tokenomics, proyek ini menunjukkan banyak sinyal positif.
Namun, durasi presale dan ambisi teknologi besar membuat sebagian investor tetap waspada. BlockDAG tampak seperti proyek yang serius dan inovatif, tetapi masih berada dalam fase pembuktian.
Seperti semua investasi kripto, terutama presale, risikonya tetap tinggi. Lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan finansial.
FAQ
Apakah BlockDAG (BDAG) sudah resmi launch?
Saat ini proyek masih dalam tahap pengembangan dan presale, belum sepenuhnya launch mainnet secara final.
Apakah BlockDAG sudah diaudit?
Ya, disebutkan telah menjalani audit oleh firma seperti CertiK dan Halborn.
Kenapa banyak yang skeptis terhadap BlockDAG?
Karena presale yang besar dan berlangsung lama sering menimbulkan kekhawatiran di komunitas kripto.
Apakah BlockDAG berbeda dari blockchain biasa?
Ya, BlockDAG menggabungkan struktur blockchain dan DAG untuk meningkatkan skalabilitas dan kecepatan transaksi.
Apakah aman investasi di BDAG?
Semua investasi kripto memiliki risiko tinggi, terutama presale. Pastikan melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.


