Apa Itu Pharos (PROS)? Fungsi, Tokenomics, dan Potensinya

2026-04-28

Apa Itu Pharos (PROS) Fungsi, Tokenomics, dan Potensinya.png

Di tengah berkembangnya narasi Real World Assets (RWA) dalam industri kripto, muncul satu proyek yang mencoba menjembatani dunia keuangan tradisional dengan Web3 secara lebih serius: Pharos. 

Proyek ini tidak hanya sekadar blockchain biasa, tetapi dirancang sebagai infrastruktur finansial generasi baru yang mampu menangani aset dunia nyata secara on-chain.

Dengan pendekatan “RealFi” atau real-world finance, Pharos berusaha membawa likuiditas institusional ke dalam ekosistem terdesentralisasi. Lalu, apa itu Pharos (PROS) dan bagaimana potensinya di masa depan?

Key Takeaways

  • Pharos adalah Layer 1 yang fokus pada integrasi aset dunia nyata (RWA) ke blockchain
  • Token PROS memiliki fungsi utama dalam staking, governance, dan biaya jaringan
  • Arsitektur paralel Pharos dirancang untuk performa tinggi dan skala institusional

Daftar di Bittime sekarang dan mulai trading kripto dengan proses yang cepat, aman, dan mudah di aplikasi. 

Memahami Konsep Pharos Network

Pharos Network adalah blockchain Layer 1 yang dirancang khusus untuk kebutuhan keuangan dunia nyata. 

Berbeda dari banyak proyek DeFi yang hanya fokus pada aset kripto native, Pharos menargetkan integrasi aset tradisional seperti obligasi, kredit, dan instrumen keuangan lainnya ke dalam sistem on-chain.

Konsep utama yang diusung adalah RealFi, yaitu sistem keuangan berbasis blockchain yang memungkinkan aset nyata dapat diperdagangkan, diprogram, dan digunakan dalam aplikasi Web3.

Dengan pendekatan ini, Pharos mencoba menjawab keterbatasan blockchain generasi sebelumnya yang sering mengalami masalah skalabilitas, latency tinggi, dan biaya transaksi mahal.

Baca Juga: Apa itu Moonriver (MOVR)? Panduan dan Pembahasan Lengkap

Masalah yang Ingin Diselesaikan Pharos

Sebagian besar blockchain saat ini belum mampu mendukung kebutuhan aplikasi finansial berskala besar. Ketika volume transaksi meningkat, jaringan sering mengalami bottleneck yang mengganggu performa.

Pharos hadir dengan solusi berbasis arsitektur paralel yang memungkinkan eksekusi transaksi secara bersamaan. Ini sangat penting untuk aplikasi seperti trading frekuensi tinggi, pembayaran global, hingga tokenisasi aset dunia nyata.

Selain itu, masalah lain seperti storage inefficiency dan latency juga menjadi fokus utama. 

Pharos mengembangkan sistem penyimpanan yang lebih efisien untuk menghindari “state bloat” yang sering terjadi pada blockchain besar.

Teknologi Utama: Arsitektur Paralel dan Dual VM

Keunggulan teknis utama Pharos terletak pada desain “deeply parallel architecture”. Artinya, hampir semua lapisan sistem—mulai dari jaringan, konsensus, hingga eksekusi—dirancang untuk berjalan secara paralel.

Pharos juga menggunakan dual virtual machine:

  • EVM (Ethereum Virtual Machine) untuk kompatibilitas ekosistem lama
  • WASM (WebAssembly) untuk performa tinggi dan fleksibilitas pengembangan

Pendekatan ini memungkinkan developer membangun aplikasi dengan bahasa yang lebih luas seperti Rust, Go, atau C++, sekaligus tetap kompatibel dengan smart contract Ethereum.

Hasilnya adalah blockchain dengan throughput tinggi, latency rendah, dan kemampuan menangani beban kerja skala internet.

Baca Juga: Apa Itu Hyperlane (HYPER)? Solusi Interoperability Crypto yang Naik Harga

Apa Itu PROS Token dan Fungsinya?

Token utama dalam ekosistem ini adalah PROS.

PROS memiliki beberapa fungsi penting dalam jaringan:

Sebagai alat pembayaran biaya transaksi, PROS digunakan untuk menjalankan aktivitas on-chain. Dalam beberapa kasus, sebagian biaya dapat dibakar untuk menciptakan tekanan deflasi.

Sebagai mekanisme keamanan, PROS digunakan dalam sistem staking berbasis Proof-of-Stake. Validator dan delegator berpartisipasi dalam menjaga jaringan.

Selain itu, token ini juga berfungsi dalam governance. Pemegang token dapat memberikan suara terkait upgrade jaringan atau kebijakan ekosistem.

PROS juga digunakan untuk insentif ekosistem, termasuk program liquidity, onboarding RWA, hingga reward bagi pengguna dan developer.

Struktur Tokenomics PROS

Total suplai awal (genesis supply) PROS adalah 1 miliar token. Namun, tidak semua token langsung beredar di pasar.

Pharos menerapkan sistem distribusi bertahap dengan prinsip:

  • Vesting ketat untuk tim dan investor (12 bulan cliff + 36 bulan linear)
  • Distribusi jangka panjang hingga 60 bulan untuk treasury dan insentif
  • Hanya sebagian kecil token yang beredar saat awal peluncuran

Pendekatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan menghindari tekanan jual besar di awal.

Dari sisi inflasi, Pharos juga menerapkan strategi unik. Dalam 6 bulan pertama, inflasi staking ditetapkan 0%. Setelah itu, tingkat inflasi sekitar 5% per tahun akan diberlakukan secara dinamis.

Model ini mencoba menyeimbangkan antara keamanan jaringan dan kontrol suplai.

Baca Juga: Apa itu SuperWalk (GRND)? Aplikasi Web3 di Bidang Kesehatan & Move-And-Earn

Peran Pharos dalam Tren RWA dan RealFi

Salah satu narasi terbesar di industri kripto saat ini adalah tokenisasi aset dunia nyata. Pharos berada di posisi strategis dalam tren ini karena infrastrukturnya memang dirancang untuk mendukung RWA.

Dengan integrasi compliance dan sistem verifikasi on-chain, Pharos memungkinkan institusi untuk membawa aset mereka ke blockchain tanpa mengorbankan regulasi.

Ini membuka peluang besar, terutama untuk sektor seperti:

  • Pembiayaan global
  • Stablecoin berbasis aset nyata
  • Kredit dan obligasi on-chain

Jika berhasil, Pharos bisa menjadi jembatan antara TradFi dan Web3.

Potensi dan Risiko Pharos (PROS)

Dari sisi potensi, Pharos memiliki positioning yang kuat sebagai blockchain untuk kebutuhan institusional. Dukungan investor besar dan tim dengan latar belakang teknologi finansial juga menjadi nilai tambah.

Namun, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

Pertama, adopsi RWA masih dalam tahap awal dan sangat bergantung pada regulasi global. Kedua, kompetisi di sektor Layer 1 sangat ketat, dengan banyak proyek yang juga mengincar pasar institusional.

Ketiga, keberhasilan proyek sangat bergantung pada eksekusi—apakah mampu menarik developer dan likuiditas nyata ke dalam ekosistemnya.

Baca Juga: Daftar Koin RWA Terbaik 2026: Mengulas Dominasi HBAR, LINK, AVAX, dan XLM

Kesimpulan

Pharos adalah salah satu proyek Layer 1 yang mencoba melangkah lebih jauh dari sekadar DeFi. 

Dengan fokus pada RealFi dan aset dunia nyata, proyek ini berupaya menciptakan infrastruktur keuangan global berbasis blockchain.

Token PROS memainkan peran penting dalam ekosistem ini, baik sebagai alat transaksi, keamanan, maupun governance.

Meski masih berada dalam tahap awal, Pharos memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam era tokenisasi aset dunia nyata—selama mampu membuktikan utilitas dan adopsinya di dunia nyata.

Cara Beli Crypto di Bittime?

bittime biaya withdrawal murah

Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di OJK, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.

Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!

Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.

Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.

FAQ

Apa itu Pharos (PROS)?

Pharos adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk mengintegrasikan aset dunia nyata ke dalam ekosistem Web3.

Apa fungsi PROS token?

PROS digunakan untuk biaya transaksi, staking, governance, dan insentif ekosistem.

Apa keunggulan Pharos dibanding blockchain lain?

Pharos menggunakan arsitektur paralel dan dual VM untuk performa tinggi dan skalabilitas besar.

Apa itu RealFi dalam Pharos?

RealFi adalah konsep keuangan berbasis blockchain yang menghubungkan aset dunia nyata dengan sistem terdesentralisasi.

Apakah Pharos cocok untuk investasi?

Pharos memiliki potensi besar, tetapi tetap memiliki risiko seperti proyek kripto lainnya, terutama terkait adopsi dan regulasi.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Apa Itu Open Loot (OL)? Penjelasan Lengkap Web3 Gaming Platform
Apa Itu Open Loot (OL)? Penjelasan Lengkap Web3 Gaming Platform

Open Loot (OL) adalah platform gaming Web3 dengan marketplace NFT dan token OL. Simak fungsi, tokenomics, dan listing di Bittime.

2026-04-28Baca