Apa Itu Arc Chain? Blockchain Baru dari Circle yang Fokus pada Stablecoin

2026-07-21
Apa Itu Arc Chain Blockchain Baru dari Circle yang Fokus pada Stablecoin.webp

Circle, penerbit stablecoin USDC, resmi meluncurkan Arc, sebuah Layer-1 blockchain yang dirancang khusus untuk stablecoin finance, pada Agustus 2025. 

Berbeda dengan blockchain umum seperti Ethereum atau Solana yang melayani berbagai aplikasi, Arc difokuskan secara sempit untuk memindahkan aset digital dengan efisien, menyediakan infrastruktur yang siap pakai untuk pembayaran, valuta asing, dan pasar modal. 

Circle mengumpulkan $222 juta melalui token presale dengan valuasi $3 miliar, didukung oleh investor ternama seperti a16z crypto, BlackRock, Apollo, dan ARK Invest. 

Dengan public testnet yang sudah berjalan sejak Oktober 2025 dan mainnet beta yang ditargetkan pada 2026, Arc menandai langkah besar Circle dalam membangun "economic operating system" untuk internet.

Poin Penting

  • Arc adalah blockchain Layer-1 baru dari Circle (penerbit USDC) yang dirancang khusus untuk stablecoin finance, dengan USDC sebagai native gas token.

  • Arc mengumpulkan $222 juta melalui token presale dengan valuasi $3 miliar, didukung oleh investor ternama seperti a16z crypto, BlackRock, Apollo, dan ARK Invest.

  • Blockchain ini menawarkan sub-second settlement finality (di bawah 0,1 detik), opt-in privacy, dan EVM-compatible, dengan public testnet sudah berjalan sejak Oktober 2025 dan mainnet beta ditargetkan 2026.

Pantau perkembangan blockchain terbaru dan kelola aset digital Anda. Daftar di Bittime, platform trading crypto terpercaya di Indonesia

Apa Itu Arc Chain?

Arc adalah blockchain Layer-1 open source yang dibangun oleh Circle Internet Group (NYSE: CRCL). 

Blockchain ini dirancang sebagai "Economic Operating System" (Economic OS) untuk internet, bertujuan menjadi infrastruktur bagi aplikasi keuangan berbasis stablecoin. 

Arc terintegrasi penuh dengan ekosistem produk Circle, termasuk USDC, EURC, USYC, Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP), dan Circle Payments Network (CPN). 

Berbeda dengan blockchain umum, Arc dibangun untuk menjadi rumah bagi semua bentuk aset digital dan nilai tokenisasi, dari protokol stableswap hingga ekuitas tokenisasi dan komoditas.

Baca Juga : Cara Membeli USD Coin (USDC)

Cara Kerja Arc Chain

Arc menawarkan beberapa fitur inovatif yang membuatnya menarik bagi institusi keuangan:

1. USDC sebagai Native Gas: Biaya transaksi dibayar dalam USDC, bukan token volatil, memberikan biaya yang stabil dan dapat diprediksi.

2. Sub-Second Finality: Transaksi diselesaikan dalam waktu kurang dari 0,1 detik menggunakan konsensus engine Malachite yang diakuisisi Circle dari Informal Systems.

3. Opt-in Privacy: Pengguna dapat memilih untuk menyembunyikan jumlah transaksi sementara alamat wallet tetap terlihat, memungkinkan kepatuhan regulasi tanpa mengorbankan privasi.

4. Built-in FX Engine (StableFX): Memungkinkan swap stablecoin 24/7 dengan model RFQ (Request-for-Quote) dan settlement PvP (Payment-versus-Payment) atomik.

5. EVM-Compatible: Developer dapat membangun menggunakan tool dan framework Ethereum yang sudah dikenal.

Apa Itu Arc Chain Blockchain Baru dari Circle yang Fokus pada Stablecoin - image.webp

Tokenomics ARC

Arc memiliki token ARC dengan total suplai 10 miliar token. 

Alokasi token:

- 60% untuk komunitas: hibah, builder, dan pertumbuhan ekosistem

- 25% untuk Circle: pengembangan, staking, dan operasi validator

- 15% untuk reserve: stabilitas jangka panjang 

Token ARC memiliki fungsi utama:

- Staking: mengamankan jaringan dan mendapatkan reward

- Governance: voting untuk perubahan protokol

- Fee Capture: sebagian biaya transaksi dalam USDC digunakan untuk membeli dan membakar ARC, menciptakan tekanan deflasi 

Baca Juga : Mengenal Mekanisme Burn UNI: Dampak Uniswap v4 dan Robinhood Chain

Ekosistem dan Mitra

Arc telah menarik lebih dari 100 mitra di berbagai sektor:

- Banks & Asset Managers: BlackRock, Goldman Sachs, HSBC, Deutsche Bank, Standard Chartered, State Street, Apollo 

- Payments & Tech: Visa, Mastercard, Fiserv, Amazon Web Services 

- Crypto: Uniswap, Aave, Chainlink, Coinbase, Robinhood 

- Regional Stablecoins: BRLA (Brasil), KRW1 (Korea), PHPC (Filipina), MXNB (Meksiko), JPYC (Jepang) 

Prediksi dan Prospek Arc

Dengan valuasi $3 miliar dan dukungan dari institusi keuangan terbesar dunia, Arc berpotensi menjadi infrastruktur utama untuk stablecoin finance jika berhasil menarik volume transaksi yang signifikan. 

CEO Circle Jeremy Allaire menekankan bahwa "blockchain infrastructure is becoming as important as mobile operating systems or cloud platforms". 

Namun, analis tetap waspada: Compass Point memperingatkan untuk tidak memberikan terlalu banyak nilai pada proyek sebelum penggunaan nyata muncul, sementara Clear Street menyebut Arc sebagai "option value" daripada kontributor nyata pada bisnis Circle.

Baca Juga : Apa Itu GRVT? Jadwal TGE, Distribusi Token, dan Panduan Airdrop

Kesimpulan

Arc adalah blockchain Layer-1 yang dirancang khusus untuk stablecoin finance, menawarkan biaya stabil (USDC), settlement instan, privasi opsional, dan integrasi penuh dengan ekosistem Circle. 

Dengan dukungan dari institusi keuangan global dan $222 juta pendanaan, Arc berpotensi menjadi infrastruktur utama untuk pembayaran digital di masa depan. 

Namun, seperti semua blockchain baru, nilai jangka panjangnya akan sangat bergantung pada adopsi dan volume transaksi nyata.

 

bittime biaya withdrawal murah

 

Bittime adalah platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan — tempat kamu bisa beli Bitcoin di Indonesia dan ratusan aset kripto lainnya mulai Rp10.000. Proses registrasi cepat, aman, dan bisa langsung dimulai hari ini.

Pantau konversi USDT to IDR dan pergerakan harga aset kripto favoritmu secara real-time. Semua tersedia dalam satu aplikasi investasi kripto yang bisa diunduh gratis di Play Store.

Siap mulai? Daftar sekarang di Bittime dan eksekusi strategi investasimu dengan platform yang sudah dipercaya jutaan pengguna di Indonesia.

FAQ

Apa itu Arc Chain?

Arc adalah blockchain Layer-1 open source dari Circle yang dirancang khusus untuk stablecoin finance, dengan USDC sebagai native gas token dan fitur built-in FX engine.

Apa perbedaan Arc dengan blockchain lain?

Arc dibuat khusus untuk stablecoin dan institusi keuangan, menawarkan biaya stabil (USDC), settlement di bawah 0,1 detik, dan privasi opsional, tidak seperti Ethereum atau Solana yang bersifat general-purpose.

Berapa total suplai token ARC?

Total suplai ARC adalah 10 miliar token dengan alokasi 60% untuk komunitas, 25% untuk Circle, dan 15% untuk reserve.

Siapa investor Arc?

Arc mengumpulkan $222 juta dari a16z crypto, BlackRock, Apollo, ARK Invest, Standard Chartered, dan lainnya pada valuasi $3 miliar.

Apa itu StableFX?

StableFX adalah built-in FX engine di Arc yang memungkinkan swap stablecoin 24/7 dengan model RFQ dan settlement atomik PvP.

Disclaimer: Pandangan yang diungkapkan secara eksklusif milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya menolak segala tanggung jawab atas keakuratan atau kesesuaian informasi yang disediakan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan atau investasi.

Campaign Deposit Trade
Auto Earn Ramadan

Blog Bittime

Pemula Wajib Tahu! Ini Persiapan Sebelum Trading Futures Crypto
Pemula Wajib Tahu! Ini Persiapan Sebelum Trading Futures Crypto

Panduan persiapan futures crypto untuk pemula: pahami underlying asset, buat trading plan, pilih platform tepat. Simak tips dan strategi sebelum mulai trading.

2026-07-21Baca